Kalau mau lihat sisi positif soal ribut-ribut pengclaiman seni budaya oleh 
pihak tetangga membuat pemerintah dan kita sebagai masyarakat Indonsia lebih 
peduli untuk melestarikan dan belajar.

Anak-anak sekarang kan sebagaian besar masa bodoh

Ada pelajaran yang diambil ....

Biarkan saja ... 

sutan jabok <[EMAIL PROTECTED]> wrote: salam,

kalau menurut opini saya yang subyektif...

kenapa culture harus dipatenkan? tokh bukan milik kita juga... kalau kita 
menclamim budaya sebagai milik kita, arab dari dulu dah bubar...

klo gak salah patent itu ada masa berlakunya... 

klo masalah culture aja dah kayak kebakaran jenggot, trus buat apa kita perlu 
antropolog, historian, etc?? sejarah budaya gak bisa diklaim sepihak (budaya 
instant itu namanya), sedangkan para historian kita memerlukan waktu 
bertahun-tahun untuk mengkritisi manusia flores tua(yg dikenal di dunia sebagai 
hobbit).

kenapa nggak menggagas toleransi untuk patent, kenapa patent gak dibatasi, 
untuk masalah primer (sandang, pangan, papan) atau historical value, culture... 
tidak boleh ada patent... ini baru namanya pemerintah yang melindungi 
rakyatnya... bukan cuma meletakkan hukum sebagai dasar berpijak, tapi menjadi 
regulasi supaya rakyatnya leluasa untuk bergerak, walaupun  dia ada dibelahan 
dunia manapun...
auliah azza <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


http://munirtaher.wordpress.com
       
---------------------------------
Never miss a thing.   Make Yahoo your homepage.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Jika anda, kirim email kosong ke >>: 
berhenti >> [EMAIL PROTECTED] 
Cuti: >> [EMAIL PROTECTED] 
digest: >> [EMAIL PROTECTED] 
terima email individu lagi: >> [EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke