http://www.hidayatullah.com/read/27768/20/03/2013/walikota-padang-robohkan-pondok-maksiat.html

Walikota Padang Robohkan Pondok Maksiat
    Walikota Fauzi Bahar memimpin penggulingan pondok maksiat di Bukit
Lampu (foto: Humas Pemprov)    <http://ads.hidayatullah.com/bmhsip/>

Rabu, 20 Maret 2013

*Hidayatullah.com—*Brakk..! Sepuluhn Pondok   yang  disekat-sekat
seukuran  pas untuk    dua orang itu,  akhirnya roboh ke tanah.  Lalu,
digulingkan ke dasar jurang. Prosesi penghancuran   yang terjadi di kawasan
wisata Bukit Lampu, kota Padang, Sumatra Barat, Selasa petang (19/3/2013)
itu, langsung dipimpin Walikota H. Fauzi Bahar.

Mantan anggota pasukan Katak TNI AL ini, rupaya sudah sangat geram. Sejak
menjadi Walikota  Padang, Fauzi Bahar bertekad akan membasmi
tempat-tempat  maksiat  yang terselubung maupun  terang-terangan,  milik
dan  dibeking  siapapun.  Tapi kenyataannya,  bagaikan  mencukur jenggot,
begitu razia  dilancarkan, beberapa bulan kemudian  sudah tumbuh lagi.

Dengan wajah serius,  kepada wartawan,  Fauzi Bahar mengatakan, Pemko
Padang tetap komit untuk memberantas maksiat.

"Sampai kapanpun Pemko Padang tetap konsiten memberantas maksiat.  Ini
buktinya,  dan kita tidak akan berhenti sampai  di sini,"  tegasnya di
lokasi Bukit Lampu.

“Sesuai dengan program Pemko Padang mewujudkan kota religius, apapun bentuk
maksiat di kota Padang akan saya sikat. Tidak  ada sejengkal pun tempat
bagi kemaksiatan di kota ini," tegasnya  serius.

Fauzi terpaksa bertindak keras karena sudah sering di SMS banyak perantau
Minang yang miris melihat Padang berubah menjadi kota maksiat.

"Saya tertantang untuk mengembalikan kehidupan religi di kota ini, siapa
yang menghadang (ada pembeking,red) saya lawan," tegasnya.

Tak hanya sekali dua Fauzi Bahar turun langsung memberfantas maksiat.
Sebelumnya, Fauzi Bahar juga turun langsung menertibkan Kafe Bamboo, di
Pantai Padang, kawasan  Danau Cimpago yang menyuguhkan penari seksi  dan
sejumlah warung *esek-esek *di pantai Padang.*
 Rep: D. Nurja
Red: Cholis Akbar

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke