*From: *Aprinal Saldi
*Sent: *Friday, 6 June 2014 17:19
*To: *[email protected]
*Reply To: *[email protected]
*Subject: *Re: [R@ntau-Net] Saya ingin minta pendapat mamak dan aktivis PKS
soal berita ini

(--) Semoga juga nanti dia tidak membangun gereja baru diatas lahnnya yg
ribuan hektar yg juga berada di sumbar sana..
Entah bagaimana dia dulu dapat ribuan tanah ulayat di ranah minang ini.
Dan bapak ini mendukung lagi yah, Yasmin dapat izin lagi?

(+) .
http://www.spektanews.com/2014/02/ini-pidato-hasyim-muzadi-yang.html?m=1



Saturday, February 15, 2014



Ini Pidato Hasyim Muzadi Yang Mengejutkan Dunia



[image:
http://3.bp.blogspot.com/-9WISkxz8wxE/Uv9Ruulb23I/AAAAAAAAEcI/6uEo7yKDexo/s280/KH+Hasyim+Muzadi.jpg]



SPEKTANEWS (Jakarta) Lama tidak terdengar kabar berita KH Hasyim Muzadi,
tiba-tiba tokoh Islam dari NU (Nahdhatul Ulama) ini menyeruak dengan
pidatonya yang cukup menggetarkan. Berbeda dengan Said Agil Siradj yang
statement-nya selalu menuai kontroversi, pidato Hasyim Muzadi yang tersebar
di sosial media BBM ini diyakini sebagai statment dari seorang tokoh besar
NU yang telah ditunggu-tunggu umat Islam Indonesia selama ini.



Dalam pidatonya itu, KH Hasyim Muzadi yang juga menjabat sebagai Presiden
WCRP (World Conference on Religions for Peace) sekaligus Sekjen ICIS
(International Conference for Islamic Scholars) secara cerdas menjawab
sejumlah tuduhan PBB (perserikatan Bangsa-Bangsa) baru-baru ini bahwa umat
Islam Indonesia anti toleransi beragama. Dan inilah pidato ‘menggetarkan’
tersebut :



"*Selaku Presiden WCRP dan Sekjen ICIS, saya sangat menyayangkan tuduhan
INTOLERANSI agama di Indonesia. Pembahasan di forum dunia itu, pasti karena
laporan dari dalam negeri Indonesia. Selama berkeliling dunia, saya belum
menemukan negara muslim mana pun yang setoleran Indonesia.*



*Kalau yang dipakai ukuran adalah masalah AHMADIYAH, memang karena
Ahmadiyah menyimpang dari pokok ajaran Islam, namun selalu menggunakan
stempel Islam dan berorientasi Politik Barat. Seandainya Ahmadiyah
merupakan agama tersendiri, pasti tidak dipersoalkan oleh umat Islam.*



*Kalau yang jadi ukuran adalah GKI YASMIN Bogor, saya berkali-kali ke sana,
namun tampaknya mereka tidak ingin selesai. Mereka lebih senang Yasmin
menjadi masalah nasional & dunia untuk kepentingan lain daripada masalahnya
selesai.*



*Kalau ukurannya PENDIRIAN GEREJA, faktornya adalah lingkungan. Di Jawa
pendirian gereja sulit, tapi di Kupang (Batuplat) pendirian masjid juga
sangat sulit. Belum lagi pendirian masjid di Papua. ICIS selalu melakukan
mediasi.*



*Kalau ukurannya LADY GAGA & IRSHAD MANJI, bangsa mana yang ingin tata
nilainya dirusak, kecuali mereka yang ingin menjual bangsanya sendiri untuk
kebanggaan Intelektualisme Kosong ?*





*Kalau ukurannya HAM, lalu di Papua kenapa TNI / Polri / Imam Masjid
berguguran tidak ada yang bicara HAM? Indonesia lebih baik toleransinya
dari Swiss yang sampai sekarang tidak memperbolehkan Menara Masjid, lebih
baik dari Perancis yang masih mempersoalkan Jilbab, lebih baik dari
Denmark, Swedia dan Norwegia, yang tidak menghormati agama, karena di sana
ada UU Perkawiman Sejenis. Agama mana yang memperkenankan perkawinan
sejenis ?! Akhirnya kembali kepada bangsa Indonesia, kaum muslimin sendiri
yang harus sadar dan tegas, membedakan mana HAM yang benar (humanisme) dan
mana yang sekedar Westernisme*".



Pidato KH Hasyim Muzadi yang berasal dari NU sebagai ormas terbesar di
Indonesia ini juga dinilai sebagai penawar rasa haus umat setelah selama
belasan tahun umat tidak melihat ketegasan seorang tokoh besar Ulama dari
kalangan NU yang berani tampil cerdas dan berani dalam bersikap.
..
---------- Pesan terusan ----------
Dari: 'Rantau' via RantauNet <[email protected]>
Tanggal: 16 Juni 2014 10.19
Subjek: Re: [R@ntau-Net] Saya ingin minta pendapat mamak dan aktivis PKS
soal berita ini
Kepada: "[email protected]" <[email protected]>


Kejujuran vs Kebohongan

Ambo raso ikolah tolok ukur dek FPI

Daripada2 maka Lebih baik2 hehehe



Sangenek,



Wassalam,

alhaqirwalfaqir,
anwardjambak L45+,
mudiak Pyk-Pku,
Kualalumpur,
kanakan Dt Rajo Malano(Maulana),

"Maminteh Sabalun Hanyuik.!"

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke