Assalamualaikum Wr.Wb.

Waduh...dengar cerita yang beginian,saya jadi takut
pulang nih...apalagi saya kurang tahu
Jakarta,bisa-bisa leher saya dipenggal orang nantik...
masih belum mau mati,masalahnya...masih banyak dosa...
Wassalam..
--- Rina Karin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Prof,
> 
> thank u sooo much for the story. We, especially
> women should take a lesson from the story.
> 
> 
>   ----- Original Message ----- 
>   From: Prof. DR. Ir. Zoer'aini 
>   To: [EMAIL PROTECTED] 
>   Sent: Monday, April 08, 2002 3:46 PM
>   Subject: [RantauNet] Pemerasan -----> Please be
> careful
> 
> 
>   Apakah dunsanak-dunsanak atau anggota keluarga
> atau teman Anda pernah mengalami kasus berikut ini??
> Apa yang harus dilakukan??
>    
>   Pemerasan -----> Please be careful
> 
>   Kejadian ini benar-benar menimpa teman saya yang
> bekerja sebagai instruktur Aerobic di hotel
> berbintang lima pada tanggal 11 Maret 2002, pagi
> hari.
> 
>   Seperti biasanya teman saya (x = wanita) pulang
> dari bertugas mengajar dihotel berbintang lima pada
> jam 11:00 malam dan karena belum makan malam maka x
> pergi bersama-sama dengan temannya wanita ke blok M
> dan mampir dipenjual gudeg lesehan, setelah makan
> maka x berpencar dengan kendaraannya masing-masing
> dan karena sudah larut malam dimana x mengendarai
> kendaraannya sendiri maka dia melewati beberapa
> traffic light dikawasan blok M yang pada saat itu
> memang sedang hijau, namun pada terafic light
> terakhir x tetap menjalankan kendaraannya melewati
> lampu merah karena merasa takut diperas dilampu
> merah yang masih banyak dengan pedagang asongan dan
> pengamen.
> 
>   Dan pada saat itu mobil patroli mengejarnya dan
> kemudian menyuruh x minggir.
>   Setelah mobil minggir, mobil patroli (yang mengaku
> dari mabes) itu berhenti
>   agak jauh dari kendaraan x (sekitar 200 meter.
> Kemudian x keluar dari mobilnya ingin menunjukkan
> SIM dan STNKnya tapi polisi-polisi tersebut (yang
> satu berperut gendut dan yang lain sedang dan
> menggunakan rompi polisi sehingga tidak dapat
> terbaca nama mereka) berteriak, jangan bergerak,
> kamu membawa senjata tajam ya!, dan yang satu
> menggeledah badan x dan yang satu lagi mengecek
> mobil x. Pada saat itu polisi yang berbadan sedang
> berteriak "ada shabu-shabu didalam mobil ini" dan
> kemudian dia bilang kepada x "kamu ikut saya
> kekantor polisi" dan karena merasa tidak pernah
> menggunakan barang tersebut dan merasa yakin bahwa
> dia akan diperas maka x bilang "saya tidak akan
> kekantor polisi karena saya tahu saya dijebak".
> 
>   Akhirnya kedua polisi tersebut berembuk dan yang
> gemuk kembali kemobil patroli dan yang sedang duduk
> dikursi sebelah pengemudi dan polisi itu menyuruh x
> untuk mengemudikan kendaraannya.
> 
>   Sewaktu menyuruh x masuk kekendaraan dia berteriak
> "masuk kamu atau saya tembak!!!" dan dengan
> ketakutan x masuk dan sewaktu masuk dia bilang "kamu
> punya ATM card tidak? dan teman saya mengatakan
> "tidak", kemudian polisi tersebut mengatakan bahwa
> kalau x dibawa kekantor polisi dan dibuat BAP
> (Berita Acara Penangkapan) karena dia memiliki
> shabu-shabu x harus membayar 5 juta rupiah. Terus
> polisi tersebut mengatakan "kamu harus beri saya
> yang 5 juta rupia" dan x menjawab "darimana uang
> sebanyak itu?" kemudian polisi bertanya "kalau
> begitu ini mobil siapa" x menjawab "ini mobil
> pinjaman pak", kemudian polisi itu bertanya lagi
> "kamu punya HP tidak?" dan pada saat x mau
> mengatakan "tidak" HPnya berdering dan teman yang
> baru saja pergi bersamanya mengecek apakah x sudah
> sampai rumah.
> 
>   Akhirnya polisi tersebut mengontak komandannya
> yang terus mengikuti mobil x dari jarak 200 m dengan
> hp dan polisi tsb menyuruh x berhenti dan mengambil
> kunci kontak x supaya x tidak bisa melarikan diri.
> (BISA BAYANGKAN APABILA X MELARIKAN DIRI, SAYA RASA
> MEREKA AKAN MENEMBAK X DENGAN ALASAN BURONAN YANG
> MELARIKAN DIRI).
> 
>   Selama meminta apa yang dimiliki x, x telah
> disuruh mengemudi mengelilingi senayan sampai 5x,
> gatot subroto, kuningan ditempat gelap sampai jam 2
> pagi. Pada saat polisi tsb berunding dengan
> komandannya x dengan sigap mengambil
>   dompet yang tadinya disimpan dibawah jok pengemudi
> dan mengambil uang yang dia
>   bawa pada saat itu sebesar 400 ribu rupiah dan
> mengembalikan dompet dan hp
>   kebawah jok pengemudi.
> 
>   Akhirnya polisi tersebut masuk lagi dan mengatakan
> "kalau tidak punya uang 5 juta saya kasih kamu
> keringanan 4 juta saja" x mengatakan "saya ini hanya
> guru aerobik pak dan saya juga mengajar di Polda"
> dan x mengatakan nama staff-staff polda yang selama
> ini diajarnya" tapi polisi itu berkata "siapa kamu,
> emangnya saya pikirin".
> 
>   Akhirnya polisi itu menyuruh x menjalankan
> mobilnya lagi dan menunjuk arah mana jalan dan
> selama mengemudikan kendaraannya dia memaksa x untuk
> menyerahkan hp dan dompetnya, sampai akhirnya x
> mengatakan "pak saya hanya punya uang segini" dan
> memberikan kepada polisi tersebut dan setelah
> menerima uang tersebut polisi ini mengontak
> komandannya yang terus mengikuti melalui HPnya dan
> sepertinya mereka telah capai mencoba menguras x
> karena pada saat itu sudah jam 4 pagi
>   dan akhirnya polisi tsb menyuruh x berhenti dan
> polisi itu keluar dan menyuruh x pergi.
> 
> 
=== message truncated ===


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Tax Center - online filing with TurboTax
http://taxes.yahoo.com/

RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke