Kejujuran vs Kebohongan

Ambo raso ikolah tolok ukur dek FPI

Daripada2 maka Lebih baik2 hehehe



Sangenek,




Wassalam,

alhaqirwalfaqir,
anwardjambak L45+, 
mudiak Pyk-Pku,
Kualalumpur,
kanakan Dt Rajo Malano(Maulana), 

"Maminteh Sabalun Hanyuik.!"

Sent from my BlackBerry® smartphone powered by U Mobile

-----Original Message-----
From: asfarinal2000 via RantauNet <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 06 Jun 2014 18:09:44 
To: <[email protected]>; <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Saya ingin minta pendapat mamak dan aktivis PKS soal
 berita ini


lah makan buah simalokamo ko mah hahahaha. FPI lah marapek ka barisan Hasyim, 
Hasyim mundur bilo FPI bagabuang.....hahayyyyy. ba a lo cito e ko 

 
Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Indosat network.  
 
 
From: Aprinal Saldi
Sent: Friday, 6 June 2014 17:19
To: [email protected]
Reply To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Saya ingin minta pendapat mamak dan aktivis PKS soal 
berita ini



Oh begitu ya pak..


Semoga juga nanti dia tidak membangun gereja baru diatas lahnnya yg ribuan 
hektar yg juga berada di sumbar sana..
entah bagaimana dia dulu dapat ribuan tanah ulayat di ranah minang ini. 


dan bapak ini mendukung lagi yah, Yasmin dapat izin lagi?






2014-06-03 23:48 GMT+07:00 'asmun sjueib' via RantauNet 
<[email protected] <mailto:[email protected]> >:
 

 

Aww.. Ambo sapandapeik jo Hashim SD satantangan kegiatan ugamo di Indonesia, 
Bhinneka Tunggal Ika. Satiok rahayat Indonesia samo punyo hak untuk beribadah, 
silahkan menjalankan ibadah ugamo masing-masing asalkan indak provokatif. 
Saling menghormati dan ummat Islam harus berani menjalankan ajaran ugamo dengan 
baik dan benar sarato barusao kareih menghormati Al Quran dan Hadits dengan 
melaksanakannyo tanpa merusak  kehidupan  harmonis diantaro ummat berugamo di 
Indonsia. 
Wassalam,
 Haasma Depok
 



 
 
 
  Pada Selasa, 3 Juni 2014 22:21, Aprinal Saldi <[email protected] 
<mailto:[email protected]> > menulis:
   

 


 


                                Penulis: Martahan Lumban Gaol                   
        23:14 WIB | Senin, 02 Juni 2014                                 
                                                

Hashim: Prabowo Bisa Kendalikan PKS dan Buka Yasmin
                                                        
                                         
<http://www.satuharapan.com/uploads/pics/news_16997_1401716752.jpg>             
                                               
Hashim Djojohadikusumo saat menghadiri Diskusi Publik Gereja Mendengar Visi 
Misi Capres 2014, yang diselenggarakan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia, 
di Aula Sekolah Tinggi Teologia Jakarta, pada Senin (2/6). (Foto: Martahan 
Lumban Gaol).                                             

JAKARTA, SATUHARAPANCOM - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim 
Djojohadikusumo mengatakan bahwa Calon Presiden (Capres) Republik Indonesia 
2014, Prabowo Subianto mampu mengendalikan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan 
mengembalikan izin ibadah Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin. 
"Saya yang beri izin Prabowo untuk berkoalisi dengan PKS. Karena saya ingat 
Matius 10:16, yang intinya kita harus cerdik seperti ular dan tulus seperti 
merpati. Karena bila Prabowo presiden, dia mampu kendalikan itu," ucap Hashim 
saat menghadiri Diskusi Publik Gereja Mendengar Visi Misi Capres 2014, yang 
diselenggarakan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), di aula Sekolah 
Tinggi Teologia Jakarta, Senin (2/6). 
"Perihal GKI Yasmin, di depan puluhan pendeta, Prabowo pernah katakan, bila 
nanti dia jadi presiden, dia akan perintahkan Kapolri (Kepala Kepolisian 
Republik Indonesia) untuk membuka kembali GKI Yasmin," Hashim menambahkan. 
Menurut Hashim, lima tahun silam Prabowo telah berdiskusi ketika PKS ingin 
memberikan dukungan bagi dirinya, saat itu Hashim menolak. Akan tetapi, ia 
menyesal, karena partai yang dipilihnya untuk berkoalisi, PDI Perjuangan, 
ternyata menipu Gerindra. 
"Lima tahun silam, Prabowo katakan bahwa PKS ingin beri dukungan, tapi saya 
katakan bila PKS beri dukungan, saya keluar dari Gerindra dan kembali ke 
London. Namun akhirnya saya menyesal, karena kami tertipu oleh PDI Perjuangan 
waktu itu," kata Hashim. 
Jadi, perihal partai koalisi, ia mengharapkan agar masyarakat tidak meragukan 
komitmen Prabowo untuk senantiasa menjunjung nilai-nilai Pancasila, meskipun 
saat ini Gerindra berkoalisi dengan partai berbasis massa Islam. 
"Jadi jangan ragu pada komitmen Prabowo untuk tetap membela Pancasila. Karena 
bila Prabowo tidak komit pada Pancasila, saya tidak mau mendukungnya sebagai 
capres Republik Indonesia," adik Prabowo itu menambahkan. 
Tidak Ada FPI Gerindra 
Mengenai dugaan atau anggapan beberapa pihak yang mengatakan bahwa Partai 
Gerindra menjalin kerja sama dengan Front Pembela Islam (FPI), Hashim 
membantahnya. 
"Tidak ada kerja sama dengan FPI, bila terjalin kerja sama antara Gerindra dan 
FPI, maka saya akan keluar dari partai ini," tegas Hashim. 
Menurutnya hal tersebut hanya ulah dari pihak-pihak yang tidak bertanggung 
jawab, yang ingin menjelekkan nama Partai Gerindra. 
"Itu merupakan fitnah luar biasa bagi kami, beberapa pernyataan selalu 
dipelintir oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," Ketua Dewan Pembina 
Kristen Indonesia Raya tersebut menambahkan. 
Pertiwi Jadi Ibu Negara 
Selanjutnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra tersebut menanggapi 
pernyataan salah seorang penanya nan mengatakan bahwa Indonesia membutuhkan 
sosok ibu negara. 
"Bila kita butuh ibu negara, Prabowo sudah menyiapkannya, namanya pertiwi. Jadi 
jujur saja Bapak Prabowo dan Ibu Pertiwi," tuturnya. 
Hashim pun mengambil contoh pada beberapa sosok presiden di beberapa negara 
yang tidak memiliki ibu negara. 
"Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye,tidak pernah punya suami, Presiden 
Filipina, Nonoy Aquino, belum pernah menikah, lalu Presiden Prancis, Francois 
Hollande, juga tidak pernah menikah, tapi banyak anak dan pacar," tambahnya. 
Karena menurut Hashim, esensi utama sebagai Presiden Republik Indonesia ialah 
jujur dan mampu menjalankan amanah rakyat dengan baik. 
Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja
http://www.satuharapan.com/read-detail/read/hashim-prabowo-bisa-kendalikan-pks-dan-buka-yasmin
 -- 
 .
 * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
 * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
 ===========================================================
 UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
 * DILARANG:
 1. Email besar dari 200KB;
 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
 3. Email One Liner.
 * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
 * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
 * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
 * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
 ===========================================================
 Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
 --- 
 Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
 Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected] 
<mailto:[email protected]> .
 Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.


    
 -- 
 .
 * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
 * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
 ===========================================================
 UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
 * DILARANG:
 1. Email besar dari 200KB;
 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
 3. Email One Liner.
 * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
 * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
 * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
 * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
 ===========================================================
 Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
 --- 
 Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
 Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected] 
<mailto:[email protected]> .
 Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
 
 
 -- 
 .
 * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
 * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
 ===========================================================
 UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
 * DILARANG:
 1. Email besar dari 200KB;
 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
 3. Email One Liner.
 * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
 * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
 * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
 * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
 ===========================================================
 Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
 --- 
 Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
 Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected] 
<mailto:[email protected]> .
 Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke