muter2 tahunya nembak masalah feminin maskulin di Islam; dimana Islam secara jelas membagi fungsi keduanya; dimana sebenarnya sistim dimanapun juga sama; hanya tak secara jelas ditulis. Cobalah buat analisanya yang lebih mendalam mengenai hal ini ! berapa persen perempuan Islam yang taak baahaagia ? trus berapa persen pula perempuan tak puas di kristen. Baru bikin kesimpulan; jaangan sekali tengok tanpa analisaa apapun sudah langsung ke KESIMPULAN. itu namaanya main gampang2an daan ujungnya juga bisa FITNAH yang terjadi.
Ya kalau kaya si jusfiq atau itemabu sih gak apa2; karena mereka berdua memang tak tahu MALU ! Jadi apa saja buat mereka berdua sah2 saja. --- On Thu, 19/7/12, liver_duke <[email protected]> wrote: From: liver_duke <[email protected]> Subject: [proletar] doktrin vs fitnah To: [email protected] Received: Thursday, 19 July, 2012, 9:25 AM jika ibarat musik, bagi para kebanyakan memang agak susah buat membedakan antara bitels dgn kusplus. hanya dgn jawaban mereka "beda bahasa" atau laen negara, itu bukan fundamental. sehingga memang gak bisa diharapkan dari para orang kebanyakan begini, buat diajak ngobrol hal genesis apalagi bisa memahami esensi dan signifikansi antara peter gabriel dgn phil collins. serta orang kebanyakan beginipun relatif sulit untuk menerima info dan fakta bahwa "pele is dead" dan brazil gak lagi identik dgn sepak bola berikut reputasinya. spanyol adalah penguasa baru untuk dekade ini, para kepala batu itupun tetap mengabaikannya sembari mati2an mempertahankan paham mereka secara kolektif yg disebut doktrin. salah satu ciri2 para kebanyakan ini adalah lebih mudah mencari alasan sbg pembenaran, jika perlu dgn cara mengalihkan topik atau yg sering disebut jusfiq, "memfitnah", ketimbang mencari tahu sbg kebenaran bahkan nyali bertanya. ibarat para divers saban turun 1 m, mereka kudu equalizing. inisiatif pemilahan berdasarkan 6 asumsi, adalah reaksi cerdas. namun reaksi saja gak cukup kalau eksekusi akhirnya gak terjadi gol, di sinilah perbedaan kualitas antara balotelli dgn torres. "kim" <kimhook@> mungkin vulgar dalam menyikapi, gak jauh beda dgn vulgarnya pilihan sebutan gabriel dgn collins, atau brazil dgn spanyol atau balotelli dgn torres. tapi semua ada arguenya. tapi pula dgn lantas menanggapi jadi "pingin kenalan ya", adalah keluar dari esensi. apalagi diikuti "ngga demen tuh sama orang yg rasis", semakin kabur dan fenomena begini yg disebut fitnah. karena jika ada niat perenungan mendalam sekaligus introspeksi, justru akang ade malah sedang menasehati ttg bahaya paham rasis. antara lain kaum perempuan hanyalah property jika sudah diikat oleh pria bernama suami, dan paham tsb bisa tumbuh subur sambil terus merasuk krn adanya doktrin secara sistemik dan sistematis, merupakan alat utama dan ampuh bagi tiap kepercayaan apapun. apa harus lebih vulgar lewat kisah reformasinya martin luther? --- "arra_s" <arra_s@...> wrote: > > > postingan ini isinya cuma pingin tahu tentang diri saya.. > ada 6 asumsi.. yg kalo di bikin jadi pertanyaan kira kira gini : > > arra apakah kamu bekerja di korea ? > apakah kamu perawan tua? > apakah kamu pergi-pergi tanpa kawalan lelaki? > apakah kamu muslim KTP? > apakah kamu pemadat? > apakah kamu pergi ke pabrik di ulsan pakai burka? > > pingin kenalan ya?? > > tapi saya ngga demen tuh sama orang yg rasis.. > jadi maaf maaf aja ya.. > > > --- In [email protected], "kim" <kimhook@> wrote: > > > > --- In [email protected], "arra_s" <arra_s@> wrote: > > > > ... > > >saya sih penonton saja, karena ngaku untuk yg beginian, > > >tertinggal jauh di belakang.. > > ... > > > > Oh ! > > Jangan salah, justru keterbekangan kamu dalam soal Islam, > > malahan itu yang membuat kamu bisa bekerja du Korea Selatan. > > Sebagai perawan tua, tapi toh kamu merdeka untuk pergi ke- > > tempat yang kamu inginkan dengan tanpa kawalan lelaki. > > > > Kalo boleh kasih saran, justru dalam kategori muslim, yang > > dinamakan muslim KTP itu lah yang masih mendingan sebagai > > manusia. > > > > Ibarat madat, sekali kamu masuk perangkap kedalam lingku- > > ngan yang lebih jero, akan merepotkan kamu sendiri. Kalo > > sudah jadi pemadat dan kamu pergi ke pabrik di Ulsan dengan > > memakai burka, bisa celaka utuk bertahan dipekerjaan kamu. > > > > okeh ? > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
