Dalam sebuah siaran radio swasta di Jakarta diberitakan kelompok hombreng
Gaya Nusantara bergabung dengan PRD. Dengan bangga Dede Oetomo, Ketua
hombreng, mengatakan bahwa hanya PRD yang memperjuangkan hak-hak (asasi)
mereka.

Yang menjadi pertanyaan saya: hak apakah itu? Hak-hak (asasi) hanya melekat
kepada orang waras. Selama orang itu waras ia berhak memperjuangkan
hak-haknya tanpa mengganggu hak-hak orang lain. Menjadi hombreng bukanlah
hak yang diberikan Tuhan (jika manusia masih mengakui kemaujudan Tuhan).
Manusia diciptakan sebagai pria dan wanita (banci adalah kelainan seks
karena fisik dan hormonal). Secara kodrati juga manusia berkembang biak
karena ada perkawinan (pria dan wanita).

Kaum hombreng adalah pria sejati bukan banci. Mereka secara sadar melawan
kodratnya. Jadi di sini tidak ada hubungannya sama sekali dengan hak asasi.
Melawan kodrat sudah merupakan pelanggaran HAM. Jadi untuk apa
memperjuangkan hak-hak para kaum hombreng karena memang tidak waras. Yang
bisa kita lakukan adalah memperjuangkan untuk memulihkan kesadaran mereka
agar tidak melawan kodrat.

Mari kita diskusikan!

Efron

Kirim email ke