Dari dulu Pemerintah Pusat/Daerah tidak tertarik mengembangkan perkretaapian. Karena waktu zaman makmur era 75-88, sektor kereta api hanya dilihat sebelah mata. Padahal banyak sekali investor yang bisa diajak zaman itu. Kalau monorel saja Bank Arab mau membiayai hanya dengan syarat jaminan Pemerintah, apalagi kereta api. Inevstor asing mana yang tidak mau, kalau Pemerintah mengeluarkan jaminan. Hanya saja kita saat itu merasa sombong, ibarat katak di bawah tempurung. Kita tidak melihat jauh kedepan dan tidak mau belajar dari negara bekas penjajah. Belanda bikin rel dengan rodi dengan jangkauan pandang 100 tahun kedepan. Tapi ketika kita merdeka kita lebih menghargai rel kereta sebagai besi tua. Coba lihat India bekas jajahan Inggeris. Buat mereka kereta merupakan alat transportasi utama. Di Malaysia setiap hari selalu ada kereta KL-Singapura. Harusnya di kita kota-kota kabupaten bisa dijalani dengan kereta. Padahal rel nya sudah ada dan tidak akan berkarat kalau keretanya jalan. Kalau kini ingek lagu katiko pesta ala usai.Indak tahu kapan ka mamulai baliak. Akibatnya jalan kereta hanyo untuak pencinta-pencinta nostalgik. Kini saatnyo Pemda untuak merehabilitasi angkutan kereta. kalau satu program ini saja berhasil selama 5 tahun, bisa dianggap seluruh program Pemda berhasil. Jadi tantangan untuk merehab sektor perkeretaapian di Sumatera Barat.
Ronal Chandra <[EMAIL PROTECTED]> wrote: He he he, Anda punya data sehingga yakin berkata seperti itu ? Kondisi perkerataapian sekarang pasti membuatnya menjadi tidak mungkin karena tidak pernah dikelola secara baik dan cenderung ditelantarkan, sedang kita sama2 tau dinegara2 maju perhatikan apa transportasi yang digunakan. Kemudian masalah jalan darat, coba buka site BPS dan baca angka2 transportasi diindoensia, apa yang dimiliki oleh indonesia sehingga yakin jalan darat adalah transportasi utama yang menyebabkan pola masyarakat dalam bertransportasi berubah. Kita gak punya juga transportasi darat, semua mesti harus dibangun, disiapkan lahannya, dibayar ganti ruginya, dan etc..etc Analisa luas indonesia dan penyabaran pulou nya trus perbandingkan infrastruktur yang dimilikinya mulai dari , laut, udara, darat trus kemudian lakukan perbandingan. anda akan temukan transportasi kereta merupakan potensi yang siap dikembangkan dan bisa memangkas cost2 lainnya. Kereta Api itu infrastruktur yang sudah ada, tapi kalou kita melihat Perusahaan Kereta Api saat ini iyah pasti frustasi kita dibuatnya kareng yang tampak hanya korupsi, tidak effiesien, teknologi lama, dan sumber petaka karena banyak korban disana. Tapi kalou visi tentang perkeretaapian ini diubah, dengan pengelolaan yang profesional, posisi transportasi ini punya modal untuk berkembang. Tahun 2004 Group dari inggris pernah berminat menggunakan infrastruktur yang ada disumatra barat untuk dikembangkan tapi saat itu pemerintah daerah sudah meminta prosentase proyek terlebih dahulu. Regards Ronal Chandra Note : ambo menemukan sendiri angka2 transportasi ketika terlibat menyusun studi airlines. --- mantari_sutan wrote: > Cerita kereta api ini pernah dekat dengan kehidupan > saya. Walaupun > banyak dengar cerita dari orang tua. Bagaimana > kakek saya membawa > kayu balak dari daerah sijunjung ke sawahlunto lewat > kereta api. > Ditambah cerita kakek juga tentang naik kereta api > dari payakumbuh > ke bukittinggi. > > Setelah agak besar, saya sempat tinggal di > Sawahlunto. Saya hanya > bertemu kereta pengangkut batubara. Ketika > nakal-nakalnya, saya > pernah beberapa kali numpang di antara gerbong main > ke Solok. > Naiknya di Stasiun Kampuang Teleng, selepas kereta > melewati lubang > kalam, di stasiun muaro kalaban saya dimarahi > masinis. Biasanya kita > disuruh pindah ke lokomotif. Tak jarang, perjalanan > ini berakhir di > Batu Taba. > > Tapi bicara kereta api di sumbar hanyalah bicara > nostalgia dan > romantika masa lalu. Hukum supplai dan demand biasa > telah > menyebabkan kereta api semakin ditinggalkan. > Berkembangnya jalan > raya secara kualitas dan kuantitas, menyebabkan > membawa barang dan > penumpang tak lagi efisien menggunakan kereta api. > Akhirnya kereta > api tinggal cerita masa lalu. > > Pencinta kereta api boleh saja berkoar-koar, betapa > hebatnya alat > transportasi ini dan tidak berpihaknya pemerintah. > Tapi realitas di > lapangan membuktikan, pakai kereta api tak lagi > menguntungkan. > Apalagi untuk tingkat mobilitas barang dan orang > sumatera barat. > Ini sebenarnya, tidak saja terjadi di jalur kereta > api saja. Di > kalimantan, jalur sungai juga semakin ditinggalkan > sebagai akibat > berkembangnya jalan raya. Kalau dulu dari muara > teweh atau amuntai, > lewat sungai barito butuh waktu 10-15 jam. Saat > ini, dengan bus > atau mobil pribadi hanya butuh waktu sekitar 5-7 > jam. > > Rasanya, upaya menghidupkan kembali kereta api saat > ini lebih kepada > romantika belaka. Bukan upaya menciptakan kereta > api sebagai > alternatif bertransportasi bagi barang dan jasa. > > Wassalam, > > Mantari Sutan/UBGB > > > > --- In [EMAIL PROTECTED], "ET Hadi Saputra" > wrote: > > > > insyaAllah ambo sato. > > Wassalam, > > ET Hadi Saputra Katik Sati (33 tahun 8 bulan) > > di komplek Kompas Ciputat > > > > > > > > > -------------------------------------------------------------- > > Website: http://www.rantaunet.org > > > ========================================================= > > * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara > (nomail) dan > konfigurasi keanggotaan, > > silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting > > * Posting dan membaca email lewat web di > > http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages > > dengan tetap harus terdaftar di sini. > > > -------------------------------------------------------------- > > UNTUK DIPERHATIKAN: > > - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika > melakukan Reply > > - Besar posting maksimum 100 KB > > - Mengirim attachment ditolak oleh sistem > > > ========================================================= > > > > > > > > > -------------------------------------------------------------- > Website: http://www.rantaunet.org > ========================================================= > * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara > (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, > silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting > * Posting dan membaca email lewat web di > http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages > dengan tetap harus terdaftar di sini. > -------------------------------------------------------------- > UNTUK DIPERHATIKAN: > - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika > melakukan Reply > - Besar posting maksimum 100 KB > - Mengirim attachment ditolak oleh sistem > ========================================================= > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem ========================================================= __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

