apapun itu....mau dibahas  dr sisi agama sampai masalah 
pengangguran, apapun bahasanya....

yang biasa merokok, pasti udah kebakaran jenggot !!!!!!!




On Sat, 16 Aug 2008 00:24:44 +0800 (SGT)
  budi_arliusputra Putra <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> Itu kan bisa2nya kak Seto aja...yang sedang, lagi dan 
>pengen cari perhatian........
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> --- Pada Jum, 15/8/08, masdimas62 <[EMAIL PROTECTED]> 
>menulis:
> Dari: masdimas62 <[EMAIL PROTECTED]>
> Topik: [ppiindia] Re: Fatwa Haram Rokok Mesti Didukung
> Kepada: [email protected]
> Tanggal: Jumat, 15 Agustus, 2008, 10:35 PM
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>    
>            Mantan Ketua MUI: Merokok Cukup Makruh Saja
> 
> 
> 
> TEMANGGUNG - Rencana Majelis Ulama Indonesia (MUI) 
>mengeluarkan fatwa
> 
> haram merokok dipandang mantan Ketua MUI Temanggung 
>Hasyim Afandi,
> 
> belum perlu. Secara hukum Islam, fatwa dikeluarkan untuk 
>suatu masalah
> 
> yang tidak ada ketegasannya dalam rujukan hukum seperti 
>Alquran dan
> 
> Sunnah.
> 
> 
> 
> "Jika suatu masalah sudah mempunyai kedudukan hukum yang 
>jelas, fatwa
> 
> tidak lagi diperlukan. Lagipula, kedudukan hukum fatwa 
>itu tidak
> 
> mengikat, terserah pada orang yang mau melaksanakannya, 
>" ujar Hasyim
> 
> yang kini menjabat Bupati Temanggung kepada wartawan, 
>Jumat (15/8/2008).
> 
> 
> 
> Hasyim menambahkan, fatwa ulama seharusnya tidak 
>dikeluarkan karena
> 
> mendapat pesanan dari seseorang atau sekelompok orang. 
>Melainkan harus
> 
> dilandasi dengan kondisi objektif dan penilaian yang 
>jujur. Kendati
> 
> demikian, dirinya setuju jika ada pembatasan rokok untuk 
>anak-anak dan
> 
> remaja.
> 
> 
> 
> "Golongan ini harus dilindungi oleh pemerintah agar 
>tidak rusak moral
> 
> dan kesehatannya, " imbaunya.
> 
> 
> 
> Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama 
>Temanggung
> 
> Tajudin Noor berpendapat, dalam hukum Islam tidak ada 
>satu rujukan
> 
> yang dengan tegas mengharamkan rokok. Silang pendapat 
>tentang merokok
> 
> memang diakui ada.
> 
> 
> 
> "Sebagian ulama menganggap makruh, atau hal yang 
>sepatutnya tidak
> 
> dilakukan. Sebagian lain ada yang tidak 
>mempermasalahkannya ," ujarnya.
> 
> 
> 
> Tajudin, mengutip pandangan Ahlusunah Waljama'ah yang 
>menganggap
> 
> segala sesuatu terjadi karena kehendak Tuhan. Bukan 
>semata-mata karena
> 
> teori yang dikembangkan manusia. "Misalnya, merokok 
>merugikan
> 
> kesehatan, itu biasanya. Tapi tidak serta-merta terjadi. 
>Hukum
> 
> kausalitas seperti itu tidak selalu menjadi kenyataan," 
>ujarnya.
> 
> 
> 
> Secara khusus dia memperhatikan dampak ekonomi yang akan 
>terjadi di
> 
> Temanggung jika fatwa haram merokok jadi dikeluarkan.
> 
> 
> 
> "Sudah, rokok itu makruh saja, tidak usah yang lain," 
>tegasnya.
> 
> 
> 
> Seperti diketahui, Kabupaten Temanggung merupakan salah 
>satu daerah
> 
> penghasil tembakau terbesar di Indonesia. Kualitas 
>tembakau asal
> 
> daerah ini diakui banyak pihak merupakan kualitas yang 
>terbaik. Salah
> 
> satu jenis tembakau, yaitu tembakau Srintil bisa dijual 
>dengan harga
> 
> Rp400 ribu per kilogram. (Nazarudin Latief/Sindo/ lsi)
> 
> 
> 
> --- In [EMAIL PROTECTED] s.com, "RM Danardono 
>HADINOTO"
> 
> <rm_danardono@ ...> wrote:
> 
>>
> 
>> Yang menyedihkan ya inilah. Organisasi agama hanya 
>>memperkuat proses 
> 
>> pembodohan rakyat.
> 
>> 
> 
>> Seharusnya kita semua, ya pemerintah, lembaga lembaga 
>>sosial, 
> 
>> sekolah, dan seperti anda katakan, KELUARGA, haruslah 
>>menanamkan 
> 
>> keburukan merokok bagi kesehatan kita yang merokok, DAN 
>>yang turut 
> 
>> menghisap asap rokok.
> 
>> 
> 
>> Seorang sahabat saya di Jerman, yang tadinya aktif 
>>olahraga sepeda, 
> 
>> ikut Tour de France, tetapi perokok berat, akhirnya 
>>dipotong paru 
> 
>> parunya, tak mungkin lagi berolahraga sepeda, dan, 
>>kehilangan 
> 
>> pekerjaannya sebagai sales representative sebuah pabrik 
>>alat 
> 
>> kedokteran.
> 
>> 
> 
>> TAK pernah, sebuah organisasi keagamaan dibutuhkan untuk 
>>pekerjaan 
> 
>> pendidikan kesehatan ini. Apalagi dengan argumentasi 
>>Tuhan, langit, 
> 
>> surga dan neraka!
> 
>> 
> 
>> Pointnya disini adalah: agama dipakai sebagai pentungan, 
>>untuk seolah 
> 
>> menjadi pahlawan, padahal, merokok adalah seratus persen 
>>soal DUNIAWI!
> 
>> Nekotin menyerang paru paru, dan paru paru tak ada lagi 
>>bila kita 
> 
>> sudah di surga atau neraka, jadi TIDAK logis, 
>>mengkaitkan soal 
> 
>> merokok dengan haram haraman.
> 
>> 
> 
>> Tetapi, MUI dan sejenisnya masih akan selalu dipakai, 
>>bila sebuah 
> 
>> bangsa masih MELARAT dan TAK berpendidikan. Jadi, kita 
>>harus 
> 
>> mencerdaskan bangsa ini dahulu, untuk tidak terjebak 
>>dalam tahyul 
> 
>> tahyulan agama.
> 
>> 
> 
>> Salam
> 
>> 
> 
>> Danardono
> 
>> 
> 
>> --- In [EMAIL PROTECTED] s.com, tissa sasnida 
>><begonia_ijo@ > 
> 
>> wrote:
> 
>> >
> 
>> > Kok MUI semakin sok merasa menjadi ujung tombak Islam 
>>ya! 
> 
>> > Tak pernah ada kaitannya antara MEROKOK dengan 
>>Keharaman yang 
> 
>> nantinya masuk NERAKA.Hal yang berbeda jika kita 
>>mengaitkan antara 
> 
>> MEROKOK dengan kesehatan (Makanya ada warning di setiap 
>>bungkus 
> 
>> rokok). 
> 
>> > Mengenai perokok pada usia dini, lebih hadapkan pada 
>>lingkungan 
> 
>> sosial dan pendidikan seperti apa yang diberikan oleh 
>>sekolah di 
> 
>> Indonesia?
> 
>> > Seruan kak Seto perihal pengharaman ROKOK, alasannya 
>>sangat tidak 
> 
>> signifikan! Lingkungan keluargalah yang seharusnya 
>>memberikan 
> 
>> pemahaman tentang bahaya merokok. Apakah Para Orang tua 
>>yang merokok 
> 
>> akan bersedia menghilangkan kebiasaan buruk yang selalu 
>>di 
> 
>> pertontonkan setiap hari di depan anak2nya?
> 
>> > Kak Seto harus menanyakan hal itu Pada ratusan juta 
>>orang tua di 
> 
>> indonesia?hahahha
> 
>> > Baik sich idenya tapi akan  merugikan banyak pihak... 
>>Apalagi 
> 
>> perekonomian? ??
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> > --- On Thu, 8/14/08, RM Danardono HADINOTO 
>><rm_danardono@ > wrote:
> 
>> > From: RM Danardono HADINOTO <rm_danardono@ >
> 
>> > Subject: [ppiindia] Re: Fatwa Haram Rokok Mesti 
>>Didukung
> 
>> > To: [EMAIL PROTECTED] s.com
> 
>> > Date: Thursday, August 14, 2008, 6:22 PM
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> >     
> 
>> >             --- In [EMAIL PROTECTED] s.com, si 
>>pitung 
> 
>> <sipitung68@ ...> wrote:
> 
>> > 
> 
>> > >
> 
>> > 
> 
>> > > FATWA MUI mengatur HANYA umat islam, jd yg mrasa 
>>bukan muslim 
> 
>> bebas 
> 
>> > 
> 
>> > merokok, sekali ngerokok 10 batang jg gpp, silahkan..
> 
>> > 
> 
>> > > 
> 
>> > 
> 
>> > > 
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> > *** Umat Kristen dari gereja Advent sudah selalu TIDAK 
>>merokok. 
> 
>> Padahal 
> 
>> > 
> 
>> > mereka tak kenal MUI. Dan ini sudah mereka lakukan 
>>ratusan tahun 
> 
>> silam, 
> 
>> > 
> 
>> > sebelum MUI melek huruf, sebelum lahir..
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> > Saya sendiri tak pernah merokok, tetapi karena alasan 
>>kesehatan dan 
> 
>> > 
> 
>> > nalar, bukan soal sorga neraka. kalau udah sampai sana 
>>mah boleh 
> 
>> boleh 
> 
>> > 
> 
>> > aja merokok, kan udah nggak pake paru paru ha ha ha. 
>>kesehatan mah 
> 
>> > 
> 
>> > kesehatan aja, agama ame Tuhan gak usah di bawa bawa..
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> >       
> 
>> > 
> 
>> >     
> 
>> >     
> 
>> >    
> 
>> >     
> 
>> >    
> 
>> >    
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> >    
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> >    
> 
>> >    
> 
>> > 
> 
>> > 
> 
>> >       
> 
>> > 
> 
>> > [Non-text portions of this message have been removed]
> 
>> >
> 
>>
> 
> 
> 
> 
>      
> 
>    
>    
>       
>        
>       
>       
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>       
> 
> 
>       
>       
> 
> 
>      
> ___________________________________________________________________________
> Nama baru untuk Anda! 
> Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru 
>@ymail dan @rocketmail. 
> Cepat sebelum diambil orang lain!
> http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Flexi - Gratis bicara sepanjang waktu se-Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Speedy Gratis internetan unlimited dari pkl. 20.00 s/d 08.00 se-Jabodetabek, 
Banten, Karawang dan Purwakarta

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Nikmati akses TelkomNet Instan Week End Net hanya Rp 1.000/jam. Berlaku untuk 
Sabtu-Minggu, khusus Jawa Tengah dan DIY s/d 31 Desember 2008

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Speedy Paket Merdeka 2008, hanya Rp 99ribu sudah mendapatkan modem dan 
registrasi, diskon abonemen 50% 3 bulan pertama (tidak termasuk Speedy Warnet). 
Berlaku khusus Jawa Tengah dan DIY s/d 30 September 2008

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kirim email ke