Jangan terlalu gegabah mengambil kesimpulan atau pun
keputusan. Kenali dululah masalah yg terjadi, amati
perkembangan situasi yg terjadi. Setelah itu, pikirkan dampak2
yg mungkin terjadi bila suatu keputusan diambil.

Kasus Ambon saya lihat erat kaitan dengan pergerakan
politik di pusat. Awalnya, mungkin saja tidak, tapi saya lihat
kini sudah menjadi "alat" bagi kekuatan politik/kekuasaan tertentu.

Saya tidak tahu prinsip keyakinan anda.
Tapi saya pribadi tidak akan pernah mengikuti anjuran yg
menyesatkan untuk berperang saling bunuh antar manusia
sekalipun hal tersebut datangnya dari pemimpin agama saya.
Hal ini karena saya punya prinsip, Tuhanlah pemilik nyawa manusia.
Tidak ada satu orang pun yg berhak untuk mengambil nyawa orang
lain. Karenanya, untuk kasus Ambon yg perlu diperjuangkan adalah
bagaimana caranya agar korban yg jatuh bisa dihentikan dan dendam
bisa diredam.

Percayalah, bila sekali terucap kata2 "perang" antar agama,
maka kejadian yg akan kita hadapi akan jauh lebih parah yg
pada akhirnya hanya membawa kerugian buat kita semua.
PIhak yg diperangi tentunya tidak akan tinggal diam.
Bisa bertahan, bisa pula balik menyerang.
Apakah hal ini yg kita inginkan bersama?


jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

Kirim email ke