--- In [email protected], "masdimas62" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Salam,
> 
> Memangnya kenapa dengan Ahmadiyah? Baru kena SKB saja sudah 
> didiskrimiasi, kehilangan hak membela diri. Sungguh biadab.
> Seorang polisi, sedang bertugas maupun tidak, terpanggil untuk 
> memberikan perlindungan kepada masyarakat. Menenangkan kerusuhan. 
> Terlebih-lebih untuk keluarga sendiri. Apa kata keluarga, kalau ada 
> yang celaka saat sedang pergi dengan anggota polisi. 
> "Mosok polisi nggak bisa melindungi?" Nah, kan. Salah lagi.
> Hal yang sama berlaku untuk wartawan, sedang dalam tugas atau tidak, 
> bila ada kejadian, secara otomatis wartawan harus melakukan 
> koordinasi dengan redaktur piket. Syukur-syukur ikut meliput. 
> Setidaknya ini yang berlaku di media saya. 
> Polisi terikat kontrak untuk menjaga ketertiban hukum sipil di 
> masyarakat. Sedang dinas maupun tidak. Sama dengan tentara yang siap 
> siap setiap waktu membela negara DARI SERANGAN negara asing. 
> Lihat saja film "Die Hard". Memangnya Bruce Willis sedang dalam 
> tugas, ketika menghajar teroris yang merampok dan menyandera 
> isterinya ? 
> Nggak nyambung?! Sama... 
> 
> Wassalam,
> 
> 
> Dimas.
> 
> --- In [email protected], "asih prasetya" <asih.prasetya@> 
> wrote:
> >
> > Masalahnya bukan dia Ahmadiyah atau bukan..
> > 
> > Tapi bahwa dia mengacungkan pistol setelah diserang FPI
> > Bukan sebagai tindakan provokasi seperti yang dituduhkan selama ini
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > -----Original Message-----
> > From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On 
> Behalf
> > Of Satrio Arismunandar
> > Sent: 26 Juni 2008 9:04
> > To: [email protected]
> > Cc: HMI Kahmi Pro Network; jurnalisme; news Trans TV; Forum Kompas; 
> Syiar
> > Islam; kampus tiga
> > Subject: [ppiindia] Jika polisi, membawa keluarganya yang 
> Ahmadiyah, ikut
> > demo massa AKKBB....
> > 
> > Soal polisi pembawa pistol (yang diklaim sebagai pistol mainan) itu 
> membawa
> > keluarga (anak, istri, mertua) nya, yang diakui sebagai pengikut 
> Ahmadiyah,
> > hal itu sudah dinyatakan tegas oleh Humas Polri, berdasarkan 
> pemeriksaan
> > terhadap polisi bersangkutan. Saya bertemu langsung dan mendengar 
> langsung
> > keterangan itu dari Kadiv Humas Polri di Mabes Polri Jakarta 
> kemarin.
> > Kata Kadiv Humas, polisi itu di sana TIDAK dalam tugas. Jadi dia 
> pergi ikut
> > massa AKKBB atas inisiatif pribadi. 
> > Persoalan jadi makin rumit..... Kalau dia sekedar anggota intel, 
> yang
> > bertugas menyusup dan menyamar untuk memberi pengamanan, saya malah 
> bisa
> > paham. Memang tugas polisi untuk mengamankan situasi. 
> > Tapi kalau dia sendiri anggota Ahmadiyah?
> >
>


Kirim email ke