> "landak_mini88" <landak_min...@...> wrote: > Yang patut direnungkan dari hal diatas, > Berapa Jumlah orang yang menang dan berapa > jumlah orang yang kalah? apakah anda pikir > 1:1 atau 1:100 atau 1:1000???? Tidak bu, > kekayaan bill gates itu masih lebih besar > dari kekayaan 220juta orang Indonesia.. > Jadi bisa kita simpulkan, This is such > a foolish game.. Capitalism tidak pernah > menciptakan banyak pemenang, Sebaliknya > justru sistem ini membutuhkan BANYAK si kalah > yang dapat mereka sedoti resourcesnya untuk > bekerja bagi dirinya. Semakin banyak yang > kalah akan semakin menguntungkan karena > semakin banyak pula SDM yang dapat > dieksploitasi tenaganya untuk memperkaya > si empunya modal
Yang anda omongin itu kapitalisme, beda dari yang saya omongin itu adalah Demokrasi. Jadi dalam demokrasi kapitalisme yang cirinya monopoli adalah dilarang, persaingan boleh dilakukan atas dasar fairnes bukan atas dasar kekuatan penguasa negara seperti dinegara komunis. Tidak ada yang menang atau kalah, yang ada cuma perusahaan maju dan perusahaan bangkrut. Perusahaan maju wajib membagi keuntungan yang prosedurnya melalui penjualan saham, jadi kalopun anda anggap perusahaannya untung besar maka keuntungannya dinikmati banyak orang bukan cuma sekelompok orang saja. Disini enggak ada yang kalah. Kalah itu hanya terjadi kalo perusahaannya bangkrut seperti badai krisis seperti sekarang ini, dan itupun ditunjang negara. Perusahaan bangkrut atau mau bangkrut enggak boleh jual saham dan memang enggak mungkin bisa jual saham. Dalam urusan memperkaya si empunya modal, maka pemilik modalnya bukan satu orang tapi termasuk semua pemegang sahamnya. Kalo memang maju memang semuanya bisa tambah kaya tapi bukan kekayaannya itu karena memiskinkan orang lain. Disitulah kesalahan pemikiran anda. Tidak ada yang di eksploitasi tenaganya, karena tenaga kerja ada standard pasar dalam menentukan harganya bukan seperti negara komunis yang mengatur harga semaunya serendah mungkin. Enggak perlu banyak yang kalah karena memang enggak perlu ada yang kalah. Kalo mereka yang belum punya saham belum bisa kaya, maka harus kerja dulu kumpul2 untuk beli saham. Orang2 muda biasanya miskin, mereka harus sekolah dan kerja keras, untuk maju cepat boleh pinjam uang dibank tanpa bunga atau dengan bunga tergantung bakat seseorang. Namun tetap ada disable yang tidak bisa kerja, ada orang tua yang tidak bisa kerja, dll yang memang harus ditunjang negara yang mendapatkan uangnya dari pajak mereka yang berpenghasilan termasuk pemegang saham. Lalu kalo yang miskin karena tidak mampu bekerja itu sudah dijamin negara, anda mau bilang siapa lagi yang kalah??? Gimana bisa kalah kalo dana pemerintah dari pajak pun bergelembung terus yang digunakan untuk kepentingan masyarakatnya???? Pemerintah tak bisa menanggung kesejahteraan rakyat banyak kalo tidak ada yang bayar pajak !!!! Naaaah cuma dinegara komunis tidak ada bayar pajak karena semua rakyatnya miskin dan negara juga menggaji sangat rendah karena tidak punya duit. Oleh karena itu rakyat pekerja itu diexploitasi bekerja beda tapi gaji sama yaitu sama2 ala kadarnya asal cukup makan minum saja. Jadi jangan ngomongi urusan yang kalah, karena tidak bakalan ada yang kalah karena semua udah dijamin kesejahteraannya oleh negara yang asalnya dari uang pajak yang ditarik dari semua pengusaha maupun pekerja yang berpenghasilan tinggi. Bahkan mereka yang berpenghasilan rendah sekalipun diberi jaminan tambahan agar bisa dirangsang menjadi lebih maju seperti sekolah tidak bayar, beasiswa, dlsb. Termasuk disini adalah pinjaman tanpa bunga dalam beberapa tahun yang disetujui kedua belah pihak. > 2. Apa jeleknya Kapitalis? > Kapitalisme selalu menciptakan > scarcity atau KELANGKAAN. Karena Di Amerika semua selalu tersedia belum pernah ada kelangkaan, sorry enggak nyambung pikiran bodoh dengan pikiran maju. Lalu kalo kapitalist itu jelek dan salah, maunya anda sistem apa??? mungkin anda cocoknya system gembel, pungut kertas pun perlu kapitalis untuk menampungnya. Tukang loak dan tukan pungut sampah juga perlu kapitalist. Lalu roda ekonomi gimana bisa jalan kalo tidak ada pemodal??? Ngerampok juga seperti nabi Muhammad tidak langgeng systemnya, hasil rampokan habis kembali kere. Ngerampok juga memerlukan korban2nya mereka yang kapitalis, karena kalo tidak ada kapitalis, mau ngerampok apa??? bego bukan??? Coba anda cari dalam sejarah Amerika kapan ada pemberontakan gara2 adanya kapitalist ini ???? Goblok bukan ??? Ny. Muslim binti Muskitawati. > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
