Bagi saya
 
- Seragam pramuka itu HARUS SATU,( tanpa ada seragam lapangan,  
upacara,harian, seragam salon, pesta dll ), yang menggambarkan " alam bebas -  
enak 
dipakai/ menyerap keringat, biar tidak di strika tetap IN ( seperti blue  jean 
) - 
JADI HEMAT CERMAT DAN BERSAHAJA.
 
- Soal warna baju disesuaikan dengan golongan - KENAPA TIDAK
 
- Setengan leher PUTRA PUTRI SAMA, ( maaf kalau salah: saya belum melihat  
PITA LEHER DI KEPANDUAN MANAPUN DI DUNIA ) dengan logo GP - supaya bisa  
didaftar hak ciptanya - tidak setiap orang bisa bikin tanpa ijin Pramuka dan  
membayar hak ciptanya , JUGA BAGI ATRIBUT ATRIBUT LAINNYA.
 
- Kalaupun tetap kita pertahankan warna seperti saat ini, kita kembalikan  
kepada model dan pemilihan bahan yang semangat KEPANDUANnya kental - seragam  
yang sederhana -  gaya - praktis - enak dan mudah dipakai dipakai
 
- Dan yang paling penting adanya PERATURAN KWARNAS YANG MELARANG PEMAKAIAN  
SERAGAM PRAMUKA DISEKOLAH KECUALI PADA ACARA KEPRAMUKAAN.( Supaya orang tua  
murid tidak dibebani - keharusan - membeli seragam Pramuka - padahal anaknya  
tidak aktif di GP
 
Sekedar berpendapat, untuk menunjukan cinta GP
 
Tata
 



   


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke