Mujahidah Pembela Islam (MPI)
ARIS Mujahidah Pembela Islam................. SAYA: Wah, menarik nih cerita Mbak Aris soal demo yang dikoordinir MUI pada Minggu lalu. Boleh dong mbakyu kasih cerita yang agak panjang....biar yang tak ikutan demo atau nonton bisa ikut merasakan. Kemarin saya denger kelompok Mujahidah Pembela Islam (MPI) yang didanai MUI ini dikreasi sebagai cikal bakal polisi susila kalau RUU Porno disahkan. Mereka diberi seragam jilbab dan akan mengawasi kaum perempuan di tempat-tempat keramaian. Sedangkan yang polisi susila lelaki bakal direkrut dari FPI, MMI, Jundulah Islamiyah dan lainnya. Kalau Mbak Aris ikut gabung MPI akan diajari ilmu beladiri dan cara menggunakan senjata, cara menangkap orang, cara memborgol dan lain sebagainya. Misal Mbak Aris dapat pos di kampus IPB atau Kebun Raya Bogor atau Mal Jambu Dua, ya tiap harinya musti ngepos disana. Anda punya hak untuk menangkap dan mendenda perempuan- perempuan yang pakai u-can-see, yang pakai kaus ketat, atau yang kelihatan udelnya. Entah duit yang dikumpulkan dari hasil denda mau ditaruh di rekening mana, kemungkinan di Badan Anti Pornografi Pornoaksi Nasional. Kenapa orang MUI ngotot agar RUU Porno segera digulirkan? Karena akan punya wewenang lebih di badan tersebut. Tentu saja petugas polisi susila ini bisa korup..yaitu dengan jalan damai....bentuk imbalannya macem- macem tergantung nego. ARIS Aris rindu umat bersatu seperti itu. SAYA: Iya memang kalau lagi demo ya bersatu. Tapi usai demo ya mereka akan lebih mengedepankan kepentingan organisasi masing-masing. Btw, sampeyan ikut demo atas nama organisasi apa? HTI atau Jamaah Tabligh? Atau Jamaah Tabligh itu bagian dari HTI? Kalau sampeyan rindu umat bersatu sah-sah saja. Namun kenyataan di lapangan lain. Ini ada pendapat dari Kyai mBeling Emha Ainun Nadjib: "Orang Islam itu kalau ngumpul pasti berkelahi." Menurut moderator milis wanita-muslimah, ucapan Emha itu ada benarnya. "Coba saja masukkan orang NU, Muhammadiyah, PKS, MMI, HTI, Salafy, Syi'ah dll dalam satu forum, misal milis. Dalam tempo kurang dari 24 jam mereka pasti saling maki dan cakar-cakaran. Semakin radikal kelompoknya semakin bernafsu mereka menjatuhkan saudaranya seagama bahkan sampai menghalalkansegala cara." Milis adalah contoh yang paling sederhana. Makanya di banyak milis Islami para moderatornya demi untuk menjaga ketertiban memakai metode mudah yaitu dengan membungkam setiap opini ataupun aspirasi yang berbeda dan akhirnya milis-milis Islam pun berkembang menjadi milis mazhab/aliran yang masing-masing saling menonjolkan ashobiyah sesuatu yang dikecam Rasulullah dalam sejumlah hadis shahih. *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

