Ass ww
   
  Barusan Pak Sukirman klarifikasi bahwa biaya Rp.100jt tsb adalah utk 1 bulan 
bukan 1 hari...! Beliau malah belum baca katanya...:D

  Pak Kadivre komplain juga, mana anggota MPKAS kok gak ada yang muncul di 
Simpang Haru. Kan sudah dikasih ruangan, tapi kosong terus. 
   
  Ini mungkin pe-er berikutnya buat MPKAS (dan MAPPAS nantinya) masalah 
kaderisasi yang "kurang gencar" dikembangkan di Sumbar. Orientasi kita masih 
'ke atas' dan di 'parlemen perantau dunia' ini saja baru. Saya termasuk ikut 
bertanggungjawab dalam hal ini. Tetapi setidaknya kita sudah berusaha 'buka 
jalan' dan baru itulah hasil optimal yang bisa kita lakukan hingga saat ini.
   
  Ini juga merupakan pelajaran berharga buat MAPPAS nantinya. Kalau di KA hanya 
SATU bendera dan SATU Komando, gampang urusannya. Asal Kadivrenya sudah 
diyakinkan, cenderung lebih mudah rollingnya ke seluruh KA Sumbar.
   
  Kalau MAPPAS, "bos-bos komandonyo" alias pemain2nya banyak dan sangat 
bervariasi. Dinas2, Tk. II, PHRI, ASITA,  Pedagang2, Masyarakat, dll. Sehingga 
membentuk KADER di SUMBAR ini SANGAT PENTING. Thanks.
   
  Wass, 
  Nofrins

Yulnofrins Napilus <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    Rasanya angka ini perlu dipertanyakan nih...? Krn utk operasional KA 
Pdg-Pariaman bolak balik kita cukup bayar Rp.5 juta saja dg bbrp gerbong. 
Sedangkan Pdg-Pdg Panjang Rp. 10juta. Angka ini baru sekedar utk bertahan hidup 
dan bukan cari untung.
   
  Tadi malam wartawan Tempo jg sms mempertanyakan hal ini. Krn jadi bikin 
misinformasi buat masyarakat. Nanti saya coba cros check jg dg kawan2 di milis 
IRPS yang sangat menguasai mslh perkereta apian. Thanks.
   
  Wass,
  Nofrins

"Nofend St. Mudo" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    Mungkin juga sebagai masukan dan pertimbangan juga buat sanak di MPKAS, 
Artikel dari Tajuk di Singgalang tentang biaya Aperasional kereta api ini.
  =======================
    Keretaapi Beroperasi Lagi 

  SUDAH sangat lama keretapi penumpang tidak beroperasi di Sumatra Barat. Namun 
kerinduan untuk naik keretapi tetap ada bagi masyar&shy;alkat daerah ini, meski 
mobil dengan berbagai jenis sudah sangat banyak membawa penumpang ke berbagai 
daerah Sumatra Barat. 
  Keretapi dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara(BUMN). Namun di Sumatra 
Barat, baik keretapi penumpang maupun barang tampaknya tidak begitu 
menguntungkan, sehingga bisnis keretapi tersebut boleh dikatakan merugi terus 
menerus. Apalagi dengan tidak diba&shy;wanya lagi batubara dari Sawahlunto ke 
Padang oleh keretapi. 
  Berkembangnya usaha perkeretapian di Sumatra Barat tampaknya sejak dulu tidak 
bisa dikelola oleh pihak perkeretapian sendiri, tapi membutuhkan turun tangan 
pihak ketiga. LIhatlah kembali persejarahan keraetapi sejak lama, terutama pada 
era Belanda. berhasilnya keretapi sampai masuk kepelosok pedesaan disebabkan 
turuntangannya pemerintah Belanda. Umpamanya saja keretapi ke Limbanang 
Limapuluh Kota sebagai pengangkut hasil tambang mas Manggani serta pekerja yang 
banyak di drop Belanda ke sana. Begitu juga sampai ke Sijunjung, Sungailimau 
Padang Pariaman dan daerah lainnya. 
  Bahkan pada zaman Orde Baru, berhasilnya keretapi di Sumatra Barat juga tidak 
terlepas dari turun tangannya pemerintah daerah. Bahkan pada era Gubernur Azwar 
Anas perkembangan perkeretapian di Sumatra Barat boleh terbilang membanggakan. 
  Sebaliknya, tanpa keikutsertaan pemerintah daerah, dipastikan keretapi di 
daerah ini tidak akan berkembang sebagaimana yang diharapkan. 
  Kini, keretapi di Sumatra Barat tampaknya menggeliat lagi. Bahkan dalam waktu 
dekat akan dioperasikan keretapi penumpang antara Padang dengan Pariaman. 
Namun, dari keterangan yang disampaikan Manager Prasarana PT Keretapi Divisi 
regional II Sumatra Barat Ir. Ridwan, bahwa biaya operasional setiap hari 
keretapi itu sangat tinggi, yaitu Rp100 juta. 
  Kalau benar apa yang disampaikan menyangkut biaya operasional ini, sebesar 
Rp100 juta perhari, ini sungguh luar biasa juga. Dana sebesar itu jelas 
terbilang besar. Akan lebih baik rasanya dioperasikan saja kendaraan lain yang 
biayanya tidak sebesar itu. 
  Apalagi, kalau dananya diambilkan dari APBD, tentu perlu ditelaah lagi. 
Sebab, dikhawatirkan dana Rp100 juta perhari tersebut akan jadi bahan 
pergunjingan masyarakat. Bahkan bisa saja disebut sebagai usaha foya- foya 
melalui subsidi yang diberikan Pemerin&shy;tah Daerah. 
  Mengoperasikan kembali keretapi di Sumatra Barat kita setuju saja. Tapi 
jangan ada gerakan mubazir berupa menghabiskan dana APBD untuk mengoperasikan 
keretapi tersebut. Apalagi, sekarang masyarakat butuh pengangkutan yang cepat 
dan selamat. Untuk itu, pantas kita pertanyakan, apakah benar keretapi sudah 
benar- benar siap membawa penumpang kembali di Sumatra Barat. 
  Sebaiknya pemerintah daerah di Sumatra Barat hendaknya memikirkan lebih 
maksimal berbagai gerakan yang akan dimunculkan. Kalau hanya untuk uji coba- 
uji coba saja, lebih baik tidak dilakukan. Sebab, sekarang tidak masanya lagi 
sistem uji coba itu, sebab rakyat sudah muak dengan berbagai gerakan ujicoba 
yang selalu merugikan mereka. 
http://www.hariansinggalang.co.id/link/tajuk.php

    
---------------------------------
  Need Mail bonding?
Go to the Yahoo! Mail Q&A for great tips from Yahoo! Answers users.Sukseskan 
Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur pribadi.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >500KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================

 
---------------------------------
Sucker-punch spam with award-winning protection.
 Try the free Yahoo! Mail Beta.
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur pribadi.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >500KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================

Kirim email ke