Salam Pramuka!
Wah diskusinya mulai seru nih....Saya senang sekali dan kagum pada Kakak-kakak
disini yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kemajuan Gerakan pramuka
Indonesia. Sebenarnya persoalan seragam Pramuka hanyalah salah satu
permasalahan saja diantara(mungkin) sekian banyak permasalahan yang mungkin
sedang dihadapi Gerakan Pramuka saat ini.
Terlepas dari keragaman pendapat kakak-kakak yang ada, satu hal yang dapat saya
simpulkan sementara ini ialah: "bahwa persoalan seragam adalah persoalan yang
tidak dapat kita remehkan juga."setuju kakak-kakak?
Memang benar soal seragam tidak terlepas dari keadaan kesejahteraan ekonomi
para anggotanya. Adalah benar juga bahwa persoalan seragam berkaitan dengan
kebijakan sekolah dan Gudep yang berhubungan langsung dengan peserta ataupun
KWARNAS selaku masinis gerakan Pramuka Indonesia.
Saya setuju sekali pada pendapat kakak-kakak yang mengatakan bahwa, seragam
pramuka mestilah satu saja. Namun, sungguh luar biasa kalau memang ada seragam
seperti itu. Bukankah seluruh kegiatan dan tujuan gerakan pramuka harus
termanifestasikan dalam seragamnya? Bayangkan betapa multifungsional-nya kalau
ada seragam seperti itu. Sudah tentu faktor bahan, fungsi, Keselamatan,
ketahanan, kepraktisan dan kenyamanan akan menjadi PR berikutnya.Dalam kondisi
perekonomian Indonesia seperti saat ini, bukan tidak mungkin seragam seperti
ini harganya cukup tinggi dan belum tentu terjangkau semua kalangan.
Tentara saja yang notabene aktifitasnya cukup menyulitkkan mereka
berganti-ganti pakaian seragam (dalam situasi peperangan misalnya), memiliki
beberapa seragam. Apalagi seorang pramuka yang banyak jenis aktifitasnya, baik
itu aktifitas lapangan maupun aktifitas dalam ruangan. Tentara pada dasarnya
tidak memiliki fokus kepentingan di bidang seni dan budaya, Kemajuan sains,
Pengembangan generasi muda, kemanusiaan ataupun pengabdian pada masyarakat.
Tugas mereka adalah menjaga pertahanan dan ketahanan negara dari sisi fisik.
Berbeda dengan Gerakan Pramuka yang memiliki semua kepentingan itu sekaligus.
ketahanan negarapun bahkan menjadi hal yang ditanamkan pada seorang anggota
Pramuka dari sisi mental kebangsaannya. Hal tersebut jelas berkaitan dengan
seragam yang akan mereka kenakan tentunya. Bayangkan akan ada berapa jenis
seragam semestinya Pramuka itu, mengingat luasnya cakupan bidang didalamnya.
sebut saja kegiatan beternak misalnya. Masa iya pakai setangan leher? masa iya
juga pembina tidak menyarankan anak didiknya tidak memakai sepatu boots,
masker dan sarung tangan? bagaimana dengan ancaman bakteri dan kemungkinan
berbagai penyakit seperti Flu burung misalnya?Bukankah pembina harus memikirkan
juga keselamatan anak didiknya?dan bukankah hal tersebut ujung-ujungnya
berkaitan dengan keseragaman juga?
itu hanyalah baru salah satu contoh saja dari kegiatan Pramuka. bagaimana
dengan seni budaya?bakti sosial dll?waduh...berapa banyak jenis seragam dan
aksesoris pramuka semestinya ya???berapa pula biaya yang harus dikeluarkan
anggota Pramuka?pastinya mahal sekali dan akan memberatkan juga. Dilematis
jadinya kan?opsi satu jenis baju Pramuka atau banyak jenis saya rasa sama saja:
Ujung-ujungnya duit!
Asal tahu saja kakak-kakak, semua hal tersebut adalah kajian bidang yang harus
dipikirkan oleh seorang perancang seragam. Selain faktor yang sudah saya
sebutkan diatas, seragam pun harus bersifat ekonomis bagi penggunanya. Untuk
apa buat seragam yang fungsinya edan banget kalau harganya saja tidak
terjangkau?bukan main sulitnya memikirkan seragam ini. Teorinya sih desain yang
baik itu harus "Form Follow Function"(bentuk mengikuti fungsi), pada
praktiknya(apalagi di negara-negara berkembang) sulit sekali....Apa sih fungsi
kegiatan Pramuka?ditujukan bagi siapa sih kegiatan Pramuka itu?apa saja sih
kegiatan dalam kepramukaan?setelah seorang perancang dapat menjawab itu semua,
barulah ia dapat mulai bertanya: lantas seperti apa Pramuka semestinya
berseragam?
Kurang bijak juga rasanya kalau kita hanya membandingkan kenyataan seragam
kepanduan yang ada sekarang pada berbagai negara tanpa mengetahui bagaimana
proses negara-negara tersebut mengembangkan seragam ini. BSA saja yang bisa
kita katakan sudah sangat "aware" dengan desain seragam , setahu saya tidak
sebentar perjalanannya dalam mengembangkan urusan seragam ini. Sampai-sampai
harus menggunakan jasa perancang busana profesional Oscar de la Renta pada
tahun 1980.
Menurut saya ini tantangan yang harus dijawab oleh milis ini!hanya sebatas
saran, kurang bijaksana rasanya kalau kita mencari-cari siapa yang salah di
negara kita ini!banyak banget yang salah kalau mau diulik-ulik sih, ngga akan
ada habis-habisnya...kakak-kakak atau saya pribadipun mungkin adalah salah satu
yang salah juga...Setidaknya sudah cukup baik kalau forum ini secara intens
membahas kemajuan Pramuka baik itu seragam atau masalah-masalah lainnya.
Mulailah menerapkan apa yang kakak-kakak pikir itu baik, entah di Gudep yang
kakak-kakak pimpin, di Kwarran dll. Toh menurut saya kadang permasalahan di
berbagai daerah belum tentu sama! Logikanya, Penyelesaiannyapun mesti
ditangani dengan pendekatan yang berbeda pula...Pendekatanya saja lho, bukan
esensi dari Gerakan Pramukanya!!!Esensi Gerakan Pramukanya haruslah satu dan
tetap satu!
Semoga membawa kebaikan!
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo!
Answers
[Non-text portions of this message have been removed]