Saya ulang... Jadi Dipo itu memang bangsat...
Dia yang stress, dia yang menderita tekanan darah tinggi lalu dia kacau gelanggang diskusi ini dengan menjadikannnya sebagai katup... Dan selama bertahun-tahun dia sebar fitnah dan dusta serta fikiran sedeng yang tentu saja mengacau suasana diskusi... Pada hal begitu banyak masaalah yang perlu didiskusikan secara sungguh-sungguh untuk mencari jalan buat membenahi apa yang buruk dan apa yang busuk di Indonesia yang dedel duwel itu. Dan dia bukannnya menghargai orang seperti Sunny yang menyediaian waktunya untuk menarik perhatian orang akan keburukan dan kebusukan yang begitu banyak di Indonesia.... Dia juga tidak menghargai usaha item abu yang berusaha menunjukkan dengan bukti, betapa bodohnya orang Islam Indonesia yang diabad ke XXI ini masih bersedia memeluk agama najis Islam yang begitu jelas hanyalah takhayul hasil khayalan orang Arab primitif... Saya tidak akan menyalahkannnya bila dia tidak punya waktu dan kapaitas intelektuil untuk menanggapi dengan cerdas tulisan item abu dan sunny serta tulisan orang lain yang datang dengan sungguh-sungguh untuk berdiskusi. Tapi mengacau ruang diskusi ini sembari menjadikannnya sebagai katup peringan penderitaan hidupnya yang berat adalah perbuata yang sungguh nista. Kerak kenistaan. --- In [email protected], "ajeg" <ajegilelu@...> wrote: > > > Khas omongan fasis orba yang gampang tersengat omongan orang lalu > jejeritan menuduh orang itu pengacau. Tentu sambil tak lupa menunjukkan > apa-apa yang dianggapnya sebagai "barang bukti". > > Begitulah fasis. Sangat miskin argumentasi. Kalaupun punya, maka argumennya > tak pernah cukup meyakinkan, bahkan untuk meyakinkan dirinya sendiri. > Miskin keyakinan. Bayangkan fasis miskin yang masih disangga tunjangan > sosial. > Kemiskinan apa lagi yang dia nggak punya? > > Itu sebabnya para dungu bermental fasis selalu membutuhkan penyangga > berupa "barang bukti". Yah, sekurangnya untuk memperkencang jerit sirinenya. > > > --- "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> wrote: > > > safin _blanc dengan jelas bilang dia ngirim posting kesini buat ngaco... > > > > Omongan Dipo nggak jauh dari omongan safin _blanc itu dengan menganggap > > ruang > > diskusi ini sebagai "Katup.;;(yang) sangat baik untuk mengurangi tekanan > > darah > > tinggi :) stress dll, sehingga orang bisa kembali ke dunia nyata dengan > > enteng, fresh." > > > > Dan Pinpin mengikuti jejak mereka dengan berkata bahwa dia > > mengangap ruang diskusi ini sebagai "toilet umum. dikentutin, dipipisin, . . > > trus ditinggalin. . . :) sekedar tempat untuk menghilangkan kebelet pipis > > atawa sakit > > perut :) ..... > > > > Artinya juga sekedar ngaco. > > > > Dan yang dilakukan Abbas Amin, arra_s, ayub yahya, PAREWA PAREWA, > > rezameutia, > > Roman Proteus, Tawang dan para penjilat pantat mereka Suryana dan Teddy > > juga > > nggak beda kok. > > > > Islam itu, saya bilang dan saya ulang adalah biang onar, biang kekacauan... > > > > Dan para penjilat pantat orang Islam itu juga iut-ikut jadi pengacau. > > > > > > > > > > > > > > > > > > Islam itu, saya bilang dan saya ulang memang biang onar... > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
