Mungkin juga sebagai masukan dan pertimbangan juga buat sanak di MPKAS,
Artikel dari Tajuk di Singgalang tentang biaya Aperasional kereta api ini.
=======================

*Keretaapi Beroperasi Lagi *
*SUDAH* sangat lama keretapi penumpang tidak beroperasi di Sumatra Barat.
Namun kerinduan untuk naik keretapi tetap ada bagi masyar­alkat daerah ini,
meski mobil dengan berbagai jenis sudah sangat banyak membawa penumpang ke
berbagai daerah Sumatra Barat.

Keretapi dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara(BUMN). Namun di Sumatra
Barat, baik keretapi penumpang maupun barang tampaknya tidak begitu
menguntungkan, sehingga bisnis keretapi tersebut boleh dikatakan merugi
terus menerus. Apalagi dengan tidak diba­wanya lagi batubara dari Sawahlunto
ke Padang oleh keretapi.

Berkembangnya usaha perkeretapian di Sumatra Barat tampaknya sejak dulu
tidak bisa dikelola oleh pihak perkeretapian sendiri, tapi membutuhkan turun
tangan pihak ketiga. LIhatlah kembali persejarahan keraetapi sejak lama,
terutama pada era Belanda. berhasilnya keretapi sampai masuk kepelosok
pedesaan disebabkan turuntangannya pemerintah Belanda. Umpamanya saja
keretapi ke Limbanang Limapuluh Kota sebagai pengangkut hasil tambang mas
Manggani serta pekerja yang banyak di drop Belanda ke sana. Begitu juga
sampai ke Sijunjung, Sungailimau Padang Pariaman dan daerah lainnya.

Bahkan pada zaman Orde Baru, berhasilnya keretapi di Sumatra Barat juga
tidak terlepas dari turun tangannya pemerintah daerah. Bahkan pada era
Gubernur Azwar Anas perkembangan perkeretapian di Sumatra Barat boleh
terbilang membanggakan.

Sebaliknya, tanpa keikutsertaan pemerintah daerah, dipastikan keretapi di
daerah ini tidak akan berkembang sebagaimana yang diharapkan.

Kini, keretapi di Sumatra Barat tampaknya menggeliat lagi. Bahkan dalam
waktu dekat akan dioperasikan keretapi penumpang antara Padang dengan
Pariaman. Namun, dari keterangan yang disampaikan Manager Prasarana PT
Keretapi Divisi regional II Sumatra Barat Ir. Ridwan, bahwa biaya
operasional setiap hari keretapi itu sangat tinggi, yaitu Rp100 juta.

Kalau benar apa yang disampaikan menyangkut biaya operasional ini, sebesar
Rp100 juta perhari, ini sungguh luar biasa juga. Dana sebesar itu jelas
terbilang besar. Akan lebih baik rasanya dioperasikan saja kendaraan lain
yang biayanya tidak sebesar itu.

Apalagi, kalau dananya diambilkan dari APBD, tentu perlu ditelaah lagi.
Sebab, dikhawatirkan dana Rp100 juta perhari tersebut akan jadi bahan
pergunjingan masyarakat. Bahkan bisa saja disebut sebagai usaha foya- foya
melalui subsidi yang diberikan Pemerin­tah Daerah.

Mengoperasikan kembali keretapi di Sumatra Barat kita setuju saja. Tapi
jangan ada gerakan mubazir berupa menghabiskan dana APBD untuk
mengoperasikan keretapi tersebut. Apalagi, sekarang masyarakat butuh
pengangkutan yang cepat dan selamat. Untuk itu, pantas kita pertanyakan,
apakah benar keretapi sudah benar- benar siap membawa penumpang kembali di
Sumatra Barat.

Sebaiknya pemerintah daerah di Sumatra Barat hendaknya memikirkan lebih
maksimal berbagai gerakan yang akan dimunculkan. Kalau hanya untuk uji coba-
uji coba saja, lebih baik tidak dilakukan. Sebab, sekarang tidak masanya
lagi sistem uji coba itu, sebab rakyat sudah muak dengan berbagai gerakan
ujicoba yang selalu merugikan mereka.
http://www.hariansinggalang.co.id/link/tajuk.php

On 2/12/07, Ronal Chandra <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Wa'alaikum Salam Wr..Wb

Da tanggapan ambo tentang point pak Azwar Anas simple aja, ambo yakin KAI
dan Pemerintah Daerah sudah menghitung itu semua sebelum jalur itu dibuka
kembali, jadi mari kita percayakan kepada KAI dan Pemerintah Daerah.

Sekarang yang harus dipikirkan adalah bagaimana rute yang sudah dbuka ini
tidak kembali ditutup. Ada hal hal yang perlu dipertegas antara KAI dan
MPKAS seperti :

1.  Pertegas bahwa MPKAS akan trus berkomitmen membantu mensosialisasikan
perkeretaapian disumbar dengan beberapa syarat antara lain:
    -  KAI bersedia menjaga kebersihan gerbong
    -  KAI harus meningkatkan mutu layanannya
    -  KAI harus menjamin keselamatan penumpang saat dalam perjalanan
    -  dan seterusnya.

Da selama komponen tadi disepakati oleh KAI, MPKAS wajib menjadi
perpanjangan tangan KAI dalam berbagai bentuk. Bisa melakukan kampanye mari
bertransportasi bebas hambatan dengan kereta dan hal hal lainnya.

Saya berpikir MPKAS bisa membuat time frame kegiatan yang ber-output pada
peningkatan penumpang kereta api jalur padang - pariaman secara bertahap
dengan cara sosialisasi. Caranya bisa banyak da seperti :


__,_._,___


 ------------------------------
The fish are biting.
Get more 
visitors<http://us.rd.yahoo.com/evt=49679/*http://searchmarketing.yahoo.com/arp/sponsoredsearch_v2.php?o=US2140&cmp=Yahoo&ctv=Q107Tagline&s=Y&s2=EM&b=50>on
 your site using Yahoo!
Search Marketing.


Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur
pribadi.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >500KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list
di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================

Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur pribadi.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >500KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================

Kirim email ke