--- [EMAIL PROTECTED] wrote:

> Bagi saya
>  
> - Seragam pramuka itu HARUS SATU,( tanpa ada seragam
> lapangan,  
> upacara,harian, seragam salon, pesta dll ), yang
> menggambarkan " alam bebas -  enak 
> dipakai/ menyerap keringat, biar tidak di strika
> tetap IN ( seperti blue  jean ) - 
> JADI HEMAT CERMAT DAN BERSAHAJA.

Persekutuan Pengakap Malaysia punya banyak jenis baju
seragam

>  
> - Soal warna baju disesuaikan dengan golongan -
> KENAPA TIDAK

Selera pribadi toch ?
Silakan komentar

>  
> - Setengan leher PUTRA PUTRI SAMA, ( maaf kalau
> salah: saya belum melihat  
> PITA LEHER DI KEPANDUAN MANAPUN DI DUNIA ) dengan
> logo GP - supaya bisa  
> didaftar hak ciptanya - tidak setiap orang bisa
> bikin tanpa ijin Pramuka dan  
> membayar hak ciptanya , JUGA BAGI ATRIBUT ATRIBUT
> LAINNYA.

Saya lupa lagi tapi ada yang pakai pita leher. (India
?)
Kalaupun tidak ada yang pakai, biar saja, jadi UNIK.

Dasi Pandu Rakyat Indonesia misalnya, yang putri juga
khas. Beda dengan setangan leher putra.

Masa dasi pakai lambang kitri. Jelek banget dan tidak
punya makna.

>  
> - Kalaupun tetap kita pertahankan warna seperti saat
> ini, kita kembalikan  
> kepada model dan pemilihan bahan yang semangat
> KEPANDUANnya kental - seragam  
> yang sederhana -  gaya - praktis - enak dan mudah
> dipakai dipakai

Akur
>  
> - Dan yang paling penting adanya PERATURAN KWARNAS
> YANG MELARANG PEMAKAIAN  
> SERAGAM PRAMUKA DISEKOLAH KECUALI PADA ACARA
> KEPRAMUKAAN.( Supaya orang tua  
> murid tidak dibebani - keharusan - membeli seragam
> Pramuka - padahal anaknya  
> tidak aktif di GP

Kata anda dulu, Kwarnas mana bisa ngatur sekolah.

Hendro




       
____________________________________________________________________________________
Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news, 
photos & more. 
http://mobile.yahoo.com/go?refer=1GNXIC

Kirim email ke