In a message dated 3/2/99 6:40:28 AM !!!First Boot!!!, [EMAIL PROTECTED]
writes:
<< Wah...kalau tahu Ramadhan Pohan itu professional, tulisannya saya baca
semua deh dari dulu. Sayangnya saya baru tahu.
>>
##############
Ketika saya memposting gagasan BOIKOT KOMPAS, itu tak ada hubungannya dengan
pekerjaan saya. Sejak dulu saya sering menyebutkan bahwa posting saya di
Permias@ ini tak ada hubungannya dengan pekerjaan saya. Tapi ada saja yang SOK
NAIF mengait-ngaitkannya.
Saya profesional atau tidak? Nggak tahu saya. Di kantor saya bekerja ada
mekanisme untuk mengukur itu. Kalau Anda mau meboikot laporan saya pun, saya
monggo wae Cak.
Profesionalisme saya tidak bergantung dari apakah ANDA membaca laporan saya
atau tidak.Yang pasti saya sangat yakin dengan profesionalisme di tempat kami
bekerja: KAMI TIDAK MENGANUT IDEOLOGI TUNGGAL. Terus terang, ini yang membuat
saya sejak 10 tahun lalu tidak mau melamar ke media fundamentalis atau ke
koran partisan. (Sorry ya, sejak kuliah tahun ke-2 yakni 13 tahun silam,
tulisan-tulisan opini saya sudah diterima di semua koran utama Jakarta;
bahkan sebagian meminta dll).
Mohon tidak mengaitkan dengan pribadi saya apalagi pekerjaan saya dengan
posting Permias ini. Mampukah intelektual Anda membedakan kedua itu? Kalau
juga intelektual Anda mengalami keterbatasan di situ, itu pun hak Anda.
Monggo, mas.
Ketahuilah Anda sudah bergeser dari konteks. Dan terus terang, saya ingin
membeli KENAIFAN ANDA itu..
salam!
ramadhan pohan