nofend, berita ko membukakan mato awak basamo. problem apo nan salamo ko nan tak nampak akhirnyo membukakan mato nan salamo ko jauh dari pantauan radar kiti basamo. 
nofend, gejala ko kan fenomena gunuang es nan ado di Ranah. saatnyo awak ndak saliang mayalahan dan maraso awak nan paliang bana.

nofend, ambo maliek iko karano kurangnyo aktifitas positif dan tingginyo tingkek pengangguran nan tajadi. sebahagian besar lulusan sakolah ingin manjadi pegawai negeri, sahinggo lah mangunci sisi kreatif dari anak nagari.

nagari rancak nan dikarunia tuhan tertegun maliek tingkah anak nagari. energi kreatifitas tagususr jo mimpi maleh nan basadio manunggu pengharapan. disiko perlunyo interfensi pemerintah. beri pendampingan dan modal bagi mereka yg mau berkreatifitas didunia kreatif. 

ambo pernah suatu rayo pai ka Harau, rasonyo anak mudonyo labiah sanang duduak di pos jago sam ia manunggu recehan sesaatutk masuak saku. indak ado kreatifitas ditampeh nan indah tsb. padohal banyak nan bisa diolah. ado penangkaran kupy2 dg karya yg masih monoton, ado jual bungo paku dll nan jauh dari sentuhan kreatifitas.

rummah tingga nan lah lapuak, semestinyo bisa diolah oleh pemuda kampuang manjdi home stay dg dilatih oleh tenaga perhotelan. banyak hal sabanyo. 

tapi yg paliang bahayo adolah fenomeda murahnyo harga motor atau honda nan biaso disabuikan dek urang awak. uru2 kian ka engken, bak istilah bia miskin yg penting raun. 

banyak PR nan sabanyo ndak rumik, cuma komitment basamo nan penting. adokan pendampingan dan gerakan ekonomi kreatif bagi anak mudo. salamo ko yo ndak do tadanga. dulu ado karang taruna, dan banyak gerakan pemuda. 

nanang dan sadang di Medan

Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Indosat network.
From: Nofend St. Mudo
Sent: Saturday, 3 May 2014 08:33
To: RN - Palanta RantauNet
Subject: Re: [R@ntau-Net] 200 Perempuan Hamil di Luar Nikah, Ada Pelajar Arisan Seks di Limapuluh Kota

Waalaikumsalam WrWb

Bundo, sabalunyo mohon maaf dek karano ambo partamo mamfwd berita ko ka Palanta
tantu bagi ambo, indak ado niak saketek pun kito ingin manjelekan suatu daerah/wilayah dg mangirim kaba iko ka palanta. Tapi memang seperti itulah kurang labiahnyo nan tajadi dikampuang awak bundo, dan memang pado dasarnyo ado (prilaku) macam iko ditiok2 daerah dikampuang awak.

Sebagai tambahan, iko laporan nan ditulis haruan hari ko tentang kasus diateh, semoga dg banyak awak tau, semakin banyak awak nan prihatin, dan selalu maingekan dunsanak awak dikampuang tentang bahanyanyo kebebasanan anak mudo kini.

Wassalam.


KASUS ARISAN SEKS PELAJAR DISELIDIKI PDF Cetak Surel

DINAS PENDIDIKAN SUMBAR TURUNKAN TIM KE LIMAPULUH KOTA

Kasus arisan seks pelajar yang dilaporkan terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota membuat gusar kalangan pendidik. Karena itu, Dinas Pendidikan Sumbar akan menurunkan tim untuk menyelidiki kasus tersebut.

PADANG, HALUAN — Dinas Pendidikan Suma­tera Barat akan menu­runkan tim untuk menel­usuri kasus arisan seks yang dilakukan pelajar di Kabupaten Limapuluh Kota. Permasalahan ini dinilai sudah melukai hati rakyat Sumatera Barat.

“Kita akan cek, data itu benar apa tidak. Karena informasi yang didapat dari Kepala Dinas Pendidikan Limapuluh Kota bahwa informasi terjadinya arisan seks ini baru didapat dari Dinas Kesehatan,” terang Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Syamsulrizal dite­mui usai me­ngikuti kegia­tan ziarah kubur pe­ringa­tan Hari Pen­­didikan Na­sio­­nal, Jumat (2/5).

Melihat kon­disi ini, Syam­sulrizal mene­kankan agar ke­pala daerah bisa menekan orang tua untuk me­mastikan anak­nya sudah bera­da di rumah pa­da pukul 18.00 WIB. Tidak lagi berkeliaran di malam hari. Termasuk orang tua juga mesti punya ilmu dan waktu untuk mengurus anak.

“Terkait tindakan apa yang akan kita lakukan di lapangan, kita akan koordinasi dengan Bupati dan Kepala Dinas, namun untuk sanksi itu menjadi kewenangan daerah,” te­rang Syamsulrizal.

Sebelumnya, dalam rapat koordinasi yang digelar MUI, LKAAM dan lembaga kemasyarakatan lainnya di Limapuluh Kota terungkap terjadinya arisan seks yang dila­kukan oleh pela­jar SMA. Hal ini diketahui ketika ada siswi yang tidak me­ngi­kuti UN ka­re­na hamil di luar nikah.  Ti­dak sampai di sana, siswi yang hamil ini terlibat dalam arisan seks yang dilaksanakan oleh komunitasnya. Tidak hanya itu, data Dinas Kesehatan Limapuluh Kota didapat bahwa sekitar 200 orang perempuan hamil di luar nikah di daerah tersebut.

Pol PP Padang Waspada

Terjadinya arisan seks yang dilakukan oleh siswa di Kabupaten Lima Puluh Kota membuat Satuan

Polisi Kota Padang waspada. Satpol PP Kota Padang akan melakukan razia intensif untuk para siswa di Kota Padang. Selain itu Satpol PP Kota Padang meminta masyarakat untuk memberikan informasi jika ada menemukan keadaan tersebut.

“Sejauh ini belum ada kejadian tersebut di Kota Padang. Mudah-mudahan tidak sampai terjadi di Kota Padang ini,”ujar Kasatpol PP Kota Padang Andre Algamar, Jumat (2/5).

Dijelaskan oleh Andre bahwa kelakuan nakal para remaja di Kota Padang hanya baru sebatas kumpul-kumpul sampai larut malam. “Dari hasil razia yang kita lakukan, kebanyakan mereka terjaring saat berkumpul atau duduk-duduk sampai larut malam,” ujar Andre lagi.

Untuk menghindari terjadinya arisan seks seperti yang terjadi di Kabupaten Lima Puluh Kota,  Satpol PP Padang rutin mela­kukan razia bagi para pelajar, baik pagi, siang, maupun malam hari.

Selain itu Andre juga meminta kepada masyarakat untuk selalu memberikan informasi kepada  Satpol PP. “Satpol PP selalu terbuka untuk menerima infor­masi dari masyarakat. Jika masyarakat mengetahui kejadian arisan seks tersebut, segera laporkan ke Satpol PP,” ujarnya.

Setiap siswa yang terkena razia selalu diberikan pembinaan oleh Satpol PP dan dipanggil orang tuanya. “Orang tua siswa supaya menjaga anaknya supaya tidak sampai terjerat dalam pergaulan yang salah,” kata dia.

Untuk mengatasi siswa me­nonton video porno di warnet maka Satpol PP selalu melaku­kan razia ke warnet-warnet. “Satpol PP akan menertibkan warnet-warnet yang membiarkan siswa menonton video porno,” ujar Andre.

Kontrol Lemah

Psikolog Yuni yang ditemui di ruangannya Selasa (29/4) mengatakan, kasus pelecehan seksual atau perbuatan asusila kepada anak saat ini, terutama yang melibatkan anak dibawah umur sebagai korban maupun sebagai pelaku, merupakan gambaran lemahnya fungsi kontrol sosial dan keluarga terhadap anak. Faktor penitipan atau pengasuhan anak, maupun gangguan psikologis merupakan faktor yang dapat memicu tindakan penyimpangan seksual oleh anak-anak di bawah umur.

Pengalaman mendapatkan kekerasan seksual secara fisik maupun non fisik pada anak juga bisa pemicu utama anak untuk berperilaku seksual yang belum sepantasnya dilakukan oleh golongan usianya.

Terpisah, Kepala Dinas Pen­d­idikan Padang Indang Dewata mengatakan, terkait perbuatan asusila terhadap anak atau sesama anak di bawah umur harus menjadi perhatian bagi seluruh pihak.

“Untuk itu, orang tua tidah boleh menyerahkan sepenuhnya anak-anak kepada pihak sekolah, karena kontrol dari orang tua juga sangat diperlukan, pengaruh itu bisa saja datang dari ling­kungan sekitarnya seperti teman-temannya,” ujarnya di Padang kemarin.

Sementara LSM Nurani Perempuan Padang menyebutkan, kejadian-kejadian kekerasan seksual terhadap anak di Sumbar sebagai bencana. LSM yang bergerak pada perlindungan hak-hak perempuan ini mencatat sepanjang tahun 2013 lalu, telah menerima laporan pengaduan kekerasan seksual pada anak mayoritas dilakukan oleh orang terdekat korban atau orang disekitar lingkungan terdekat korban.

Lebih lanjut tahun 2014 Nurani Perempuan mencatat ada tujuh pengaduan atau laporan yang sama yakni kekerasan seksual pada anak dan remaja. (h/mg-san/h/eni/mg-rin)


http://harianhaluan.com/index.php/berita/haluan-padang/31364-kasus-arisan-seks-pelajar-diselidiki

Sabtu, 03 May 2014 02:26


Pada 3 Mei 2014 04.30, Bunda Nismah <[email protected]> menulis:
 
Assalamu Alaikum W. W.
Lah 2 kali berita buruak masuak dari kampuang tacinto ambo nan banamo Luhak 50 Koto. Iyo mamalukan bona rasonyo barito iko. Ambo ingin bona hak jawab dari putra putri 50 Koto terhadap berita ko. Iyo bona atau fitnah? Nan mangecekkan 200 hamil ko dari mano sumbernyo. Mudah2an awak indak fitnah nan balobiah2kan. Sarupo nan lalu ko sampai bagai urang gaek nan mangaku diperkosa barami2 hanyo poi ba in de hoi jo pacarnyo tu poi ka Jakarta di TV. Barita tu harus dikoreksi.
Tolong indak ado urang Payokumbuh 50 Koto nan batalingo tipih?
Sakian mohon maaf nan sagadang2nyo
Wassalam
Bundo Nismah (75++)

@Hayatun Nismah Rumzy#




--

Wassalam

Nofend St. Mudo
37th/Cikarang | Asa: Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok Selatan
Tweet: @nofend | YM: rankmarola 

--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke