Sungguh menyedihkan kedunguan banyak orang Islam di Indonesia.. Mereka tidak tahu bahwa yang mendorong diberlakukannnya welfare state yang menjamin kebahagiaan rata-rata penduduk berbagai negeri Eropa seperti Swedia dll. itu adalah juga, kalau bukan terutama, partai sosialis dan komunis..
Islam itu sinonim dengan onar dan kesengsaraan. --- In [email protected], "sunny" <am...@...> wrote: > > http://www.hidayatullah.com/berita/lokal/13790-mui-sosialisme-sama-bahaya-seperti-kapitalisme > > MUI: Sosialisme Sama Bahaya Seperti Kapitalisme > > Thursday, 21 October 2010 13:19 Nasional > MUI sendiri menganjurkan sistem ekonomi yang sesuai dengan syariat Islam > dengan prinsip-prinsip Ilahiyah > > Hidayatullah.com--Adanya gerakan kampaye sosialisme pada aksi demo setahun > pemerintahan SBY-Boediono yang digelar di depan Istana Merdeka, Jakarta Rabu > (20/10), mengundang komentar Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Ma'ruf > Amin. > > Menurut Ma'ruf, sosialisme sama bahayanya dengan kapitalisme. "Sosialisme itu > sama saja dengan kapitalisme dan liberalisme. Paham yang tidak mendapat > bimbingan agama," ujarnya kepada hidayatullah.com, Kamis (21/10). Jadi, tidak > mungkin paham tersebut bisa jadi solusi. > > Karena itu, tegas Ma'ruf, MUI menolak keras segela bentuk dari sosialisme, > kapitalisme, dan liberalisme. Tidak hanya itu, Ma'ruf juga meminta agar > mewaspadai gejala dan turunan dari ketiga paham berbahaya tersebut. > > MUI sendiri menganjurkan sistem ekonomi yang sesuai dengan syariat Islam > dengan prinsip-prinsip Ilahiyah. > > Seperti diberitakan sebelumnya, dalam demo tersebut Kongres Aliansi Serikat > Buruh Indonesia (KASBI) mengkampayekan sistem sosialisme. Sistem tersebut > dianggap KASBI bisa menjawab semua permasalahan yang sedang menimpa bangsa. > [ans/www.hidayatullah.com] > > ++++ > > http://www.hidayatullah.com/berita/lokal/13789-kaum-sosialis-pun-memanfaatkan-demo-setahun-sby-boediono > > Kaum Sosialis Pun Memanfaatkan Demo Setahun SBY-Boediono > > Thursday, 21 October 2010 13:11 Nasional > Mahasiswa mesti berhati-hati terhadap gerakan kiri ketika melakukan aksi demo > > Hidayatullah.com-Dari berbagai elemen yang melakukan demo besar-besaran > memperingati setahun pemerintahan SBY-Boediono, Rabu, (20/10) di depan Istana > Merdeka, Jakarta, seperti HMI, IMM, Perhimpunan Rakyat Pekerja (PRP), juga > terdapat elemen Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI). > > Dari pantauan hidayatullah.com di lapangan, aksi demo yang dilakukan masa > KASBI cukup mengundang perhatian. Massa ini membawa kepala babi buatan yang > diberi warna kuning. Di kepala hewan tersebut ditulis "Antek Neo-lib, "Rezim > bandit", dan kata-kata lainnya. > > Beberapa orang telanjang dada dicat kuning berjalan mengelilinginya. Dan, > salah satu dari mereka ada yang memakai kalung salib. Masa ini juga membawa > spanduk besar bertuliskan "6 tahun rezim neo-lib SBY-Boediono gagal. > Sosialisme jalan sejati pembebasan rakyat pekerja". > > Sultoni, Koodinator Lapangan (Korlap) KASBI, ketika ditemui hidayatullah.com > di sela-sela orasi mengatakan, rezim SBY-Boediono telah gagal memerintah > Negara, karena itu, KASBI menawarkan sistem sosialisme. "Tawaran kita, > sosialisme jawaban dari masalah semua ini," tegas Sultoni. > > Lebih lanjut, Sultoni mengatakan, hanya dengan sistem sosialisme akan > tercipta masyarakat yang sejahtera. Hal itu bisa dipastikan dengan beberapa > upaya, seperti pendistribusian kekayaan negara, rakyat bisa mengontrol > semua kebijakan negara, dan semua hajat hidup masyarakat akan ditanggung dan > dikontrol oleh negara. "Itulah prinsip-prinsip dari sosialisme," kata Sultoni. > > Untuk mewujudkan hal itu, KASBI akan terus melakukan gerakan. Dan, aksi demo > kali ini, ujar Sultoni, sebagai tindakan perlawanan politik. > > Tidak hanya itu, KASBI juga akan melakukan pendidikan dan propaganda ke > seluruh lapisan masyarakat, dan melakukan pengorganisasian dan penyadaran > bahwa hari ini rakyat yang harus melakukan perubahan. > > Jangan Dimanfaatkan > > Menanggapi sikap politik KASBI ini, Ketua Centre For Indonesian Communities > Studies (CICS) Surabaya, Arukat Djaswadi, meminta agar mahasiswa berhati-hati > terhadap gerakan kiri ketika melakukan aksi demo. > > Gerakan tersebut, ujat Arukat, sangat berbahaya. "Kalau gerakan (aksi demo) > lemah, maka mereka akan menyuruh kelompok kanan maju ke depan dan mereka > mundur ke belakang," ujar aktivis antikomunisme ini ketika dihubungi > hidayatullah.com, Kamis (21/10). > > Tetapi, lanjut Arukat, jika gerakan tersebut menang, maka mereka akan > memegang seluruh kendali dan tidak memberikan tempat pada kelompok kanan. > "Saya khawatir itu akan terjadi. Karena itu, para mahasiswa harus cerdas dan > lebih hati-hati. Jangan mudah dimanfaatkan," pesannya. > > Lebih lanjut, Arukat mengatakan, gerakan seperti itu (sosialisme) akan terus > berlanjut. Mereka akan terus berusaha melakukan gerakan apapun agar > keberadaan mereka diakui, baik secara de facto dan de jure. > [ans/www.hidayatullah.com] > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
