Ambo setuju bana nan disampaikan dek Pak Azmin, sebaiknya awak JANGAN
ASAL TULIS sajo, cubolah tanyokan kebenarannyo, malah nanti akan
berkembang jadi fitnah, ujuang pena / Key Board ko sangaik babahayo dan
akan menyangkut ribuan orang dan malah mematisurikan urang lain.
Berangkat dari hal di ateh, seorang menteri datang memberikan kuliah
umum, meletakkan batu pertama dan memberikan bantuan, hal yang wajar
sajo, kenapa pulo Rektornyo nan angek dingin, jadi ado
kavling-kavlingnyo, bantuan yang iko bisa sarupo iko, bantuan untuak
yang lain bisa sajo sudah menjadi kewajaran, seperti bantuan untuk
sebuah institusi pendidikan Unand ko. 
Pak Rochmin ko adolah sumando rang awak, isterio baliau urang
Payokumbuah.
Biarkanlah masalah ko menjadi kavling hukum, ndak usah ditambah ragi
(warna) nyo lai. apo lai sumbernyo diragukan kebenarannyo.
Salam dan maaf dari ambo.
Terimakasih
Wassalam,
Elthaf

________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Azmin Aulia
Sent: Monday, May 28, 2007 3:36 PM
To: [email protected]
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Fwd: [IYE!] Mentalitas Jawa dan Sunda


Dear Dunsanak  Riri,
Untuk kasus sumbangan Rokhmin ke Unand, ambo tahu persis pada waktu itu
beliau sebagai seorang Menteri memberikan kuliah umum di Unand dalam
rangka Dies Natalis Fakultas Pertanian Unand ke 49, dan ambo pun
kebetulan ikut menghadirinya. Pada waktu itu beliau memberikan sumbangan
sebesar Rp 25 Juta untuk pembangunan Gedung Lembaga Kemahasiswaan
Fakultas Pertanian, Unand. Yang pada waktu bersamaan itu juga ambo
sebagai Ketua Alumni Fakulats Pertanian, Unand, wilayah Jabodetabek ikut
menyumbang dan disetorkan ke rekening khusus yang dibuat untuk itu.
Bahkan pada waktu itu sekaligus Beliau yang melaksanakan peletakan batu
pertama pembangunan gedung tersebut (sampai sekarang gedung itu baru
selesai 60% karena dananya masih belum mencukupi). Ambo mengusulkan
kalau kita menulis disini sebaiknya kita telusuri dulu kebenaran info
tsb sebelum kita memberikan komentar miring terhadap suatu isue, karena
salah-sala bisa membawa opini masyarakat mailing list kepada sesuatu hal
yang tidak sepantasnya.
 
wassalam
Azmin Aulia

        ----- Original Message ----- 
        From: Khairul Yanis <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  
        To: [email protected] 
        Sent: Monday, May 28, 2007 3:07 PM
        Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Fwd: [IYE!] Mentalitas Jawa dan Sunda

        Iyo yo Da Riri, talalu disederhanakan bana nampaknyo masalah
ko.. 
        
        Mungkin urang ko maadoan panalitian, maambiak sampel kurang
langkok yo..
        
        Tarimokasih atas penjelasannyo.
        
        Salam,
        Khairul
        
        
        On 27/05/07, Riri - Mairizal Chaidir <[EMAIL PROTECTED]>
wrote: 

                Kayanya terlalu disimplifikasi yah,
                 
                Apakah krn org jawa sering menggunakan kata "nek",
mereka memang - rata2 oragnnya terlalu banyak pertimbangan?
                 
                Seaya pernah baca, bahwa sekian puluh persen bule itu
suka mengawali kalimatnya dengan "I think ..."  Apakah artinya orang
Barat kerjanya cuma mikir doang? 
                 
                Nah, apalagi kalau dikaitkan dengan bukti. Lihatlah
sekeliling anda, lihat di kabinet, orang mana yg banyak? apa bener orang
Batak spt yg diidentifikasi dari "riset" tsb.bahwa "pencapaian rata-rata
orang Jawa kalah bila dibanding etnis lainnya. Misalnya dengan rata-rata
pencapaian orang Batak, apalagi dengan keturunan Tionghoa". 
                 
                .Ngikutin rame2 tentang DKP kan? Nah, Prof Dr Ir Rokhmin
Dahuri, MS itu orang Cirebon; antara Jawa dan Sunda. Apakah dia pasrah
atau "gimana nanti aja?". Not at all, puluhan orang sekarang pusing
gara2 dia. Bahkan termasuk seorang Rektor Unand pun terpaksa sibuk
"ngeles" dengan alasan yang terlalu lucu ...




                
        


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet
Tapi harus mendaftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount dengan 
email yang terdaftar di mailing list ini.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke