Bicara soal titik balik atau dalam bahasa saya kebangkitan kedua pertama sekali 
harus kita tinjau apa penyebab dari kebangkitan pertama?
Sepanjang pengetahuan saya, lain tidak adalah faktor pendidikan dan 
keberuntungan. OK, begini penjelasannya

1. Tahukah Anda kenapa Nagari Koto Gadang sedemikian berjaya?
    Pada masa awal kweekschool berdiri, seorang saudagar dari nagari itu 
memonopoli bangku sekolah dengan anak-anak nagari Koto Gadang (sempat terjadi 
kecemburuan masa itu). Hasilnya? Anda tahu sendiri lah, Koto Gadang 
bermetamorfosis dari nagarinya para petani menjadi nagari birokrat dan cendekia.

2. Tahukah Anda pada sekitar tahun 1600-1860 banyak kerajaan-kerajaan islam di 
seantero nusantara baik melayu maupun bugis, sumbawa, patthani, mindanao 
mengangkat orang Minang sebagai mufti?
Itu juga karena tradisi pendidikan. Orang minang yang naik haji, menyempatkan 
diri berdiam beberapa tahun di Mekkah untuk menuntut ilmu dan kembali dengan 
gelar ulama

3. Tahukah Anda awal dari malang melintangnya politisi Minang (terutama yang 
berafiliasi dengan Islam politik) pada masa awal kemerdekaan? Itu juga karena 
pendidikan. Lembaga pendidikan tumbuh dengan subur di Ranah Minang pada paruh 
awal abad 20.

Sekarang apa yang akan kita lakukan?
Tiada bukan adalah membalikkan kembali tradisi pendidikan yang berkualitas dan 
membumi serta berkarya dan aplikatif

Banyak anak muda Minang masa sekarang yang kuliah sampai ke luar negeri, tapi 
ya itu, cuma sampai tahap beroleh titel saja, habis itu bercita cita jadi 
pegawai negeri eselon satu.

Kalau dulu, hanya dengan gelar doktorandus, banyak universitas menawari orang 
Minang gelar doktor HC, itu karena ilmunya membumi, bukan karena lekat digelar 
sahaja.

Sudah lihat kan bedanya. OK, sekarang ke rencana aplikatif

Saya memimpikan suatu kelompok Universitas ada di Ranah Minang.
Ada Business School setara Prasetya Mulya di Pariaman, Ada Farm Institute 
setara IPB di Payakumbuh, Ada Law University di Padang, Ada Tech Institute di 
setara ITB di Bukittinggi.
Ada Universitas Islam International di Padang Panjang.
Ada Tourism Institute di Solok.
Ada Culture Institute di Batusangkar.
Ada Forestry Institute di Lubuk Sikaping.
Ada Marine Institute di Painan.
Ada Food Tech Institute di Indrapura dan Kurinci.

Kapan Mimpi saya terwujud?
Entahlah? yang saya tahu ini sebenarnya tidak terlalu muluk,

Anda tahu lembaga Adzkia yang dirintis Irwan Prayitno (calon gubernur), itu 
cuma butuh waktu 20 tahun.
Setara dengan yang digunakan Buya Hamka pada eranya.

Salam Hangat,

Fadli ZF



chaidir latief <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Erwin yang baik
  
 Cocok sakali Win Bakhan urang Minang dahulu hebat hebat Ambo masih mengalami 
hampia sapatigo di MA tu urang Minang  Dibanyak negara Duta Besar atau 
diplomatnyo urang Minang Masalahnyio BAA MAMBUEK TITIK BALIK
  
 Salah satu upayo kini adalah SSM 07 Ambo raso KELIRU kalau diartikan HANYA 
SAKEDAR SAUDAGAR Akarnya adalah jiwa kewira usahaan  Itu nan berlaku pada urang 
Cino urang Yahudi urang Japang dll  KINCIE KINCIE OTAKNYA  Apolagi kalau pada 
urang Minang berlandaskan AGAMA Apo itu indak hebat
  
 BAA CARONYO MEMBUAT TITIK BALIK Iko nan sedang diupayokan SSM07  Tapi kalu iko 
akan baranti DISINAN tanpa ada kelanjutannyo io KARAM KAPA kito Karano itulah 
BAA kok  diskusi di melis ko ado nan mengarah ka usaho nan sadang bajalan ko 
APO SARAN TINDAK LANJUT 
  
 Chaidir N Latied


 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount 
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke