Manusia-manusia bejat ini kan sudah ketahuan wajahnya.
Mestinya bisa langsung kena garuk. Mau pakai pendekatan
apapun, tetap saja ini adalah kasus pembunuhan. Mungkin
di masa mendatang yang terbukti melakukan pembunuhan
dapat dihukum mati atau seumur hidup. Bukan untuk satu
mata dibalas dengan satu mata....bukan. Tetapi lebih di-
dasari oleh upaya menimbulkan rasa takut untuk melakukan
kejahatan ini.

Di masa mendatang, walaupun bersifat masal, pengejaran
thd pelaku pembunuhan harus tetap dilakukan. Jangan
seperti sekarang ini, bila pembunuhan dilakukan oleh banyak
orang, maka kasus langsung ditutup karena kebingungan
dg proses hukumnya. Apalagi bila pertimbangan politik
dimasukkan malah jadinya tidak ada proses verbal hukum.
Kalau perlu orang satu kampung dimasukkan ke bui semua.

Ini berlaku pula pada peristiwa banyuwangi. Terlalu sering kita
baca warga sekampung membantai tersangka dukun santet
misalnya. Karena yg mengaku satu kampung malahan tidak
ada yg ditahan/dihukum. Di masa mendatang kiranya satu
kampung itulah yg harus dihukum. Seratus orang yg mengaku,
ya seratus orang itu yg mesti masuk penjara. Dengan demikian,
tatanan masyarakat tetap terpelihara. Lalu bgmn dg perangkat
hukumnya? Ya itu tugas para ahli hukum lah untuk selesaikan
perangkat lunaknya. Perasaan SH buanyak sekali.


Salam,
Jaya



Pandir Ontohod wrote:

> Juga ada di waspada online,  sama seremnya......
> Miris sekali melihatnya.......
> mempermainkan orang hidup aja udah mengerikan.....eh ini mepermainkan juga
> orang yang telah meninggal.......
>
> Sedih sekali.........
>
> Pandir
>
> cortino sukotjo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> rekan-rekan, saya kirimkan berita yang sangat buruk tentang Indonesia,
> semoga peristiwa seperti dapat segera berhenti........
> http://straitstimes.asia1.com/reg/sea1_0321.html
>
> (Gambarnya cukup seram, please be prepared).
>
> Salam, tino
>
> ____________________________________________________________________
> Get free e-mail and a permanent address at http://www.netaddress.com/?N=1

--
               \\\|///
             \\  - -  //
              (  @ @  )
------------oOOo-(_)-oOOo-----------
FNU Brawijaya
Dept of Civil Engineering
Rensselaer Polytechnic Institute
mailto:[EMAIL PROTECTED]
--------------------Oooo------------
           oooO     (   )
          (   )      ) /
           \ (      (_/
            \_)

Kirim email ke