Tentunya yg amat diperlukan itu pengakuan dari negara lain ,la ternyata RI itu 
kepotangan budi dg Mesir Islam ,dialah negara pertama yg ngakoni RI,disusul 
Lebanon yo muslim lagi.Negara2 penjunjung HAM malah telat.Jadi Islam itu apik.

Shalom,
Tawangalun.

--- In [email protected], "muskitawati" <muskitaw...@...> wrote:
>
> Sultan Jogya Yang Pertama Mengakui Republik Indonesia !!!
>                                   
> Jogya itu kerajaan tertua di Indonesia, lebih tua dari umur republik ini.  
> Jadi kerajaan Jogya bukanlah dibentuk diciptakan oleh pemerintah Indonesia, 
> justru sebaliknya, pemerintah Indonesia ini dibentuk dan didukung oleh sultan 
> Jogya melalui berbagai perundingan2 Internasional sehingga mendapatkan 
> pengakuan Internasional.
> 
> Bukan pemerintah Mesir yang pertama memberikan pengakuannya kepada 
> kemerdekaan Indonesia, melainkan Kerajaan Jogya dibawah sri baginda rajanya.
> 
> Dizaman Penjajahan, negeri Belanda menjadikan Indonesia sebagai negara bagian 
> dari kerajaannya, sementara Belanda memperlakukan kerajaan Jogya sebagai 
> aliansi kerajaan Belanda, diwaktu itu belum ada yang namanya Republik 
> Indonesia.  Tanpa adanya kerajaan Jogya, tidak akan pernah lahir yang namanya 
> Republik Indonesia.
> 
> > Holy Uncle <holyuncle@> wrote:
> > ***Rakyat miskin ? Maksudnya rakyat
> > tidak semiskin sekarang  di era
> > sebelum pemerintahan SBY ? 
> 
> Maksudnya dulu itu semua bisa korupsi bukan cuma pejabat tinggi yang duduk 
> diatas saja, tapi gembel dan warteg juga bisa korupsi menyogok petugas pemda 
> untuk membuka usaha yang ilegal.
> 
> Tapi sekarang cuma yang diatas yang boleh korupsi, yang dibawah malah dicekik 
> dengan legalisasi pajak warteg sementara tetap wajib menyogok petugas 
> pemda-nya.
>   
> > ***Yang selalu mengaku pembela
> > demokrasi, kenapa isu Pemilihan
> > Gubernur/ Wagub DIY dijadikan
> > topik melecehkan SBY, presiden
> > RI pilihan rakyat ?
> 
> Sebenarnya bukan SBY yang dilecehkan melainkan SBY yang melecehkan sri Sultan 
> Jogya sebagai pemilik tunggal tanahnya mau dirampas hak2nya melalui sandiwara 
> pemilu Gubernur/Wagub.
> 
> Coba anda bayangin kalo anda yang jadi pemilik tanah yang luas, kemudian hak 
> kepemilikan anda dirampas melalui pemilihan gembel2 disekitarnya untuk 
> menggantikan jadi pemilik tanah yang milik anda itu.
> 
> Sebetulnya, Jogya itu dinamakan daerah istimewa, bukan dinamakan propinsi. 
> Hanya dalam perhitungan budget apbn saja Jogya disamakan dengan propinsi.  
> Jogya itu adalah kesultanan yang sudah berdiri jauh sebelum lahirnya RI !!!  
> Sebagai sultan, raja Jogya berhak mengangkat dan memberhentikan Gubernur, 
> karena fungsi gubernur hanyalah fungsi adminstratif yang terkait dengan 
> pemerintah pusatnya.  Sebaliknya sebagai Sultan, maka Jogya itu adalah daerah 
> istimewa yang berada dibawah kekuasaan administratif kepala daerahnya yaitu 
> sri baginda sendiri.
> 
> Secara internal, Jogya adalah kesultanan bukan propinsi, tapi secara external 
> dianggap propinsi yang diistimewakan otonominya sama seperti negara bagian 
> seperti kekuasaan raja2 di Malaysia.
> 
> Raja itu adalah tuan tanah, dan hak pemilikan tanah itu dilindungi UU negara, 
> jadi salah kalo menguasai tanah milik raja untuk dikuasakan kepada pejabat 
> yang bukan pilihan Raja tapi dikuasakan kepada rakyat penyewanya yang dipilih 
> atas biaya Jakarta.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke