Uda Yulizar, saya dengar orang minang yang dulu pergi merantau terutama yang laki laki, perginya bukan karena miskin emang, tapi karena mencari jati diri. Katanya kalau laki laki sudah dewasa nggak berani merantau maka dia belum disebut laki laki. Kalau begitu sudah cocok dong analisa Prof Usman Pelly, urang minang pergi merantau bukan karena kemiskinan.

Apa bener nggak sih...

Salam kenal dari ambo

Adrisman Y. Tanjuang (41)

 

yulizar syafri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ambo Nimbrung,
kurang lebih sepuluh tahun yang lalu, Usman Pelly Professor antropologi di Medan pernah menulis dalam disertasinya bahwa voluntary migration pada orang minang tidak ada kaitan sama sekali dengan kemiskinan. Pendorongnya ialah usia, jenis kelamin dan ada tidaknya kerabat di kota. Dengan adanya kasus trafficking ini.......... apakah Usman Pelly cuman mimpi doang?


Do you Yahoo!?
Protect your identity with Yahoo! Mail AddressGuard

Kirim email ke