Terima kasih atas penjelasannya Dinda Akmal, ya Prof M Yunus itu yang saya 
maksud, maklum lah kadang2 antene suko manakua jadi gelombang  nan randah2 sajo 
tatangkok :-)

Nah sy pikir Pak MN bisa jadi Prof M Yunusnya orang awak paling tidak aplikasi 
nyata secara lansung di ranah minang yang lansung dieksekusinya dilapangan 
segala pemikiran beliau yang jernih "diatas kertas" itu

Kalaupun perlu modal awal dari hati saya yang paling dalam mau "share" tentunya 
sesuai kemampuan saya.  

Jujur saya katakan sebagai orang minang yang merantau ke daerah orang dalam 
NKRI saya memang mencari penghidupan pada usaha yang dikelola oleh sistim 
Kapitalis dalam kontek ekonomi bahasa sederhanya

"Pemilik modal (kapital) boleh mengeruk untung sebanyak-banyaknya dan 
sebaliknya boleh juga rugi melarat sebesar-besarnya"

Beliau posting orasinya disini dan kita baca, silahkan simak sendiri (karena 
kita baca toh dengan detail) anak beliau yang sukses2 itu saya pikir juga 
merantau dan bekerja pada sistim Kapitalis disebuah perusahaan minyak negara 
Barat..alhamdulillah sebuah kenikmatan bagi beliau dan klga sebagai orang 
minang yang merantau di NKRI, dari sekian banyak orang minang lainnya yang 
berada pada "zona nyaman"

Wass-Jepe
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Akmal Nasery Basral <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 16 Jan 2013 12:49:31 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] MOCHTAR NAIM - MERANTAU SEPANJANG MASA, MERANTAU
 DITINJAU KEMBALI

Pada Rabu, 16 Januari 2013, menulis:

> Uni Evy dan Dunsanak palanta RN
>
> Ya saya termasuk kawan Uni Evy jugakan di dunia Maya :-)
>
> ...
>
> Seperti kata Akmal apa aplikasi dari Pak MN jika Pak MN memang melakukan
> sebuah gerakan (aksi) paling tidak ada contoh "gugatan atau pandangan
> beliau" dia yang menjadi pemicu bagi masyarakat lain semisal beliau membuat
> koperasi kerakyatan, mengandal apa yang ada bangsa ini tabu memakai produk
> yang diciptakan oleh sistim kapitalis dan lain sebagainya seperti
> dicontohkan oleh tokoh intelektual Bangladesh (Bank Rakyat itu) saya lupa
> namanya ?
>
> ....
>
> Demikian banyak maaf
>
> Salam-Jepe
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> *
> *
>
--------

ANB: Namanya Prof. Muhammad Yunus, kanda Jepe, pendiri Grameen Bank, dan
Nobelis Perdamaian 2006. Waktu saya masih di TEMPO, saya pernah
mewawancarai beliau. Orang yang sederhana, banyak bergurau, dan memakai
pakaian khas Bangladesh seperti gamis Arab itu kemana-mana.

Prof Yunus memang luar biasa. Lahir dari keluarga berada, dan sudah nyaman
hidup di Barat, tapi memutuskan pulang kampung dan membenahi ekonomi rakyat
lewat gebrakan mikro kredit dalam bentuk pinjaman uang untuk beli payung
sampai pulsa telpon, agar semua benda yang sebelumnya akrab dengan
masyarakat tapi tak punya nilai ekonomis, bahkan konsumtif, menjadi aset
produksi.

Lebih dari itu, Prof Yunus membalikkan stereotipe negatif nasabah kecil
yang sebelumnya dikaitkan dengan kredit macet (non-performing loan tinggi)
yang membuat bank-bank konvensional ogah membantu mereka, justru menjadi
kesan positif karena NPL di segmen ini justru amat sangat rendah. Mereka
disiplin mengembalikan pinjaman mikro kredit sesuai jatuh tempo.

Ini yang sebelumnya pernah saya sebutkan dalam posting juga tentang
Organisasi Minang sebagai pressure group. Kalau Prof Yunus diundang ke
Minang, atas dasar persahabatan sesama komunitas Muslim Asia, dan cara
kerja Grameen diduplikasi, sangat mungkin perbaikan di level ekonomi rakyat
ini akan berkembang signifikan.

Wassalam,

ANB
Cibubur



>
>
>
>
>
>
>
>
>

-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/




-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/



Kirim email ke