Mamak, bundo , kknd dan dunsanak di palanta nah, Sato pulo ambo sangenek manyampaikan pokok2 fikiran ambo mudah2 ndak salah dan jauah Dari kepentingan dukuang mandukuang, 1. Tarok lah/ andai jokowi Ko dulu etnis chino dan non Muslim, tapi dengan kini baliau manjalankan ajaran islam rasonyo badoso pulo awak manjelek jelekan saudara Se iman, 2. Kalau jokowi manang otomatis gubernur Jakarta ahok ( non Muslim ) itu realita nan ndak terbantahkan Harus tajadi 3. Tarok lah jokowi bisa di tarimo, tapi wajar dan bisa ditarimo juo ado nan cameh Dek urang2 PDI memang banyak non Muslim, tapi logika ambo ndak Akan bisa mangalahkan suaro anggota DPR nan Muslim, sebab labiah banyak Cuman apo lai kompak ? 4. Andai JK pulo nan wapres jokowi iko iyo Kamari bedo Sabab baliau urang sumando awak minang dan banyak Bantuan jaman baliau wapres dulu. 5. Ado 2 partai yg islam nyo kuek PKB dan Nasdem logika ambo sekelas surya paloh dan kiai ndak bodoh maambiak keputusan 6. Apo pun kptsan strategis , jokowi Harus minta persetujuan megawati, pertanyaanyo apokah megawati Ko masih suko manjua BUMN ? Iko satu Hal juo..
Itulah kiro2 manuruik ambo , usul ambo dalam demokrasi Ko kebenaran itu Dari ndak ado tergantung Dari sudut pandang apo awak manilai, jadi memang butuh kedewasaan, Maaf kalau ado nan indak pantas Wassalam Zuhrizul/42 Sent from my iPhone On 17 May, 2014, at 22:37, Andrinof A Chaniago <[email protected]> wrote: > Saya hanya ingin mengingatkan tentang cara mempengaruhi orang lain dengan > menyebar kabar bohong yang sangat dikecam di dalam Islam. Contoh menyebarkan > kabar bohong: menyebarkan info bahwa Joko Widodo nama aslinya Herbertus > (ditambah dengan nama Cina). > > Silahkan mempengaruhi orang lain dengan cara yang benar dan islami. > Sekian. Terima kasih. > > Andrinof > > > > 2014-05-13 9:42 GMT+07:00 Asmardi Arbi <[email protected]>: >> Kanda Maturidi n.a.h. >> >> Ambo setuju jo saran kanda. Ada dua hal dari angku Andrinof.: 1. Maragukan >> status KH dari Maimun Zubair , 2.Isi surat merupakan kabar bohong. Sejauh >> yang kita pada umumnya ketahui, isi surat sebagian besar adalah data dan >> fakta. >> >> Angku Andrinof nampaknya cukup dalam ilmu agamanya.Oleh karenanya kita juga >> minta tolong , tunjukkanlah kepada kami bagian yang mana yang merupakan >> kabar bohong dari isi berita itu. Selamatkanlah sanak kita di RN ini dari >> penggolongan jadi pengikut Abdullah bin Ubay yang katanya akan dapat sanksi >> yang keras, harap angku Andrinof juga jelaskan apa dalilnya sanksi itu. >> >> Mari kita tunggu jawaban dari pak Andrinof. Mari kita tolong menolong dalam >> kebajikan dan taqwa dan mari kita tidak tolong menolong dalam kejahatan dan >> dosa. >> >> Wassalam, >> >> Asmardi Arbi, 72+, Kampai, asal Pessel, tinggal di Tangsel. >> >> >> >> >> >> >> >> On 17/05/2014 15:07, Maturidi Donsan wrote: >>> Apakah menurut Andinof surat dibawah ini bohong. >>> >>> Kalau Andrinof meragukan lebih baik dicek ke DPP PPP, pak Surya Darma Ali >>> dan cross cek ke KH Maimun Zubair sampai dimana kebenaran surat ini, kalau >>> ternyata bohong bisa ditelusuri siapa yang memasukkan ke face book. Dan >>> bisa ke Bareskrim. >>> >>> Saya kira Andrinof punya perangkat untuk pengecekan itu. >>> >>> >>> >>> Wass, >>> >>> Maturidi (L/75) >>> >>> >>> >>> >>> >>> Kepada YTH. ; >>> Bpk. H. Suryadharma Ali (Ketua Umum PPP) >>> Di- JAKARTA >>> >>> السلام عليكم ورحمة الله وبركاته >>> بسم الله الرحمن الرحيم >>> الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه >>> أجمعين. أما بعد: >>> >>> TOLAK KOALISI PPP DENGAN PDI-P-JOKO WIDODO >>> >>> Setelah mengamati perkembangan politik lewat media masa, kami menolak kalau >>> PPP berkoalisi dengan PDI-P yang mengusung Jokowi sebagai Capres. Hal ini >>> kami sampaikan, karena kami melihat ada indikasi sebagian elit politik PPP >>> yang mewacanakan berkoalisi dengan partai tersebut. >>> Sebagai satu-satunya Partai Islam yang masih konsis ber-Amar Ma’ruf Nahi >>> Munkar, platform PPP jelas berbeda dengan ideologi dan platform >>> PDI-P. Betapa gigihnya PPP menolak aliran-aliran sesat di Indonesia, >>> memperjuangkan RUU Pornoaksi-Pornografi, UU Pendidikan dan UU >>> lainnya yang berbau Islami. Sementara PDIP adalah partai yang anti Islam. >>> Hal itu dibuktikan dari berbagai produk legislasi Islami yang dijegal oleh >>> PDIP. Semua RUU yang diajukan PPP ke DPR dan berbau Islami pasti PDI >>> menolaknya. UU Pendidikan mereka walk out, UU Bank Syariah, UU Ekonomi >>> Syariah mereka tidak setuju, UU Pornoaksi-Pornografi juga mereka tidak >>> setuju. Sekarang UU Jaminan Produk Halal untuk makanan dan obat-obatan >>> mereka juga tidak setuju. Selain itu, dalam pemilu 2014 lalu, >>> PDI-P memasang 52% caleg non Muslim dalam Daftar Caleg Tetap-nya. >>> >>> PDI-P sendiri merupakan fusi dari partai Nasionalis dan partai Kristen >>> seperti IPKI, PNI, Murba, Partai Katolik, dan Parkindo (Partai Kristen >>> Indonesia). Kemenangan PDI-P-Jokowi berarti kemenangan Barat, konglomerat >>> hitam China, Syi’ah, liberal, disamping menjadikan peluang Jalaluddin >>> Rahmat (tokoh Syi'ah) menjadi Menteri Agama RI, berarti Syi'ah akan >>> memegang kebijakan UU yang berhubungan dengan UU Pendidikan Agama Islam dan >>> Pesantren. >>> Dalam PDI-P ada ragam ideologi, yakni Islam, Syi'ah, Liberal, Kristen, >>> Nasionalis, Sosialis dan Komunis. Jika Partai Islam dan Tokoh Islam >>> berkoalisi dengan PDI-P-Jokowi, maka neo-Komunis gaya baru akan benar-benar >>> terwujud dengan pola baru NASIONALIS, RELIGIUS dan SYI’AH. >>> >>> Di sisi lain, pencapresan Jokowi yang memunculkan ide koalisi non >>> transaksional, kerjasama yang tidak didasari bagi-bagi jabatan. Ini jelas >>> menguntungkan PDI-P. semua kebijakan politik dan pemerintahan yang di >>> dalamnya termasuk berhubungan dengan pendidikan Islam dan Pesantren akan >>> mereka kuasai dan kendalikan, hal ini akan semakin membatasi langkah dan >>> mempersempit gerak umat Islam dalam berdakwah dan menyampaikan aspirasi >>> politik. Berkoalisi dengan PDI-P dan memilih Jokowi berarti ikut andil >>> dalam mewujudkan point-point di atas…! >>> >>> Melihat perolehan suara saat ini, PPP harus mampu berusaha memegang jabatan >>> Menteri Pendidikan dan Menteri Agama RI, sabagai bentuk aspiratif merespon >>> keinginan umat yang bertujuan untuk mengayomi kepentingan umat Islam secara >>> konstitusional. Karena inilah sebenarnya akar dari perjuangan >>> PPP dalam ber-Amar Ma’ruf Nahi Mungkar. >>> >>> Saat ini Indonesia membutuhkan sosok pemimpin alternatif, tegas dan bersih >>> untuk menindaklanjuti sekaligus mencegah terjadinya kasus korupsi >>> diberbagai instansi pemerintahan, menegoisasi ulang kontrak Freeport yang >>> selama ini didominasi pihak asing, berwawasan strategis dan berpikiran >>> global diatas konsep "amar ma'ruf nahi mungkar" sebagai pondasinya. >>> Kami menilai Bpk. Prabowo Subianto dalam hal ini mampu, InsyaAllah. Beliau >>> mempuyai kapasitas, kapabilitas dan integritas tinggi serta tidak mudah >>> diintervensi dalam semua urusan dan pemikiran. Karena dalam kepemimpinan >>> segala keputusan dan kebijakan tidak boleh didekte oleh pihak lain. Ini >>> terbukti dengan ketegasan kepemimpinan beliau dalam struktur pengrekrutan >>> di tubuh TNI. Kedekatannya kepada ulama, memberikan pesan bahwa semua >>> keputusan dan kebijakan pemerintahan akan didiskusikan dulu dan memohon >>> pertimbangan serta fatwa para ulama. Untuk cawapresnya, kita berdo’a kepada >>> Allah SWT semoga mendapatkan pasangan yang baik dan maslahah. >>> >>> Semua ini kami sampaikan, sebagai wujud tanggung jawab kami dan para ulama >>> lainnya untuk menyampaikan sebuah kebenaran. Karena sekarang >>> ini bukan lagi perang antar partai, tapi sudah sampai perang terhadap >>> ideologi dan agama. Hampir semua partai-partai Islam sudah bergabung, >>> berkoalisi dan menjadi mitra partai sekuler, tinggal PPP yang >>> menjadi harapan umat untuk menjaga akidah umat Islam. Sebagai bagian dari >>> PPP, kami mengajak kepada umat, tokoh-tokoh PPP, bahwa para ulama dan tokoh >>> penting bangsa ini melahirkan PPP dengan niat tulus menyatukan komitmen >>> keummatan, merespon aspirasi umat, PPP menjadi alat perjuangan umat Islam >>> dan masyarakat secara umum. >>> Karena, pemilihan azas dan lambang partai tidak mereka dapatkan dari hasil >>> diskusi bahkan tidak juga dari sebuah mimpi. Azas dan lambang PPP diperoleh >>> dari hasil munajat kepada Allah SWT melalui shalat istikhoroh. Keberadaan >>> partai ini wajib kita pelihara dan menjaga keutuhannya. Karena hanya partai >>> inilah warisan dari ulama-ulama kuno. Semoga Allah SWT selalu >>> memberikan pertolongan dan kekuatan kepada umat Islam, amin ya rabbal >>> a’lamin. >>> >>> والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته >>> >>> Sarang, 10 Rojab 1435 H./ 10 Mei 2014 M. >>> >>> K. H. MUHAMMAD NAJIH MAIMOEN ZUBAIR >>> >>> >>> >>> Pada 17 Mei 2014 06.02, Andrinof A Chaniago <[email protected]> menulis: >>>> Saya meragukan status Kyai Haji bapak ini. Dalam Islam, sangat dikecam >>>> menjadi penyebar kabar bohong. Kalau menjadi penyebar kabar bohong, kita >>>> akan digolongkan menjadi pengikut Abdullah bin Ubay dengan sanksi ancaman >>>> yang sangat keras. >>>> Berpolitiklah dengan baik dan islami. >>>> Terima kasih. >>>> >>>> Andrinof >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain >> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim >> email ke [email protected]. >> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti > subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim > email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
