Mas Vincent,

Ini tentu saja untuk kampanye politik. namun tentu tidak ada salahnya kan
mengambil hal-hal yang baik dari ajaran suatu agama yang dapat mendatangkan
kebaikan bagi orang banyak..? Bagi saya pribadi etika kampanye dibawah ini
adalah suatu hal yang sangat baik.., entahlah menurut anda.....

salam,
Mohamad Rosadi


>From: Vincent Sitindjak <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Re: Tips : ETIKA BERKAMPANYE YANG BAIK!
>Date: Thu, 29 Apr 1999 18:31:04 -0500
>
>Maksudnya berkampanye untuk partai politik atau untuk agama Islam?
>
>
>Salam,
>
>Vincent Sitindjak
>Norman, OK
>
>
>----- Original Message -----
>From: Mohammad Rosadi <[EMAIL PROTECTED]>
>
> > Kalo semua partai nantinya bisa berkampanye seperti ini.., Insya Allah
> > tidak bakalan ada kerusuhan lagi, rakyat gembira, dan kita semua bisa
> > bekerjasama bahu-membahu membangun Indonesia.
> >
> > Sepertinya tips ini bisa juga dipakai sebagai acuan dalam
> > berdiskusi ni.....
> >
> >
> > Wassalam,
> > Mohamad Rosadi
> > ======================================================================
> >
> >           Partai Keadilan: ETIKA KAMPANYE DALAM ISLAM
> >
> >  "Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran
> > yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik".  (QS. An-Nahl:
> > 125)
> >
> >     "Barang saipa yang menunjukkan pada kebaikan maka baginya mendapat
> > pahala seperti orang yang melakukan kebaikan tersebut" (HR Muslim).
> >
> >
> > 1.  Ikhlas dan Membebaskan diri dari Motivasi Rendah.
> >
> > Kampanye  dalam Islam merupakan  bagian dari amal shaleh dan ibadah,
> > oleh karenanya harus memperhatikan  keikhlasan motivasi  sehingga
> > kampanye yang dilakukan bukan hanya berdampak baik pada
> > masalah-masalah keduniaan tetapi juga mendapat keridhaan Allah SWT
> > dan  pahala kebaikan di akhirat.
> >
> >  "Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan
> > memurnikan keta'atan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan
> > lurus". (QS. Al-Bayyinah: 5)
> >
> >  "Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang keluar dari
> > kampungnya dengan rasa angkuh dan dengan maksud riya kepada manusia
> > serta menghalangi (orang) dari jalan Allah.
> >
> > Dan (ilmu) Allah meliputi apa yang mereka kerjakan". (QS. Al-Anfal:
> > 47)
> >
> >
> > 2. Menampilkan Partai dan Menyampaikan Program-programnya  Dengan Cara
> >    yang Sebaik-baiknya (Ihsan).
> >
> > Partai yang baik dan program yang bagus harus pula disampaikan dengan
> > cara yang bagus pula. Bagusnya program partai tetapi jika tidak
> > dibarengi dengan cara penyampaian yang simpatik, tidaklah menjamin
> > simpati pemilih. Rasulullah SAW. bersabda: "Sesungguhnya Allah
> > mewajibkan untuk berbuat sebaik-baiknya (ihsan) dalam segala sesuatu"
> > (HR Muslim).
> >
> >
> > 3. Tidak Memaksa
> >
> > Kampanye dalam Islam  sama dengan berdakwah, yaitu mengajak dan tidak
> > memaksa. Sehingga dalam kampanye tidak boleh memaksa orang lain untuk
> > menerima, memberikan hak pilihnya dan mendukung  partai tertentu
> > dengan berbagai macam cara apapun. Masa pemilih mempunyai hak dan
> > kebebasan memilih suatu partai sesuai dengan pilihan hati nuraninya.
> >
> >   " Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya
> > telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat". (QS.
> > Al-Baqoroh: 256)
> >
> >
> > 4.  Tidak Jatuh Pada Dusta / Bohong
> >
> > Berbohong adalah perbuatan terlarang dalam Islam, apalagi yang
> > dibohongi itu orang banyak,sudah tentu bahayanya lebih berat.
> > Berbohong ialah menyampaikan sesuatu yang tidak sesuai
> > dengan keadaan sebenarnya.
> >
> > " Janganlah kamu berdusta, karena dusta mengantarkan pada kemaksiatan
> > dan kemaksiatan mengantarkan ke neraka. Dan seseorang yang senantiasa
> >  berdusta dan mudah untuk berdusta sampai dicatat disisi Allah sebagai
> > pendusta" (Muttafaqun 'alaihi).
> >
> >
> > 5.  Tidak Mengucapkan Janji Secara Berlebihan.
> >
> > Kondisi yang tidak terkendali, bisa mengakibatkan seorang larut dalam
> > alam khayal, mengumbar janji muluk yang tidak mampu untuk
> > dilaksanakan. Janji pasti akan dipertanggung-jawabkan di
> > Akhirat.
> >
> > "Dan penuhilah janji; sesungguhnya janji itu pasti diminta
> > pertanggungan jawabnya". (QS. Al-Isra: 34)
> >
> >
> > 6. Tidak Jatuh dalam Ghibah, Caci Maki dan Cemooh
> >
> > Dalam kampanye juga tidak dibolehkan mengeluarkan kata-kata yang
> > melukai harga diri dan martabat seseorang yang tidak dibolehkan
> > Syari'at, kecuali orang yang sudah terang-terangan melakukan perbuatan
> > zhalim dan merusak.
> >
> >  "Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok
> > kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih
> > baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan  pula wanita-wanita
> > (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita
> > (yang diperolok-olok) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokan)
> > dan janganlah kamu panggil-memanggil dengan gelar-gelar yang buruk.
> > Seburuk-buruknya panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman
> > dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang
> > yang zalim.
> >
> > "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka,
> > sesungguhnya sebagian dari prasangka itu adalah dosa dan janganlah
> > kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu
> > menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara
> > kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati ? Maka tentulah kamu
> > merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya
> > Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang".
> >                          (QS Al-Hujuraat: 11-12)
> >
> > "Mencaci maki seorang muslim adalah suatu kefasikan dan membunuhnya
> > suatu kekafiran"(Muttafaqun 'alaihi).
> >
> >
> > 7. Tetap Menjaga Rasa Ukhuwah Islamiyah
> >
> > Kampanye bukanlah arena untuk memuaskan selera dan hawa nafsu.
> > Perkataan yang diucapkan dan sikap yang ditampilkan harus senantiasa
> > mencerminkan rasa ukhuwah Islamiyah.
> >
> > "Sesungguhnya orang-orang mu'min adalah bersaudara karena itu
> > damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya
> > kamu mendapat rahmat". (QS. Al-Hujuraat: 10)
> >
> >   "Janganlah saling hasad, saling membuka aib, saling benci, saling
> > berpaling, dan janganlah kalian menjual dagangan saudaramu, jadilah
> > kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.
> >
> >     Muslim dengan sesamanya adalah saudara, tidak saling menzhalimi,
> > saling menghina, meremehkan. Takwa letaknya ada disini (Rasulullah SAW
> > menunjuk pada dadanya 3x ). Seorang sudah cukup dianggap jahat jika
> > menghina saudaranya. Setiap muslim dengan sesamanya adalah haram;
> > darahnya, hartanya dan kehormatannya" (HR Muslim).
> >
> > 8.  Tidak Memuji-Muji Diri Sendiri
> >
> > Akhlak Islam mengharuskan agar suatu partai tidak menganggap dirinya
> > yang paling baik, partainyalah yang paling Islami, dst. Sedang orang
> > lain dan partai lain tidak ada yang benar. Tetapi haruslah senantiasa
> > mengakui keterbatasan-keterbatasan diri sebagai manusia dan
> > keterbatasan partai sebagai kumpulan komunitas manusia. Kemudian
> > menggantungkan rencana dan program pada Allah SWT.
> >
> > "Maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling
> > mengetahui orang yang bertakwa". (QS. An-Najm: 32).
> >
> >
> > 9. Memberikan Kemaslahatan Bagi Bangsa
> >
> > Kampanye  hendaknya  dapat  memberi  kemaslahatan  bagi  bangsa  baik
> > material maupun spiritual dan menghindari kampanye yang tidak berguna
> > apalagi menimbulkan dosa. Dalam hal pemuatan spanduk, stiker dll, juga
> > harus memuat pesan yang baik bagi masyarakat.
> >
> >  "Sebaik-baiknya manusia adalah orang yang paling bermanfaat untuk
> > manusia" (HR At-Tirmidzi).
> >
> >  "Diantara kebaikan Islam seseorang, (dia) meninggalkan apa-apa yang
> > tidak berguna" (HR At-Tirmidzi).
> >
> >
> > 10.   Dilakukan Secara Tertib dan Tidak Mengganggu  Pihak Lain.
> >
> > Dalam kampanye harus memperhatikan hak-hak orang lain, jangan diganggu
> > dan dirusak. Jika kampanye menggunakan cara pengerahan masa dan
> > sejenisnya, maka harus dilakukan secara tertib dan terkendali. Hak
> > pengguna jalan harus diberikan dan  dilarang merusak atribut partai
> > lain.
> >
> >  " Janganlah menimbulkan kerusakan pada diri sendiri dan orang lain"
> > (HR Ibnu Majah dan ad-Daruqutni).
> >
> >
> > 11.  Selalu Ingat akan Kewajiban Utama
> >
> > Pada saat-saat kampanye biasanya orang lupa segala-galanya termasuk
> > lupa akan kewajiban-kewajiban utama, maka bagi seorang muslim kampanye
> > jangan sampai melupakan kewajiban dirinya seperti, lupa akan shalat
> > apalagi meninggalkannya.
> >
> >
> > 12. Memberi Keteladanan yang Baik
> >
> > Kampanye yang efektif adalah dengan cara memberi keteladanan yang
> > baik.  Prilaku perbuatan lebih kuat dan lebih mengenai daripada
> > ungkapan lisan.
> >
> > " Mu'min yang paling sempurna imannya adalah yang paling sempurna
> > akhlaknya"  (HR At Tirmidzi).


______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

Kirim email ke