Apa untung-rugi bergabung menjadi negara kesatuan RI?
Terus, mengapa Timor-Timur selalu ingin memisahkan diri? apakah karena rezim
Soeharto atau karena alasan-alasan lain?
Inilah pertanyaan-pertanyaan yg. sering muncul di pikiran saya selama ini.

> ----------
> From:         Indra Adrisudiro[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent:         Thursday, January 28, 1999 8:47 AM
> Subject:      Re: TIM-TIM DILEPAS
>
> On Wed, 27 Jan 1999 18:16:33 +0700, Hadeer wrote:
> -------------------------------------------------
> |> Kalau boleh...saya pilih Timtim tetap ikut Indonesia...
> |> salam,
>
> IA: Kalau saya sih lebih suka menyerahkan keputusan itu
>     kepada rakyat Tim-Tim via referendum. Kalau nanti
>     keputusannya mau gabung ... ya silakan gabung, mau
>     misah ... ya monggo.
>
>     Hal yang sama juga bisa diterapkan buat DI Aceh atau
>     IrJa. Kalau mereka dasarnya nggak mau gabung, kenapa
>     harus dipaksa-paksa. Biarkan rakyat di daerah-daerah
>     tsb. menentukan nasibnya sendiri. Katanya demokrasi :-)
>

application/ms-tnef

Kirim email ke