bisikan GUS Radityo emang paling top dah!
yg bw pistol emang POLISI tp anggota ahmadiyah yg gabung ke aksi akkbb hehe
kesimpulannya: yg bw pistol ya anggota akkbb!
bukan bgitu Gus Radit?


----- Original Message ----
From: Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Cc: HMI Kahmi Pro Network <[EMAIL PROTECTED]>; jurnalisme <[EMAIL PROTECTED]>; 
news Trans TV <[EMAIL PROTECTED]>; Forum Kompas <[EMAIL PROTECTED]>; Syiar 
Islam <[EMAIL PROTECTED]>; kampus tiga <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, June 26, 2008 9:04:17 AM
Subject: [ppiindia] Jika polisi, membawa keluarganya yang Ahmadiyah, ikut demo 
massa AKKBB....


Soal polisi pembawa pistol (yang diklaim sebagai pistol mainan) itu membawa 
keluarga (anak, istri, mertua) nya, yang diakui sebagai pengikut Ahmadiyah, hal 
itu sudah dinyatakan tegas oleh Humas Polri, berdasarkan pemeriksaan terhadap 
polisi bersangkutan. Saya bertemu langsung dan mendengar langsung keterangan 
itu dari Kadiv Humas Polri di Mabes Polri Jakarta kemarin.
Kata Kadiv Humas, polisi itu di sana TIDAK dalam tugas. Jadi dia pergi ikut 
massa AKKBB atas inisiatif pribadi. 
Persoalan jadi makin rumit..... Kalau dia sekedar anggota intel, yang bertugas 
menyusup dan menyamar untuk memberi pengamanan, saya malah bisa paham. Memang 
tugas polisi untuk mengamankan situasi. 
Tapi kalau dia sendiri anggota Ahmadiyah?

----- Original Message ----
From: mediacare <[EMAIL PROTECTED] net.id>
To: Ahmadi Agung <[EMAIL PROTECTED] co.id>; zamanku <[EMAIL PROTECTED] .com>; 
[EMAIL PROTECTED] s.com
Sent: Thursday, June 26, 2008 8:43:18 AM
Subject: [ppiindia] Sumber berita bohong - Re: Pria Berpistol di Monas .....

Artikel di bawah ini dikirim oleh orang yang suka memutar balikkan fakta dan 
suka berbohong.

Sudah jelas linknya (Redaksi) kalau diklik otomatis ke situs swaramuslim. com, 
tapi ditulis artikelnya bersumber dari Metro TV.

----- Original Message ----- 
From: Ahmadi Agung 
To: Artasastha Palob ; Purwanto PDC ; Gabriella Rantau ; Roslina Podico ; 
[EMAIL PROTECTED] com ; Andik.Yudiarto@ antam.com ; [EMAIL PROTECTED] com ; 
[EMAIL PROTECTED] com ; [EMAIL PROTECTED] com ; rm_danardono@ yahoo.de ; [EMAIL 
PROTECTED] nl ; ndhutabarat@ yahoo.de ; tony_picasso@ yahoo.com ; [EMAIL 
PROTECTED] com ; thesaintsnow@ gmail.com ; dakwah_umat@ yahoo.com ; [EMAIL 
PROTECTED] com ; [EMAIL PROTECTED] co.id ; [EMAIL PROTECTED] com ; [EMAIL 
PROTECTED] com ; [EMAIL PROTECTED] com ; daniel_pdssurabaya@ yahoo.co. id ; 
alvindaniel_ [EMAIL PROTECTED] com ; erikani.milis@ yahoo.co. id ; 
feifei_fairy@ yahoo.com. sg ; [EMAIL PROTECTED] com ; jose.patrick@ gmail.com ; 
krisnawanputra@ yahoo.co. id ; [EMAIL PROTECTED] co.uk ; [EMAIL PROTECTED] com 
; musliminsuffer@ gmail.com ; ptr_emanuel@ yahoo.com ; robert_hlm80@ yahoo.com 
; [EMAIL PROTECTED] com ; rudy_lumbantobing@ yahoo.com ; mohammad-riyadi. 
tampubolon@ unilever. com ; [EMAIL PROTECTED] com ; [EMAIL PROTECTED] com ; 
[EMAIL PROTECTED] com ;
[EMAIL PROTECTED] com ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] astra.co. id ; 
muskitawati@ yahoo.com ; [EMAIL PROTECTED] net.id ; alya.thahir@ yahoo.co. uk ; 
[EMAIL PROTECTED] com ; [EMAIL PROTECTED] id ; linda.tilatang@ gmail.com ; 
uztadmurtad@ yahoo.com ; riri_fawzan@ yahoo.gr ; [EMAIL PROTECTED] s.com ; 
[EMAIL PROTECTED] co.uk ; [EMAIL PROTECTED] se ; majulahindonesia@ gmail.com ; 
[EMAIL PROTECTED] nl ; debat_islam- [EMAIL PROTECTED] ups.com ; kebenaranislam@ 
yahoogroups. com ; [EMAIL PROTECTED] .com ; putra_semarapura@ yahoo.com ; 
[EMAIL PROTECTED] com ; sedangbingung@ yahoo.com ; serikat_indonesia@ yahoo.com 
; [EMAIL PROTECTED] com ; abu.zubair1973@ gmail.com ; [EMAIL PROTECTED] com ; 
[EMAIL PROTECTED] com ; achmad.muzamil@ conocophillips. com ; ancient_gotyk@ 
yahoo.com ; angel_230681@ yahoo.com ; [EMAIL PROTECTED] net.id ; mhdsimatupang@ 
gmx.de ; [EMAIL PROTECTED] co.id ; [EMAIL PROTECTED] nl ; tionghoaindonesia@ 
yahoo.com ; taufiqism500@ hotmail.com ; [EMAIL PROTECTED] com ;
teguhdjojoargono@ yahoo.com ; [EMAIL PROTECTED] p.co.id ; [EMAIL PROTECTED] id 
; al-ukhuwah-islamiya [EMAIL PROTECTED] com ; [EMAIL PROTECTED] com ; [EMAIL 
PROTECTED] com ; riri_fawzan@ yahoo.gr ; tionghoaindonesia@ yahoo.com ; [EMAIL 
PROTECTED] id ; Andik.Yudiarto@ antam.com ; [EMAIL PROTECTED] 
Sent: Wednesday, June 25, 2008 4:30 PM
Subject: Pria Berpistol di Monas .....

Pria Berpistol di Monas Ternyata Memang Massa AKKBB
Oleh : Redaksi 25 Jun 2008 - 4:00 pm 

Teka-teki siapa pria berpistol dengan kostum AKKBB dalam rusuh Monas, Ahad 
(1/6) akhirnya terkuak. Dia adalah Brigadir Kepala Iskandar, anggota polisi 
Polres Metro Tangerang. Iskandar telah ditangkap satuan provoost polisi di 
kediamannya di Tangerang dan kini masih dalam penyidikan.

Menurut Kadiv Humas Mabes Polri, Bripka Iskandar saat ikut aksi AKKBB di Monas 
bukan dalam rangka tugas kepolisian, namun inisiatif pribadi. "Dia mengantar 
mertua, isteri, dan anak karena diundang Ahmadiyah, " ujar Kadiv Humas Mabes 
Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira, di Mabes Polri Jakarta (23/6).

Saat ditanya apakah itu berarti Iskandar seorang pengikut aliran sesat 
Ahmadiyah? Abubakar mengelak, "Kita masih teliti. Masih dalam pemeriksaan 
provoost." 

Namun Abubakar menambahkan bahwa mertua, isteri, dan anaknya memang ikut aliran 
sesat Ahmadiyah.

Walau AKKBB mengaku Bripka Iskandar bukan anggotanya, tapi sudah jelas 
keikutsertaan Iskandar dalam demo provokatif AKKBB di Monas awal Juni lalu 
adalah bagian dari massa AKKBB. Sebab, jika bukan anggota, mengapa Iskandar 
dibiarkan ikut, malah ikut mengenakan pita merah tanda anggota AKKBB di lengan 
kiri. Seharusnya, korlap demo AKKBB mengusir Iskandar jika Iskandar memang 
bukan bagian dari massa AKKBB. 

Sebab itu, Polri seharusnya lebih serius dan lebih adil dalam menangani kasus 
rusuh Monas ini. Habib Rizieq harus dibebaskan karena tidak bersalah demi 
hukum. Dan yang harus diseret ke dalam penjara adalah aktor-aktor intelektual 
AKKBB baik yang berada di lapangan maupun yang menskenariokan bentrok, karena 
mereka memang menginginkan rusuh dalam aksi tersebut.

Kelompok Ahmadiyah juga harus ditangkap agar bisa diperiksa secara intensif 
mengapa dalam aksi di Monas awal Juni lalu tersebut melakukan provokasi dengan 
mendekati kelompok umat Islam di mana FPI ada di sana, padahal itu bukan jalur 
aksi unjuk rasa AKKBB. Kita tunggu keberanian Polri untuk bersikap adil dalam 
membongkar kasus rusuh Monas, sebab jika tidak, jangan salahkan jika umat Islam 
bertindak sendiri menegakkan keadilan agama Allah SWT ini dalam kasus tersebut.

sumber : MetroTV

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

    


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke