Server mailing list RantauNet berjalan atas sumbangan para anggota, simpatisan dan
semua pihak yang bersedia membantu. Ingin menyumbang silahkan klik:
http://www.rantaunet.com/sumbangan.php
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
----- Original Message -----
From: Gempur Putera
To: Info Palestine
Sent: Wednesday, November 12, 2003 4:12 PM
Subject: [COMES - infopalestina.com] Hati-hati jangan asal pilih Partai
KIPP: Hanya PK Sejahtera Yang Tak Pungut Tarif untuk Caleg
Publikasi: 12/11/2003 12:03 WIB
eramuslim- Presiden Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Eropa Pipit Rochijat
Kartawidjaja mengungkapkan, hampir semua partai politik (parpol) mengenakan pungutan
kepada calon anggota legislatif nomor jadi pada Pemilu 2004. Tarifnya sekitar Rp 400
juta setiap orang.
Pipit Rochijat mengungkapkan di Jakarta, pungutan seperti itu berbahaya. Mereka
dikhawatirkan memikirkan pertimbangan-pertimbangan praktis bagaimana mengembalikan
jumlah saham yang telah ditanam, ketimbang memikirkan rakyat yang diwakili.
"Itu menakutkan sama sekali. Mereka jelas ingin mengambil kembali uang yang
telah diberikan kepada partai. Posisi tawar mereka terhadap parpol akan menjadi kuat.
Akibatnya, parpol akan melemah," tukasnya. Pungutan kepada para calon anggota
legislatif (caleg) akan mengurangi komitmen mereka kepada konstituen.
Pipit mengaku telah melakukan pemantauan di wilayah Sumatra Utara (Sumut). Di
sana terungkap, parpol semisal PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Golkar meminta iuran
Rp200 juta-Rp300 juta untuk 'kursi jadi', nomor urut satu dan dua.
Ia menemukan fakta, untuk calon anggota DPR provinsi, dipatok setoran uang Rp400
juta. "Ini saya dengar dari caleg sendiri di beberapa daerah di Sumut. Daerah lain
pasti lebih banyak," katanya.
Selain itu, ungkap Pipit, para caleg mesti menyerahkan sumbangan rata-rata Rp16
juta untuk pengganti biaya administrasi. Sumbangan sebanyak ini ditemui di hampir
semua parpol, termasuk Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan,
termasuk PDIP dan Partai Golkar.
"Untuk Partai Amanat Nasional, jumlahnya bervariasi di bawah itu, sekitar Rp1,5
juta. Namanya disebut infak. Ini mengejutkan karena mereka mengaku sebagai partai
reformis," ujarnya. Hanya di Partai Keadilan Sejahtera yang tak ditemui praktik
seperti itu. Dalam pengamatan dia, partai yang dulu bernama Partai Keadilan ini tidak
memungut biaya apa pun. "Mereka tidak kejangkitan penyakit semua urusan mesti uang
tunai," kata Pipit. (na/pantaupemilu)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ingin memasarkan produk anda di web RantauNet http://www.rantaunet.com
Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
----------------------------------------------------
Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke:
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
========================================