Assalamualaikum.w.w.
Mari kita mengaji kembali, mengulang-ulang kaji
bagi yang terus mengaji di rumah, atau
penambah-nambah kaji bagi yang belum tahu. Apakah
yang bagus kita kaji kali ini ?. Dalam hidup ini kita
memerlukan konsep hidup, atau pandangan hidup atau
jalan hidup ini. Dalam negara hendaklah dicari orang
yang pintar menjalankan roda pemerintahan. Roda itu
sendiri berputar di atas jalan. yang mana jalan yang
harus ia tempuh sebagai pemimpin ?
Tapi kita kadang-kadang tidak menyadari bahwa kita
tiap-tiap hari meminta jalan itu, kepada siapa ?,
kepada Allah swt.
Tiap hari kita membaca
"Ihdinas shirathal mustaqiiim"
Tunjukkanlah kami wahai Allah, apalah kiranya jalan
yang lurus. Sebelum meminta itu kitapun telah memuji
Allah yang memerintah alam ini. Allah Maha Pemurah
lagi Maha Penyayang. Allah yang memerintah pada hari
kiamat.
Sesudah dipuji, sesudah disanjung Allah itu, kitapun
memohon. Akan dikau saja yaa Allah kami menyembah
"Iyya kanabudu"
dan akan dikau saja yaa Allah kami mohon pertolongan
"wa iyya kanastaiiin"
Kemudian kita meminta
Tunjukkilah wahai Allah apalah kiranya jalan yang
benar.
"Ihdinaa shiraathal mustaqiim"
Sebenarnya, makhluk dapat juga memberi. Dia dapat
memberi makan, dapat memberi pakaian, dapat memberi
uang, tapi banyak yang tidak bisa diberi oleh makhluk.
Makhluk tidak dapat memberi kebahagiaan. Kesenangan
dia ndak dapat memberi. Walau orang diberi uang
banyak tapi tidak juga senang. Makhluk pemberiannya
sangat terbatas. Kita bisa saja meminta, minta
jabatan, diberi jabatan, minta makan diberi makan,
minta minum diberi minum, minta....
Macam-macam bisa dapat. Tapi manusia tidak dapat
memberi kita sehat, banyak uang tidak sehat-sehat.
Kesenangan dan kebahagiaan sejati manusia atau makhluk
tidak dapat memberi. Hidayah apa lagi. Ndak dapat
manusia memberi. Iman manusia ndak dapat memberi,
maka kita mintalah kepada Allah taala. Minta kepada
Allah hidayah.
Sebelum kita lanjutkan.
Hidayah ini macam-macam peringkatnya. Kalau anak-anak
(bayi), dinamakan fithrah, hidayah juga tu. Kalau dia
sakit dia menangis, kalau dia lapar dia menangis,
kalau dia kencing dia menangis. Itu hidayah juga.
Kalau sudah begitu, orang tuanya sudah maklum,
langsung diperiksa, Anak ini lapar, ... susu dulu...
ndak mau.. eh kencing agaknya... (karena dalam
bedung)... kalau ndak... sakit perutnya ini...Ini
hidayah juga namanya. Kalau dia kencing dia diam,
kalau dia lapar dia diam, kalau dia sakit dia diam,
bagaimana ?... mati anak itu cepat. Itulah hidayah
untuk anak-anak,. Fithrah, Allah swt. yang memberi.
Bertambah besar ia, ada fithrahnya. Peringkat
anak-anak, kalau makin besar ia suburlah akal nya,
maka dia mulai tahu membedakan antara yang buruk
dengan yang baik.
Dalam kitab fiqih disebut "mumaiyiz", artinya dapat
membedakan yang buruk dengan yang baik. Mana yang
harum mana yang busuk, mana yang hitam mana yang
putih, dia diberi hidayah oleh Allah swt. Akal itu
tumbuh menurut tumbuh badan. Akal inilah pemberian
Allah yang sangat mahal. Anak-anak belum berakal tidak
wajib sembahyang. Tapi ibu dengan ayahnya lah yang
berakal yang menyuruh dia sembahyang.
Dalam hukum fiqih, seorang yang tidak berakal tidak
wajib sembahyang. Tapi orang-orang yang berakal yang
tidak wajib sembahyang ada juga, ... siapa tu ?...
perempuan yang datang bulan. Berakal juga, tapi tidak
boleh sembahyang. Jadi orang ini boleh ndak
sembahyang oleh karena dua hal tadi, datang bulan atau
tidak berakal. Kalau ada orang laki-laki yang tidak
sembahyang maka memang tidak berakal. .. aaa begitu
kaedahnya ..:)
Jadi dari anak-anak, bertambah umur bertambahlah
akalnya. Tapi akal saja tidak cukup untuk membuat
orang jadi baik. Sebab kalau digunakan akal saja...
pernah suatu ketika dulu,... cengkeh sudah banyak
benar... maka jatuh harganya... Digunakan orang hukum
akal,... bagaimana caranya mempertahankan harga
cengkeh ini, maka dibakarlah cengkeh ini dibuang ke
laut dan sebagainya. Untuk mempertahankan harga jangan
jatuh.
(Sesudah itu dimonopoli... :) ...:)
Sehingga harga stabil oleh karena menurut hukum akal,
permintaan harus sama dengan penawaran. Kalau
penawaran berlebih dari permintaan kan harga jatuh.
Macam-macam, kadang dibakar saja ladang cengkeh tu,
tiba di gula dibakar ladang tebu itu. Ini menurutkan
hukum akal saja. Disinilah manusia perlu hidayah.
Kalau menurut hukum hidayah, disedekahkanlah kepada
orang yang tidak punya, orang yang tidak terbeli.
Artinya, akal saja tidak dapat membuat orang jadi
baik.
Jadi, akal saja tidak dapat membuat orang menjadi
baik. Sebab akal itu ada pasang surutnya. Itu
sebabnya dalam hukum fiqih orang berakal dihukum,
disebut mukalaf, orang gila tidak kena hukum. Orang
gila tidak masuk neraka kalau ia gila dari kecil.
Kalau sudah besar (dewasa), sudah 40 tahun baru gila,
kena juga. Tapi orang yang telah 40 tahun, kalau dia
ndak pernah gila sebelumnya, tidak akan gila-gila lah
tu. Nabi mengatakan, "Barang siapa yang sudah berumur
40 tahun maka selamatlah ia dari 3 perkara, gila,
sopak dan kusta". Kalau sudah 40 tidak akan gila lagi
sebab potensi gila sudah tidak ada padanya. kalau gila
juga, Aaa salah dia lah tu ...:).
Oleh sebab itu anak yang belum berakal tidak boleh
dipukul, didera. Kucing mencuri ikan tidak boleh
dipukul karena dia ndak berakal. Siapa yang berakal ?,
kita yang berakal, tutup ikan tu. Ini ndak, diletakkan
di atas meja, kucing mencuri, kucing pula yang salah.
Kucing ndak salah oleh karena dia makhluk yang tidak
berakal. Yang salah makhluk yang berakal, dia yang
tidak menutup ikan. Apakah akan bisa pula kucing
berpikir "ambil tidak ... ambil ..tidak..?". ...:).
Kita yang berakal.
Apa makna akal, akal maknanya ikat. Arab menyebut
iqal.
Ikat kepala orang arab itu disebut egal. Egal ini
sebenarnya dulu, seperti ini ceritanya. Ketika mereka
musafir di padang pasir, pada waktu beristirahat,
supaya unta jangan lari, maka diikat lutut unta itu
supaya ndak bisa berdiri dan ndak bisa lari. Kalau ia
berjalan kembali dibukanya ikat tu.
... aaa... lah panjang pula ... beresok kita
sambung...
Wabillahil hidayah wat taufiq
Wassalam
St. Sinaro
____________________________________________________
Start your day with Yahoo! - make it your home page
http://www.yahoo.com/r/hs
Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________