Ni Evi,
(nggak apa kan kita ber-uda/uni..:))
Senang akhirnya kesampaian juga kenalan dengan kepala suku.....oooopps.
Selama ini cuma bisa puas menikmati celotehan2 uni..yang kelihatannya ringan tapi berisi.., kadangkala walau serius tapi tak terasa seperti menggurui,
banyak yang Da Ad dapatkan...dari Uni,
tapi kayaknya akhir akhir ini uni lagi khusyu' puasa ya........(maaf...nuduh sembarangan), atau lagi sibuk ngurusin anak kemenakan ????, udah jarang kelihatan di palanta iko, kalaupun ada kayaknya trespassing aja...hehhehe..
Ni Evi,
Terima kasih banyak atas resep sate padangnya ini, nanti biar saya coba dengan orang rumah ngebuatnya buat hari lebaran. Kalau berhasil saya nanti mau pamer-an sama temen2 disini waktu camping.......:)
Kalau bawang prei itu apaan sih ni...?
Selamat puasa ya Ni, sebentar lagi bulan yang penuh rahmat dan pengampunan Allah ini akan meninggalkan kita. mudah mudahan saja kita masih diberi kesempatan bertemu ditahun berikutnya...
Wassalam.
da Ad
" -- (*o*) --" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Da Ad,( biar mesra dikit :))Nih ogut punya resep sate yang menjadi impian. Dalam resep sebetulnya jantung sapi, tapi tak ganti dengan dagingnya saja ya. Gak sehat makan jeroan sesama makhluk hidup...untuk setengah kilo daging sediakan tusuk sate secukupnya.Bumbu:3 siung bawang putih2 siung bawang merah1 kali empu jari tepung kanji/ sagu (maksudnya satu sendok makan :))2 kali empu jari jahe ( ambil ukuran empu jari tangan saja biar gak kegedean)3 lembar daun kunyit10 biji cabe merah3 sendok makan bumbu karibawang prei dan seledri secukupnyagaram secukupnyatepung beras campur dengan tepung ketan 2:1 untuk mengentalkan kuah (pakai saja gelasuntuk menakar)Cara Membuat:-- Daging di rebus sampai matang, lalu potong2 sebesar dadu-- Semua bumbu digiling halus, ditumis sampai harum dengan minyak goreng-- Kemudian bumbu dibagi 2 bagian. Sebagian dilumurkan pada daging yang sudahpotong2, diaduk sampai rata, baru di tusuk pakai tusuk sate, lalu dibakar ( membakar pakaioven tidak senikmat membakar pakai arang lho)Cara Membuat Kuah:Sebagian bumbu dicampurkan pada kaldu daging, masak sampai mendidih, lalu kentalkan dengan memakai campuran tepung beras dan ketan tadi.Sebetulnya kekentalan kuah tergantung selera, jadi intuisi juga berperan dalam menentukan kuantitas tepung pengental ini.Da Ad,I pernah nyoba, ini resep emang enak, pokoke gak kalah dari resep sate Ajo Piaman yang menggelar dagangan di mulut jalan Simpang Radar Auri :)--Gm----- Original Message -----From: Adrisman Yunusselamat berbuka ya Cys, eh emang masih ada bedug diJakarta...?, punya resep bikin bumbu sate padang nggak????. Kalau nggak punya tolongin dong ditanyain ke mamaknya Cysca di R/N ( mak Darul......?).Ondeh yo sabana taragak, disiko dimaa ka dicari...cu 2Om Ad

