Iyo yo Da Riri, talalu disederhanakan bana nampaknyo masalah ko.. Mungkin urang ko maadoan panalitian, maambiak sampel kurang langkok yo..
Tarimokasih atas penjelasannyo. Salam, Khairul On 27/05/07, Riri - Mairizal Chaidir <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Kayanya terlalu disimplifikasi yah, > > Apakah krn org jawa sering menggunakan kata "nek", mereka memang - rata2 > oragnnya terlalu banyak pertimbangan? > > Seaya pernah baca, bahwa sekian puluh persen bule itu suka mengawali > kalimatnya dengan "I think ..." Apakah artinya orang Barat kerjanya cuma > mikir doang? > > Nah, apalagi kalau dikaitkan dengan bukti. Lihatlah sekeliling anda, lihat > di kabinet, orang mana yg banyak? apa bener orang Batak spt yg > diidentifikasi dari "riset" tsb.bahwa "pencapaian rata-rata orang Jawa > kalah bila dibanding etnis lainnya. Misalnya dengan rata-rata pencapaian > orang Batak, apalagi dengan keturunan Tionghoa". > > .Ngikutin rame2 tentang DKP kan? Nah, Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri, MS itu > orang Cirebon; antara Jawa dan Sunda. Apakah dia pasrah atau "gimana nanti > aja?". Not at all, puluhan orang sekarang pusing gara2 dia. Bahkan termasuk > seorang Rektor Unand pun terpaksa sibuk "ngeles" dengan alasan yang terlalu > lucu ... > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet Tapi harus mendaftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount dengan email yang terdaftar di mailing list ini. -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
