SENIN, 04 AGUSTUS 2014 | 17:26 WIB
Dirjen Pemasyarakatan Benarkan Foto Baiat Ba'asyir di LP
[image: Dirjen Pemasyarakatan Benarkan Foto Baiat Ba'asyir di LP  ]

Foto yang beredar di media sosial, disebut-sebut sebagai acara baiat Abu
Bakar Ba'asyir untuk mendukung ISIS di Lapas Nusakambangan. Dirjen Lembaga
Pemasyarakatan sedang melakukan pengecekan dari mana asal-usul foto ini dan
akan melakukan sidang tim pengamat Lapas untuk mengevaluasi kenapa ada
kamera bisa masuk ke lapas Nusakambangan. Istimewa














*TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>,* *Jakarta* - Direktur Jenderal Pemasyarakatan
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Handoyo Sudrajat membenarkan kabar
bahwa ada pembaiatan terhadap 24 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Pasir
Putih, Nusakambangan, Jawa Tengah. "Benar itu (baiat) dilakukan di tempat
salat blok mereka di Lapas Pasir Putih tanggal 18 Juli 2014," kata Handoyo,
Senin, 4 Agustus 2014.


Terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Ba'asyir, berbaiat kepada khilafah
Al-Baghdadi, pemimpin kelompok ekstremis Negara Islam Irak dan Suriah
(ISIS). Informasi itu didapat dari tersebarnya foto yang memperlihatkan
Ba'asyir bersama 13 orang yang diduga anggota ISIS. (Baca: Ba'asyir Dibaiat
ISIS, Keluarga Enggan Komentar
<http://www.tempo.co/read/news/2014/08/04/058597088/Baasyir-Dibaiat-ISIS-Keluarga-Enggan-Komentar>
)

Dalam foto tersebut, Ba'asyir duduk diapit para pria yang semuanya
mengenakan pakaian putih. Beberapa di antaranya menutupi wajah dengan
sorban dan mengacungkan jari telunjuk. Satu di antara mereka terlihat
membentangkan bendera ISIS berwarna hitam. Foto itu diambil di sebuah
ruangan lebar berlantai kayu.

Menurut Handoyo, dari 43 napi, hanya ada sekitar 24 napi yang ikut
melakukan baiat di lapas tersebut. Handoyo menyesalkan terjadinya peristiwa
ini. Tapi, menurut dia, hal terpenting yang harus dilakukan saat ini adalah
meningkatkan pengamanan dan pengawasan terhadap aktivitas para narapidana.

"Informasinya, mereka bersama-sama. Jadi Ba'asyir sempat tidak mau, tapi
didorong-dorong," kata Handoyo. Menurut dia, semula Ba'asyir ingin menunggu
perkembangan terlebih dahulu. Tapi akhirnya Ba'asyir ikut serta dalam
pembaiatan tersebut. (Baca: Mural ISIS Ditemukan di Solo
<http://www.tempo.co/read/news/2014/08/04/058597082/Mural-ISIS-Ditemukan-di-Solo>
)

Saat ini Handoyo bersama lembaganya tengah menggelar sidang tim pengamat
pemasyarakatan. Sidang untuk merespons beredarnya gambar pembaiatan
Ba'asyir ini akan terus dilaksanakan meski menurut dia masih ada beberapa
pejabat yang mengambil cuti hari raya.


*AISHA SHAIDRA*


Pada 5 Agustus 2014 05.14, 'asmun sjueib' via RantauNet <
[email protected]> menulis:

> Aww. Sdrku AA dan Palanta n.a.h.
> Menarik memang konstelasi geopol dunia tsb. ditambah dengan globalisasi
> tanpa batas / borderless yang telah sampai menjamah kelingkungan Nagari wak
> sekalipun. Usaha dan upayo apo nan kironyo dapeik wak lakukan untuk
> Indonesia case nan mayoritas beragama Islam? Persatuan dalam bentuk Orpol,
> Orsos, atau strategi yang bagaimana seyogyanya dilakukan oleh para elit
> Islam Indonesia? Berpangku tangan? Menunggu? Memperkuat kembali tata nilai
> Pancasila dan Leadership bangsa atau bagaimana?
> Wassalam,
> Haasma
>
>
>   Pada Senin, 4 Agustus 2014 22:37, Asmardi Arbi <
> [email protected]> menulis:
>
>
>
> Modus imperium Yahudi untuk menguasai dunia Islam yang memiliki  SDA , SDM
> dan  posisi Geopolitis  Strategis belum berubah , yakni dengan cara melepas
> kader binaannya ( CIA ) untuk melemahkan kekuatan Islam dari dalam
> sementara  menyatakan  CALON lawannya sebagai teroris agar  bisa diterima
> logika dunia. Contohnya sudah banyak, mulai dari Sadam Husen yang mau
> menyerang Iran, Osama bin Laden di Afghan,  Abu Sayyaf di Filipina Selatan
> dan sekarang Abu Bakar al-Baghdadi..
>
> Wassalam,
> AA
>
>
> On 03/08/2014 09:02, Akmal Nasery Basral wrote:
>
> MakNgah n.a.h,
> ado nan manyabuik ISIS = Islamic State in Iraq and Syria. Ado pulo nan
> manulih ISIS = Islamic State of Iraq and al-Syam. Kaduonya merujuk pada
> kelompok bersenjata pimpinan Abu Bakr al-Bagdadi yang menyatakan mereka
> telah mendirikan Kekhalifahan Islam. Dalam video yang baru beredar, ada
> seorang anggota dengan nama "Abu Muhammad al Indonesi" yang menyerukan agar
> umat Islam ikut bergabung dengan ISIS. Di beberapa TV nasional, tayangan
> ini sedang sering diputar.
>
>  Al-Bagdadi inilah yang disebut Edward Snowden -- eks anggota CIA dan NSA
> yang membocorkan banyak rahasia pemerintah AS sehingga menjadi public enemy
> #1 di mata pemerintahan Obama -- sebagai kader didikan dinas intelijen AS,
> Inggris dan Israel.
>
>  Allahu a'lam.
>
>  Wassalam,
>
>  ANB
>
>
> Pada 3 Agustus 2014 03.18, Sjamsir Sjarif <[email protected]>
> menulis:
>
> Istilah "ISIS" lah cando aia matah sajo di kelompok postiang ko. Tapi
> adokoh anggota Lapau nan salabiahnyo nan tahu apo kapanjangan aratinyo ISIS
> ko?
> -- Makngah
>
> --
> .
>
>
>
>  --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>
>
>    --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke