|
Apakah dunsanak-dunsanak atau anggota keluarga atau
teman Anda pernah mengalami kasus berikut ini?? Apa yang harus
dilakukan??
Pemerasan -----> Please be
careful Kejadian ini benar-benar menimpa teman saya yang bekerja sebagai instruktur Aerobic di hotel berbintang lima pada tanggal 11 Maret 2002, pagi hari. Seperti biasanya teman saya (x = wanita) pulang dari bertugas mengajar dihotel berbintang lima pada jam 11:00 malam dan karena belum makan malam maka x pergi bersama-sama dengan temannya wanita ke blok M dan mampir dipenjual gudeg lesehan, setelah makan maka x berpencar dengan kendaraannya masing-masing dan karena sudah larut malam dimana x mengendarai kendaraannya sendiri maka dia melewati beberapa traffic light dikawasan blok M yang pada saat itu memang sedang hijau, namun pada terafic light terakhir x tetap menjalankan kendaraannya melewati lampu merah karena merasa takut diperas dilampu merah yang masih banyak dengan pedagang asongan dan pengamen. Dan pada saat itu mobil patroli mengejarnya dan kemudian menyuruh x minggir. Setelah mobil minggir, mobil patroli (yang mengaku dari mabes) itu berhenti agak jauh dari kendaraan x (sekitar 200 meter. Kemudian x keluar dari mobilnya ingin menunjukkan SIM dan STNKnya tapi polisi-polisi tersebut (yang satu berperut gendut dan yang lain sedang dan menggunakan rompi polisi sehingga tidak dapat terbaca nama mereka) berteriak, jangan bergerak, kamu membawa senjata tajam ya!, dan yang satu menggeledah badan x dan yang satu lagi mengecek mobil x. Pada saat itu polisi yang berbadan sedang berteriak "ada shabu-shabu didalam mobil ini" dan kemudian dia bilang kepada x "kamu ikut saya kekantor polisi" dan karena merasa tidak pernah menggunakan barang tersebut dan merasa yakin bahwa dia akan diperas maka x bilang "saya tidak akan kekantor polisi karena saya tahu saya dijebak". Akhirnya kedua polisi tersebut berembuk dan yang gemuk kembali kemobil patroli dan yang sedang duduk dikursi sebelah pengemudi dan polisi itu menyuruh x untuk mengemudikan kendaraannya. Sewaktu menyuruh x masuk kekendaraan dia berteriak "masuk kamu atau saya tembak!!!" dan dengan ketakutan x masuk dan sewaktu masuk dia bilang "kamu punya ATM card tidak? dan teman saya mengatakan "tidak", kemudian polisi tersebut mengatakan bahwa kalau x dibawa kekantor polisi dan dibuat BAP (Berita Acara Penangkapan) karena dia memiliki shabu-shabu x harus membayar 5 juta rupiah. Terus polisi tersebut mengatakan "kamu harus beri saya yang 5 juta rupia" dan x menjawab "darimana uang sebanyak itu?" kemudian polisi bertanya "kalau begitu ini mobil siapa" x menjawab "ini mobil pinjaman pak", kemudian polisi itu bertanya lagi "kamu punya HP tidak?" dan pada saat x mau mengatakan "tidak" HPnya berdering dan teman yang baru saja pergi bersamanya mengecek apakah x sudah sampai rumah. Akhirnya polisi tersebut mengontak komandannya yang terus mengikuti mobil x dari jarak 200 m dengan hp dan polisi tsb menyuruh x berhenti dan mengambil kunci kontak x supaya x tidak bisa melarikan diri. (BISA BAYANGKAN APABILA X MELARIKAN DIRI, SAYA RASA MEREKA AKAN MENEMBAK X DENGAN ALASAN BURONAN YANG MELARIKAN DIRI). Selama meminta apa yang dimiliki x, x telah disuruh mengemudi mengelilingi senayan sampai 5x, gatot subroto, kuningan ditempat gelap sampai jam 2 pagi. Pada saat polisi tsb berunding dengan komandannya x dengan sigap mengambil dompet yang tadinya disimpan dibawah jok pengemudi dan mengambil uang yang dia bawa pada saat itu sebesar 400 ribu rupiah dan mengembalikan dompet dan hp kebawah jok pengemudi. Akhirnya polisi tersebut masuk lagi dan mengatakan "kalau tidak punya uang 5 juta saya kasih kamu keringanan 4 juta saja" x mengatakan "saya ini hanya guru aerobik pak dan saya juga mengajar di Polda" dan x mengatakan nama staff-staff polda yang selama ini diajarnya" tapi polisi itu berkata "siapa kamu, emangnya saya pikirin". Akhirnya polisi itu menyuruh x menjalankan mobilnya lagi dan menunjuk arah mana jalan dan selama mengemudikan kendaraannya dia memaksa x untuk menyerahkan hp dan dompetnya, sampai akhirnya x mengatakan "pak saya hanya punya uang segini" dan memberikan kepada polisi tersebut dan setelah menerima uang tersebut polisi ini mengontak komandannya yang terus mengikuti melalui HPnya dan sepertinya mereka telah capai mencoba menguras x karena pada saat itu sudah jam 4 pagi dan akhirnya polisi tsb menyuruh x berhenti dan polisi itu keluar dan menyuruh x pergi. Sampai hari ini x tidak dapat memejamkan matanya untuk tidur, karena merasa trauma dengan perbuatan Polisi yang mengaku dari MABES tersebut. COBA ANDA BAYANGKAN POLISI YANG SEHARUSNYA MELINDUNGI DAN MENGAYOMI MASYARAKAT MALAH MELAKUKAN PEMERASAN TERUTAMA PADA KAUM WANITA YANG SEHARUSNYA LEBIH DILINDUNGI. DAN APA YANG TERJADI APABILA x itu anak, istri atau pacar saudara. HAL INI SANGAT DISAYANGKAN DIMANA ORANG-ORANG SEDANG MENGGEMBAR-GEMBORKAN UNTUK MENGHAPUS KKN TAPI POLISI MALAH LEBIH GIAT LAGI MELAKUKAN KKN. SAYA RASA HP-HP YANG MEREKA MILIKI ITU JUGA BERASAL DARI HASIL PEMERASAN MEREKA SELAMA INI. HARAP MENYEBARKAN BERITA INI KESEMUA TEMAN-TEMAN ANDA TERUTAMA YANG WANITA AGAR TIDAK BERKENDARAAN SENDIRI DIWAKTU LARUT MALAM. |
- Re: [RantauNet] Pemerasan -----> Please be care... Prof. DR. Ir. Zoer'aini
- Re: [RantauNet] Pemerasan -----> Please be... Hayatun Nismah Rumzy
- Re: [RantauNet] Pemerasan -----> Please be... Rina Karin
- Re: [RantauNet] Pemerasan -----> Pleas... rahim rahima
- Re: [RantauNet] Pemerasan -----> P... C Aswandi Asmar
- [RantauNet] Hindari keluar malam.... rahim rahima
- [RantauNet] sebuah cerita darmawan padang
- Re: [RantauNet] sebuah c... Hilman Satria
- Re: [RantauNet] sebuah c... rahim rahima
- [RantauNet] Syahid Muhammad Dafiq Saib
- [RantauNet] Az Zumar Muhammad Dafiq Saib

