Jangan ngomongin Liga Arab, karena Liga Arab ini baru lahir belakangan hasil rekayasa Amerika untuk mengambil alih asset Inggris diseluruh Timur Tengah sebagai pemenang perang dunia kedua.
> "Tawangalun" <tawanga...@...> wrote: > La si Kebenaran kok langsung nyaplok > beolnya Mus Mus,coba baca ini dulu, > yg th 1953 itu terjadinya Republik > Mesir hasil gamal Abd.nasser ngecup, > sebelum itu sudah Mesir negara merdeka. Mesir pertama dijajah Inggris, kemudian dijajah Napoleon Perancis, kemudian direbut kembali oleh Inggris, dan baru 1953 menyatakan proklamasinya. Jadi Mesir yang mana yang anda maksudkan pertama kali mengakui RI, padahal Inggris pun baru masuk menjadi anggauta UN setelah habis dilindas oleh Jerman dan mengharapkan bantuan Amerika. Jadi kalo anda maksudkan Mesir memberi pengakuan pertama kali proklamasi RI, maka yang anda maksudkan adalah Inggris karena Mesir waktu itu adalah jajahan Inggris. Indonesia baru bisa berfungsi sebagai negara Republic setelah diterima menjadi anggauta UN ditahun 1950, dan ini berarti Amerika-lah yang memberi pengakuan kepada Indonesia. Jadi enggak ada arti politiknya kalo hanya memberi pengakuan kepada RI sebelum menjadi anggauta UN karena enggak ada benefit politiknya. Hal inilah yang sampai detik ini Belanda cuma mengakui RI pada tahun 1950 bukan pada 1945. Hal inipun rencananya ingin dipaksakan Belanda dengan memanggil SBY ke Belanda, tapi SBY kemudian membatalkan ke Belanda dengan alasan ancaman RMS. SBY tahu kalo dia mau dipaksa untuk mengganti tahun Kemerdekaan RI menjadi 17 Agustus 1950, dan diterima sebagai anggauta UN pada tanggal 28 September 1950. Jadi di UN sendiri resminya Kemerdekaan Indonesia diakui sebagai 1950 bukan 1945, sehingga tak mungkin ada negara yang mengakui kemerdekaan RI pada sebelum 1950 kecuali Kerajaan Jogyakarta. Memang anda itu betul2 jadi dogol gara2 keracunan Islam, padahal apa bedanya dengan Islam sri Sultan Jogya ???? Kenapa mau selalu menyangkal peranan raja Jogya yang jelas2 paling besar investasinya dalam republik yang baru ini ??? Nama Indonesia itu hasil rekayasa Muhammad Yamin, sebelumnya belum pernah ada nama Indonesia meskipun sebagai nama pulau-pun tidak pernah ada. Jadi kalo memang mau nama yang tepat untuk wilayah yang dijajah Belanda dulu adalah Kerajaan Mataram, jadi setelah dimerdekakan namanya lebih cocok sebagai Republic Mataram. Karena yang dinamakan Republic Indonesia sekarang ini adalah 100% adalah bekas kekuasaan Mataram dan juga kekuatan penjajah terahir berada dibentengnya di ibukota Mataram yaitu Jogyakarta dan untuk itulah si Suharto mengambul kalo dia adalah pahlawan bangsa karena sebagai komandan terakhir yang mengepung Jogyakarta. Itulah sebabnya, semua meriam diarahkan ke kota Jogyakarta oleh Suharto setelah berhasil menguasai benteng Belanda ini. Suharto hingga saat terakhir mencurigai sri Sultan yang pernah beraliansi dengan Belanda ini hingga setelah kemerdekaan sekalipun hubungan Suharto dan Sultan tidak begitu akrab. Namun tanpa bantuan sultan maka Suharto tidak bisa dipilih jadi presiden, dan itulah sepanjang masa Suharto selalu membujuk Sultan Hamengkubuwono IX agar duduk dikabinetnya sebagai wakil presiden. Akibat korupsi yang parah itulah akhirnya sri Sultan mengundurkan diri dan menolak tawaran2 Suharto hingga akhirnya Suharto terguling karena dipaksa mundur. Jadi pengakuan proklamasi kemerdekaan RI pertama bukan dari Mesir karena Mesir belum lahir. Justru sebaliknya, RI inilah sebagai negeri kesepuluh yang memberi pengakuan kemerdekaan Mesir ditahun 1953 setelah mendapatkan kemerdekaannya dari Inggris. Ny. Muslim binti Muskitawati. > > --- In [email protected], "sikebenaran" <sikebenaran@> wrote: > > > > > > Ketauan Tawang goblok :) > > > > Cerita tentang Mesir yg ngakui Indonesia itu hanya dongengan Masyumi :) > > > > Libanon sendiri tidak bisa dikatakan negara Muhammedan, Presiden di Libanon > > harus Kristen :) > > > > Sejarah Libanon menyatakan tegas bahwa Muhammedan Arab adalah pendatang > > jadi hanya orang asli Libanon yg Kristen yg dapat jadi Presiden :) > > > > > > --- In [email protected], "sunny" <ambon@> wrote: > > > > > > Tawang, > > > > > > Jangan mengulangi kebohongan dengan ceirta kosul di Mesir. > > > > > > Wass > > > > > > > > > > > > ----- Original Message ----- > > > From: Tawangalun > > > To: [email protected] > > > Sent: Tuesday, December 07, 2010 9:50 PM > > > Subject: [proletar] Re: Sultan Jogya Yang Pertama Mengakui Republik > > > Indonesia !!! > > > > > > > > > > > > Tentunya yg amat diperlukan itu pengakuan dari negara lain ,la ternyata > > > RI itu kepotangan budi dg Mesir Islam ,dialah negara pertama yg ngakoni > > > RI,disusul Lebanon yo muslim lagi.Negara2 penjunjung HAM malah telat.Jadi > > > Islam itu apik. > > > > > > Shalom, > > > Tawangalun. > > > > > > --- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@> wrote: > > > > > > > > Sultan Jogya Yang Pertama Mengakui Republik Indonesia !!! > > > > > > > > Jogya itu kerajaan tertua di Indonesia, lebih tua dari umur republik > > > ini. Jadi kerajaan Jogya bukanlah dibentuk diciptakan oleh pemerintah > > > Indonesia, justru sebaliknya, pemerintah Indonesia ini dibentuk dan > > > didukung oleh sultan Jogya melalui berbagai perundingan2 Internasional > > > sehingga mendapatkan pengakuan Internasional. > > > > > > > > Bukan pemerintah Mesir yang pertama memberikan pengakuannya kepada > > > kemerdekaan Indonesia, melainkan Kerajaan Jogya dibawah sri baginda > > > rajanya. > > > > > > > > Dizaman Penjajahan, negeri Belanda menjadikan Indonesia sebagai > > > negara bagian dari kerajaannya, sementara Belanda memperlakukan kerajaan > > > Jogya sebagai aliansi kerajaan Belanda, diwaktu itu belum ada yang > > > namanya Republik Indonesia. Tanpa adanya kerajaan Jogya, tidak akan > > > pernah lahir yang namanya Republik Indonesia. > > > > > > > > > Holy Uncle <holyuncle@> wrote: > > > > > ***Rakyat miskin ? Maksudnya rakyat > > > > > tidak semiskin sekarang di era > > > > > sebelum pemerintahan SBY ? > > > > > > > > Maksudnya dulu itu semua bisa korupsi bukan cuma pejabat tinggi yang > > > duduk diatas saja, tapi gembel dan warteg juga bisa korupsi menyogok > > > petugas pemda untuk membuka usaha yang ilegal. > > > > > > > > Tapi sekarang cuma yang diatas yang boleh korupsi, yang dibawah malah > > > dicekik dengan legalisasi pajak warteg sementara tetap wajib menyogok > > > petugas pemda-nya. > > > > > > > > > ***Yang selalu mengaku pembela > > > > > demokrasi, kenapa isu Pemilihan > > > > > Gubernur/ Wagub DIY dijadikan > > > > > topik melecehkan SBY, presiden > > > > > RI pilihan rakyat ? > > > > > > > > Sebenarnya bukan SBY yang dilecehkan melainkan SBY yang melecehkan > > > sri Sultan Jogya sebagai pemilik tunggal tanahnya mau dirampas hak2nya > > > melalui sandiwara pemilu Gubernur/Wagub. > > > > > > > > Coba anda bayangin kalo anda yang jadi pemilik tanah yang luas, > > > kemudian hak kepemilikan anda dirampas melalui pemilihan gembel2 > > > disekitarnya untuk menggantikan jadi pemilik tanah yang milik anda itu. > > > > > > > > Sebetulnya, Jogya itu dinamakan daerah istimewa, bukan dinamakan > > > propinsi. Hanya dalam perhitungan budget apbn saja Jogya disamakan dengan > > > propinsi. Jogya itu adalah kesultanan yang sudah berdiri jauh sebelum > > > lahirnya RI !!! Sebagai sultan, raja Jogya berhak mengangkat dan > > > memberhentikan Gubernur, karena fungsi gubernur hanyalah fungsi > > > adminstratif yang terkait dengan pemerintah pusatnya. Sebaliknya sebagai > > > Sultan, maka Jogya itu adalah daerah istimewa yang berada dibawah > > > kekuasaan administratif kepala daerahnya yaitu sri baginda sendiri. > > > > > > > > Secara internal, Jogya adalah kesultanan bukan propinsi, tapi secara > > > external dianggap propinsi yang diistimewakan otonominya sama seperti > > > negara bagian seperti kekuasaan raja2 di Malaysia. > > > > > > > > Raja itu adalah tuan tanah, dan hak pemilikan tanah itu dilindungi UU > > > negara, jadi salah kalo menguasai tanah milik raja untuk dikuasakan > > > kepada pejabat yang bukan pilihan Raja tapi dikuasakan kepada rakyat > > > penyewanya yang dipilih atas biaya Jakarta. > > > > > > > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
