http://www.ujungpandangekspres.com/view.php?id=6758&jenis=Ananda
Selasa, 25-07-2006
Raja dan Pencuri
Oleh : Kak Satri
Dahulu kala ada seorang raja yang kaya raya. Sang Raja begitu yakin akan
keadilan aturan dan keputusan yang dibuatnya.
Suatu hari seorang pengawal kerajaan memergoki seorang pengemis yang
sedang mengendap-endap bermaksud mencuri nasi dari dapur kerajaan.
Sang raja murka dan memerintahkan supaya pencuri itu dihukum gantung
karena begitulah hukuman bagi seorang pencuri.
"Ah.., sayang sekali,"keluh pencuri itu ketika dalam perjalanan di
hadapan pengawal kerajaan.
"Mulai sekarang sebuah rahasia besar dari ayahku akan mati bersamaku.
Tapi saya senang bahwa saya tidak membocorkannya di hadapan Sang Baginda Raja."
"Jika Sang Baginda Raja menanam biji buah salak, maka biji salak itu akan
tumbuh dan berbuah hanya dalam semalam. Kalau tidak ada saya, dapatkah itu
terjadi ? Itulah rahasia yang telah diajarkan ayahku kepadaku dan aku harus
terus merahasiakannya," katanya dengan pandangan sayu.
Sang Raja pun ternyata ingin tahu. "Tentang rahasia itu kamu harus
menunjukkan kepadaku," kata Sang Raja tidak percaya lalu memerintahkan
pengawalnya memetik buah salak dari kebun kerajaan.
Bersama dengan Pegawai Kerajaan, Pengawal Kerajaan dan Sang Raja pergilah
Si Pencuri malang itu ke kebun kerajaan.
Si Pencuri mulai menggali tanah dan membuat kubangan kecil untuk biji
buah salak di tangannya.
Namun ia tidak segera meletakkan biji salak tersebut ke kubangan kecil
yang telah di buatnya. Selanjutnya ia berdiri dan berkata, "Saya bisa membuat
sebuah mukjizat, jika orang lain yang meletakkan biji salak ini ke kubangan
kecil itu. Saya sendiri tidak boleh meletakkan biji salak ini ke kubangan kecil
itu. Hanya seorang yang belum pernah mencuri atau mengambil sesuatu dari orang
lain, apa yang bukan menjadi haknya boleh meletakkan biji salak ini.
Karena saya seorang pencuri maka harus salah satu dari kalian yang
melakukannya.
Pegawai Kerajaan, Pengawal Kerajaan dan Sang Raja terdiam. Situasi
menjadi hening. Yang terdengar hanyalah suara burung berkicau dan lebah yang
mendengung.
Si Pencuri menoleh ke Pengawal Kerajaan dan memohon, "Sudikah Tuan
meletakkan biji salak ini ?"Pengawal Kerajaan itu mulai gemetar dan berkata
lirih, "Biji salak itu tidak akan tumbuh, jika aku yang meletakkannya. Dulu
ketika saya masih muda, saya pernah mencuri."
Lalu Si pencuri itu berpaling ke Pegawai Kerajaan dan berkata, "Sudikah
Tuanku melakukannya?"
Pegawai Kerajaan itu tampak pucat lalu menundukkan kepalanya, "Saya juga
tidak bisa melakukannya," katanya lirih,
" Saya juga pernah mencuri."
Kini Tinggal Sang Baginda Raja. Kata si Pencuri itu, "Tuanku Baginda
Raja, Tuankulah satu-satunya orang yang belum pernah mengambil barang milik
orang lain yang bukan menjadi hak, Baginda.
Jadi, sudikah Tuanku Raja meletakkan biji buah delima ini ?"
Tiba-tiba saja wajah Sang Raja menjadi pucat pasi. Ia terdiam membisu
lalu menggoyangkan pundaknya.
"Saya juga pernah mengambil barang milik kerajaan tanpa sepengetahuan
siapapun.
Lalu Si pencuri memecah keheningan dengan berkata,"Sang Baginda Raja,
Tuanku adalah seorang yang berkuasa dan kaya raya. Tak satu pun berkekurangan.
Dan sekarang tak satu pun di antara kalian mampu menumbuhkan biji buah salak
ini. Oh... malang sekali nasibku. Aku yang baru akan mengambil nasi, supaya
rasa laparku hilang akan digantung," keluhnya.
"Kamu sungguh bijaksana!" sahut Sang Raja tiba-tiba sambil menatap Si
Pencuri yang kelihatan sangat sedih.
"Kamu telah menunjukkan kepada kami bahwa tak seorang pun sempurna.Saya
membatalkan keputusan hukum gantungmu. Kamu bebas. Dan sebagai tanda terima
kasihku, saya menghadiahi kamu kalung permata kerajaan milik ayahandaku.
Pergilah sekarang ! Kamu telah membuka mataku.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Great things are happening at Yahoo! Groups. See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/SktRrD/hOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/