Cara Mudah Menikmati Hidup.
Tutuplah kepedulian kepada sesama yang lagi susah...

Bagi saya,hidup ini  sering gundah karena tak mampu menolong sodara2 yang
susah,terkadang..hidup ini terasakan kurang begitu indah.

Salam



> Mas Agus,
> Bagaimana kita bisa menikmati hidup kalo masih ada sodara yang mati
> kelaparan, mati karena gizi buruk di daerah yang katanya merupakan
> lumbung pangan ?
>
> Entahlah, saya kalo ingat ini, masih saja ingin menangis. Alangkah
> berdosanya kita sebagai tetangga (jauh), membiarkan tetangga (jauh)
> mati kelaparan. Bukankan ada hadist Nabi SAW yang mencela perbuatan
> ini?
>
> Apa yang bisa kita perbuat, mas Agus? Menikmati hidup kita saja?
> Kita lapar, kita bisa makan. Bagaimana mereka lapar? Tidak ada yg bs
> dimakan. Mereka makan daun-daunan yang diramu menjadi jamu.
> Kita lelah, kita bisa istirahat. Bagaimana mereka lelah? Tidak ada
> uang masuk!.
>
> Dalam sholat, kita kadang kala membaca surat Al-Maa'uun:
>
> 1. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
> 2. Itulah orang yang menghardik anak yatim,
> 3. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.
> 4. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,
> 5. (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya,
> 6. orang-orang yang berbuat riya
> 7. dan enggan (menolong dengan) barang berguna
>
> Inilah yang dituntut kpd orang-orang yang mendirikan sholat.
> Bagaimana ini tidak mengundang murka Allah. "Kamu sholat tapi kamu
> lalai, riya', enggan menolong dengan hartamu, tidak menganjurkan
> memberi makan org miskin, menghardik anak yatim. Kamu telah
> mendustakan agamamu"
>
> Semoga dengan sholat, mata hati menjadi terbuka utk menolong sesama.
>
> wassalam,
>
>
>
>
>
> --- In [email protected], "RM Danardono HADINOTO"
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>
>> --- In [email protected], "agussyafii" <agussyafii@> wrote:
>> >
>> > Cara Mudah Menikmati Hidup
>> >
>> > Cara mudah menikmati hidup yang perlu anda lakukan,
>> > Sholatlah. Perhatikanlah yang sulit menjadi mudah.
>> > Jika anda lapar, makanlah
>> > Jika anda lelah, istirahatlah.
>> >
>> > Jika tidak ada yang rusak, kenapa mesti repot memperbaiki.
>> > Sampai anda menyadari bahwa diri anda sekarang
>> > sedang menikmati hidup.
>> >
>> >
>> > Wassalam,
>> > Agussyafii
>>
>> Bagaimana dengan saudara saudara kita di Porong, para pemulung dan
>> yang terancam banjir di tepi sungai (Ciliwung, bengawan Solo,
> dsb)?
>> Seperti mbak Lina tulis, bukankah yang sedap yang hadir di
> pernikahan
>> Prayogo? 90% manusia di negeri ini sih nggak dilibatkan dalam
> hidup
>> yang indah...menikmati? boro boro..
>>
>> betul nggak?
>>
>
>
>


Kirim email ke