Ya gimana dunk, esensi kita beragama adalah untu menjawab apa Ɣªήƍ terjadi setelah kematian. Dalam Agama kristen terdapat kepastian masuk sorga sedang Ɣªήƍ lain kurang jelas. Gimana ♏äů omong sorga nyawa pimpinannya sendiri setelah mati masih minta ∂ï doakan?
Andaikan masuk sorga berdasarkan timbangAn pahala, pahala saya «Ĵчğå» banyak tentu masuk sorga. Andaikan yesus benar adalah tuhan saya «Ĵчğå» masuk sorga karna pengakuan saya kepada yesus. Jadi so what gitu lo, Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: "suryana" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 2 Sep 2012 00:20:00 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: Uplik duluuuu. juga sakit jiwa....Re: [proletar] Re: Para pengacau... Orang Cina di Indonesia sejak banyak yg masuk ke Kristen jadi banyak yg ngaco, baru bisa baca ayat seuir sudah merasa ( bukan mikir ) paling tahu dan paling jago, gak ngeh pendeta sekolahnya sebentar, sedang pastur yg sekolahnya bertahun tahun juga tidak sedikit yg amburadul, lha bagaimana tidak amburadul hidupnya penuh dengan nafsu keduniawian, hal ini yg sering aku protes, pastor pilihannya 2, selibat dan vegetarian, sedang 1 lagi boleh nikah, tanpa itu yg namanya pastur lebih gampang jadi manusia bejad, lha bagaimana tidak bejad nonton tv banyak pornonya, makan daging dan minum anggur, jelas nafsu keduniawiannya jadi menguat, bandingkan dengan kehidupan para biksu, biksu tidak boleh makan daging, dan tidak ada TV, sehari hari meditasi dan baca buku, nafsu keduniawiannya hilang/berkurang jauh. Yg paling sialan selama aku ngobrol dengan teman Kristen, mereka menganggap dirinya sudah pasti masuk sorga dan pengikut Yesus full body, koar kesana sini merasa/bukan mikir paling pinter, di sini mirip Jack Fontana dan Richan ( yg ini ngabur kemana yah ), nimbrung ngehujat agama lain, padahal agama sendiri belum paham, beneran nyebelin dan kagak tahu diri. Uplik sih bisa dimaklum emang dari sononya sudah gelo. ngeliat NKRI pakai lobang pantat, jelas oretannya gak waras dan gak berbobot. Kita bisa lihat perkembangan warga petar sejak awal sd sekarang, yg tidak berubah dan bertambah parah hanya si uplik, sedang yg lain suer sudah jauh lebih maju di kehidupan dunia nyatanya, dan mereka mengakui kampung Petar banyak memberi ilmu yg sulit didapat didunia nyata. Ibuku awalnya selalu manyun bila sudah orat oret di komputer, juga ada sales bahan baku karesten baru melek ngomel in aku gak boleh main internet, terakhir si sales karesten dongo malah keluar dari gereja, padahal di awal tanya ke aku apakah kisah Nyai Dasima eksis, aku bilang anggap saja eksis memang kenapa, dia bilang mau ngusir roh nyai Dasima didaerah Parung agar Parung jadi tidak kena kutut Nyai Dasima, aku hanya bisa ngakak didalam hati doangan, koq bisa ada umat goblok banget, terakhir keluar karena melihat dengan kepala sendiri di atasan yg direbutin uang doangan...yeah namanya juga cina umumnya yg dilihat ada duit nya gak. Cina bokek mah di gereja mewah gak ada yg nganggap, dianggap sampah mah iyah. Sekarang cina jadi identik dengan Kristen, sudah dulu di identik an PKI, gak tahu diri juga sih. ----- Original Message ----- From: "pinpinyuliansyah" <[email protected]> > sayah dulu punya pacar, marganya tan. malam hari sehabis makan malam aku > persembahkan beberapa biji bunga sedap malam buat ditaro di kamar, dia > tersenyum manis dan berucap : "terima kasih pin san . . ." > > besok pagi nya, saat tea break, dia menghampiri sengan muka muram seraya > berkata :"maafkan aku pin san . . . buka yang kamu kasih habis dipakai oma > sembahyang . . > " . . . > > aku tersenyum, seraya berkata : "its ok, nanti malam aku nelikan sekuntum > mawar merah untuk kamu bawa pulang ya sayang ya . . ." dia berlalu dengan > pipi kemerahan. . . > > papa ateis, mama islam, nenek kong hu cu. dia sendiri memilih jadi seorang > altivis gereja peotestan. hisup dalam satu rumah. biasa saja . . . nddak > ada debat2 panjang kayak di kampung petar . . . > > sempet saya nanya sama si mamah, kok bisa mamah milih islam ? si papah kan > ateis ? si mamah senyum seraya berbisik :"di hadapan mamah, si papah jauh > lebih islami dibanding pak haji yang doyan kawin dengan wanita muda, sibuk > bicara tuhan seraya makan hak orang yatim . . ." > > awal tahun 2000 an papah meninggal . . . > banyak jemaah mesjid, gereja, vihara bahkan temen2 kong hu cu yang datang > melayat ke rumah duka. > > love you papa . . . > selamat beristirahat dwngan tenang. > > > --- In [email protected], "suryana" <gsuryana@...> wrote: >> >> Aku punya teman, dulu dia kuliahnya di Belgia, dan sekali waktu di >> restaurant mendengar suara keras gak karuan, setelah di tengok dan >> ditanya >> dijawab bahwa yg ngomongnya teriak teriak jusfiq, jadi sejak meninggalkan >> Indonesia penyakit si uplik dasarnya sudah ada, demen nyari musuh. >> Dan temanku ini masih eksis sampai sekarang, malah menjadi dosen pula, >> bila >> tidak ada aral melintang temanku akan melanjutkan S3 nya melalui jalur >> dunia >> maya, palingan disaat mempertahankan tesis nya saja baru berangkat. >> >> Kadang kasihan juga mendengar kisah kehidupan si uplik yg ternyata tidak >> punya teman abadi, yg ada malah musuh abadi. >> Hanya mau diapakan lagi bila memang jiwanya sudah sakit lama, dan >> bertambah >> parah sejak adiknya modar tidak ada yg melayat ditambah ketakutan disaat >> nanti tidak ada yg melayat selain si gendut marlene yg kesenangan si >> uplik >> modar. >> >> Cuhhhhhh >> [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
