Dinda Imran Al, pertanyaan menarik! Hadits nan dinda kutip dari Twitter tu tampaknyo nan diriwayatkan dari sahabat Tsauban r.a. Namun ado bagian nan takuduang. Bagian nan hilang ambo highlight warna kuniang.:
----- Rasulullah bersabda: "“Akan berperang tiga orang di sisi perbendaharaanmu. Mereka semua adalah putera khalifah. Tetapi tak seorangpun di antara mereka yg berhasil menguasainya. Kemudian muncullah bendera-bendera hitam dari arah timur lantas mereka MEMBUNUH kamu dgn suatu pembunuhan yg BELUM PERNAH DIALAMI oleh kaum sebelummu." Kemudian Nabi Saw menyebutkan sesuatu yang aku tidak hafal, lalu bersabda, "Maka jika kamu melihatnya, berbai’atlah kepadanya walaupun dgn merangkak di atas salju.” (HR. Ibnu Majah & Al-Hakim) #IS #ISIS ------ Persisnya hadits itu terdapat dalam Kitab *Al-Fitan*, bab "Khuruj al-Mahdi" (no. 4074 oleh Imam Ibnu Majah) dan dalam kitab hadits Al Hakim no. 8564. Seperti terlihat pada judul bab, dan juga sudah dijelaskan sanak Fitr Tanjuang, hadits ini dalam konteks kedatangan Imam Mahdi. Abu Fatiah al-Adnani dalam* Negeri-negeri Akhir Zaman *(2013) menulis: "Kehebatan tempur pasukan Al Mahdi ini digambarkan oleh Rasulullah Saw sebagai pasukan yang memiliki metode membunuh lawan yang belum pernah ada sebelumnya. Pasukan ini benar-benar sangat unik dan tangguh. Inilah pasukan elit muslim yang akan bergabung dengan Al Mahdi. Mereka masuk ke Hijaz dan melakukan pembunuhan terhadap penduduknya. *Tentu saja pasukan yang akan membela Imam Al Mahdi ini tidak mungkin memerangi umat Islam yang tidak bersalah*. (*note: *efek *bold *dari ambo - ANB). Dengan demikian, besar kemungkinan orang-orang yang mereka perangi adalah penduduk Hijaz, Mekkah dan Madinah, yang telah keluar dari Islam. *Dalam peperangan tersebut, pasukan Imam Al Mahdi, akan menghancurkan orang-orang yang murtad*. Selanjutnya mereka akan masuk ke kota Madinah. Dari Madinah lah perjuangan mereka bersama Imam Al Mahdi akan dimulai." (hal. 70-71). Yang menarik dari isi hadits tersebut adalah bagian perkataan Nabi: "...Tetapi tak seorangpun di antara mereka yg berhasil menguasainya" sebelum menjelaskan kedatangan "bendera-bendera hitam dari arah Timur ...". Apa yang sesungguhnya* tidak berhasil dikuasai* oleh tiga orang putra khalifah yang berseteru itu? Menurut Ibnu Katsir, setelah wafatnya seorang khalifah, tiga orang putranya akan saling berperang untuk memperebutkan harta simpanan yang menggunung, yang tersimpan di dalam Ka'bah. Dalam catatan kaki yang cukup panjang tentang hadits ini -- silakan baca buku Abu Adnani di atas, maaf ambo belum sempat ketik ulang secara lengkap -- intinya adalah satu ketika Umar bin Khattab r.a. ketika menjadi khalifah menyatakan akan memanfaatkan harta kuning (emas) dan harta putih (perak) di dalam Ka'bah -- yang terus bertambah karena sudah menjadi kebiasaan masyarakat sejak jaman jahiliyah saat mengunjungi Ka'bah mereka juga menyedekahkan harta benda -- untuk kepentingan umat Islam, ketimbang membiarkannya terus menumpuk tak dimanfaatkan. Lalu sahabat Syaibah (Ibnu Utsman bin Thalhah Al Abdari) mengingatkan bahwa Umar tak boleh melakukan itu karena Rasulullah dan Abu Bakar ketika masih hidup juga tak pernah melakukannya. Mendengar itu Umar berkata, "Keduanya adalah orang yang harus diikuti." (HR. Imam Bukhari no. 1594). Sehingga seluruh harta di dalam Ka'bah tak pernah digunakan, selain terus bertambah. Adapun menurut penafsiran kontemporer Ust. Ihsan Tanjung (salah seorang ustadz yang menurut ambo sangat menguasai hadits-hadits semacam ini), ada kecocokan yang sangat tinggi antara "khalifah dan ketiga putranya" dengan Ibnu Saud (dari mana kata "Saud"-i Arabiyya berasal sebagai negara modern di awal abad ke-20) dengan ketiga orang putranya. (Ambo pernah mendengar langsung Ust. Ihsan Tanjung menyebut ketiga nama itu dengan fasih dan konteksnya masing-masing, namun kini ambo lupa siapa saja. Kalau sanak Imran tertarik tema ini, silakan cari khutbah Ust. Ihsan Tanjung yang cukup banyak di YouTube tentang tema ini). Hal penting berikutnya adalah, "apa mungkin akan ada penduduk Hijaz, Mekkah dan Madinah, yang akan murtad sehingga pasukan Imam Al Mahdi memerangi mereka?" Secara rasional tampaknya mustahil, bukan? Tetapi ternyata nubuwwah ke arah itu sudah dijelaskan Nabi Saw, salah satunya dalam hadits di bawah ini: "Kiamat tidak akan terjadi hingga beberapa kabilah dari umatku bergabung dengan orang-orang musyrik, dan hingga *beberapa kabilah dari umatku menyembah berhala*." (HR Ahmad, Abu Dawud, At-Tirmizi, Ibnu Majah dan Al Hakim. Dinyatakan shahih oleh At Tirmizi, Al Hakim dan Syekh Al Albani). Ringkasnya, membahas apa itu "bendera-bendera hitam dari arah Timur" tak bisa tidak harus bertaut dengan pembahasan tentang kedatangan Imam Mahdi berdasarkan nubuwwah Rasululllah Saw dalam sejumlah hadits shahih yang membutuhkan penjelasan para muhaditsin mengenai konteks hadits, karena jika kita membaca hanya teks tertulis saja, besar kemungkinan baru menyentuh permukaan topik penting ini, dan belum menukik pada esensinya. Allahu a'lam. Wassalam, ANB 46, Cibubur Pada 6 Agustus 2014 21.28, 'Imran Al' via RantauNet < [email protected]> menulis: > Mungkin uda akmal, bisa mengurai latar belakang hadist yang ambo dapek > dari cuit seseorang yang ambo follower di twitter... > > Rasulullah bersabda: "“Akan berperang tiga orang di sisi perbendaharaanmu. > Mereka semua adalah putera khalifah. Tetapi tak seorangpun di antara mereka > yg berhasil menguasainya. Kemudian muncullah bendera-bendera hitam dari > arah timur lantas mereka MEMBUNUH kamu dgn suatu pembunuhan yg BELUM PERNAH > DIALAMI oleh kaum sebelummu. Maka jika kamu melihatnya, berbai’atlah > kepadanya walaupun dgn merangkak di atas salju.” (HR. Ibnu Majah & > Al-Hakim) #IS #ISIS > > imran, tingga di padang, 38+ > > > Pada Selasa, 5 Agustus 2014 10:22, Akmal Nasery Basral < > [email protected]> menulis: > > > Sekadar penyegar ingatan, Imran bin Muhammad Zein meski besar di Medan dan > dikenal sebagai "Anak Medan", sebetulnya lahir di Ampek Angkek, > Bukittinggi, 1 Juni. > 1950. Lahir dengan nama Armon dari ayah Muhammad Zein dan ibu Darmanis. > > > http://umarabduh.blog.com/2011/10/31/sepenggal-kisah-imran-bin-muhammad-zein-dan-achmad-yani-wahid/ > > Wassalam, > > ANB > > > Pada 5 Agustus 2014 10.12, Abraham Ilyas <[email protected]> menulis: > > Ambo ingek peristiwa tahun 1981 kutiko Imran nan membajak pesawat > Woyla naik dari Palembang. > > Kutiko itu ambo bakonco jo polisi nan manjago sel tahanan. > Dek badokekan kantua, iseng iseng suatu hari ambo maliek ka sel > tahanan dan batamu jo urang awak nan katonyo beliau iko ikuik komji. > > Dari ota dgn dunsanak kito tersebut, ambo bakasimpulan bahwa batue nan > disampaikan dek angku MM .....si bujang parewa tersebut indak > mangarati apo apo tujuan perjuangan tersebut ...mungkin kini mirip > dengan barisan tukang demo bayaran ! > > dan tujuan penguaso kutiko itu iolah..... "Mambari tahu ka dunia lua, > bahaso di era Orba kutiko tu, adoh pulo namonyo 'opisisi', dan adoh > pulo namonyo 'pambajak kapatabang' untuak mampaliekan ka dunia lua > pasukan komando awak lai sigap dan santiang-santiang". > > Tarimo kasih angku MM > > > Pada tanggal 05/08/14, Akmal Nasery Basral <[email protected]> menulis: > > Bagaimana dengan perkembangan di bawah ini Mak Asmardi? > > > > > > SENIN, 21 JULI 2014 | 06:25 WIB > > Pendukung Pemimpin Milisi ISIS Dibaiat di Malang > > [image: Pendukung Pemimpin Milisi ISIS Dibaiat di Malang] > > > > Pria yang diduga sebagai pemimpin militan ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi > > terlihat menggunakan arloji mewah saat memimpin khotbah salat Jumat di > > sebuah masjid di Mosul, Irak, 5 Juli 2014. Peristiwa ini diketahui dari > > rekaman video yang dipublikasikan ke internet. Dailymail.co.uk > <http://dailymail.co.uk/> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > *TEMPO.CO <http://tempo.co/> <http://TEMPO.CO <http://tempo.co/>>*, > *Malang *- Dekarasi Ansharul Khilafah Jawa > > Timur diselenggarakan dengan sederhana di sebuah masjid di Dusun Sempu, > > Desa Gading Kulon, Kecamatan Dau, Kota Malang. Hadir sekitar 500 anggota > > jemaah yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Tak hanya orang > > dewasa, anak-anak juga terlihat menghadiri deklarasi dan sosialisasi > > Ansharul Khilafah Jawa Timur. > > > > "Saya tak bisa mendeteksi dari mana. Bisa saja umat NU, Muhammadiyah, JAT > > juga hadir di sini," kata juru bicara Ansharul Khilafah Jawa Timur, > > Muhammad Romly, Ahad, 20 Juli 2014. Mereka menyebarkan undangan melalui > > media sosial dan media* online*. Selain itu, Romly mengaku tak mengenal > > satu per satu anggota jemaah yang hadir. Jika tersedia tempat yang > lapang, > > Romly optimistis bisa menghadirkan 2.000 anggota jemaah. (Baca: Deklarasi > > Ansharul Khilafah DukungISIS Dibubarkan > > < > http://www.tempo.co/read/news/2014/07/20/078594481/Deklarasi-Ansharul-Khilafah-Dukung-ISIS-Dibubarkan > > > > ) > > > > Kegiatan tersebut, ujar dia, merupakan spontanitas dari hasil pertemuan > > dengan jemaah majelis taklim. Romly dipercaya sebagai juru bicara, > sehingga > > kegiatan deklarasi Ansharul Khilafah diselenggarakan di Malang. Dukungan > > dan desakan deklarasi datang dari berbagai kelompok masyarakat. Jadi, dia > > mewujudkan penyelenggaraan deklarasi secara sederhana di sebuah masjid di > > tengah ladang tebu. Lokasi itu terpencil, jauh dari permukiman warga. > > > > Gedung masjid tampak baru selesai dibangun, cat tembok terlihat baru. > > Bahkan masjid belum teraliri listrik. Sebuah mesin genset menjadi sumber > > listrik dua buah lampu neon yang menjadi penerangan tertempel di tembok > > masjid. Sebuah poster besar bertulis Sosialisasi dan Deklarasi Ansharul > > Khilafah terpampang di depan ruang imam masjid. (Baca: ISISBersumpah > > Hancurkan Kabah Jika Kuasai Mekah > > < > http://www.tempo.co/read/news/2014/07/04/115590287/ISIS-Bersumpah-Hancurkan-Kabah-Jika-Kuasai-Mekah-- > > > > ) > > > > Para anggota jemaah duduk bersila, menyimak penjelasan para ustad yang > > diundang dalam deklarasi tersebut. Ustad M. Fachry dan Ustad Syafuddin > Umar > > menjelaskan tentang Daulah Khilafah Islamiyah. Namun penjelasan tersebut > > tanpa pengeras suara, sehingga jemaah yang berada di bagian belakang > harus > > menyimak dengan seksama. > > > > Dalam penjelasan yang disorot melalui layar proyektor LCD, mereka > > menjelaskan jika di Irak telah tegak* khilafah islamiyah*. Mengakhiri > > deklarasi, para anggota jaemaah diminta berdiri untuk dibaiat untuk > > menyatakan setia kepada amir Daulah Khilafah Islamiyah, Syaikh Abu Bakr > > al-Baghdadi. Secara serempak, mereka mengucapkan kalimat sumpah setia > dalam > > bahasa arab dan bahasa Indonesia. > > > > Pekik takbir bergema bersama-sama seusai upacara pembaiatan. Seusai > > deklarasi dan pembaiatan, Romly menyangkal jika kelompoknya berkaitan > > dengan Negara Islam Irak dan Suriah (Islamic State of Iraq and > Syria/ISIS). > > Menurut dia, ISIS terbagi dalam berbagai faksi dan telah dibubarkan. > > Selanjutnya, muncul Daulah Khilafah dengan khalifah Syaikh Abu Bakr > > al-Baghdadi. (Baca: Ini Penampilan Pertama Pemimpin ISIS di Publik > > < > http://www.tempo.co/read/news/2014/07/06/115590806/Ini-Penampilan-Pertama-Pemimpin-ISIS-di-Publik- > > > > ) > > > > Dia meyakini Daulah Khilafah akan membangun atau meningkatkan peradaban > > Islam. Serta menghilangkan stigma barat terhadap Islam yang diidentikkan > > dengan kekerasan dan kemiskinan. Mereka mengaku hanya memberikan dukungan > > moral dan doa untuk mujahidin. "Tak ada sumbangan dana, untuk hidup saja > > susah," tutur Romly. > > > > Romly juga menyangkal memberikan pelatihan militer dan mengirim pasukan > ke > > daerah konflik seperti ke Suriah dan Irak. Namun, jika ada yang berangkat > > ke medan pertempuran, mereka hanya mengaku-ngaku. Dia mengakui jika ada > > yang pro dan kontra. Namun dia tengah memberikan penjelasan dengan cara > > yang damai. (Baca: Lini Masa ISIS di Irak > > < > http://www.tempo.co/read/news/2014/07/02/115589673/Lini-Masa-ISIS-di-Irak- > > > > ) > > > > Seusai deklarasi, mereka membagikan majalah *Al Mustaqbal* dan stiker > > menyerupai bendera ISIS. Mereka langsung membubarkan diri, mengendarai > > sepeda motor dan menumpang mobil untuk kembali ke rumah masing-masing. > > > > *EKO WIDIANTO* > > > > > > > > > > Pada 2 Agustus 2014 05.27, Asmardi Arbi <[email protected]> > > menulis: > > > >> > >> Modus imperium Yahudi untuk menguasai dunia Islam yang memiliki SDA , > >> SDM > >> dan posisi Geopolitis Strategis belum berubah , yakni dengan cara > >> melepas > >> kader binaannya ( CIA ) untuk melemahkan kekuatan Islam dari dalam > >> sementara menyatakan CALON lawannya sebagai teroris agar bisa > diterima > >> logika dunia. Contohnya sudah banyak, mulai dari Sadam Husen yang mau > >> menyerang Iran, Osama bin Laden di Afghan, Abu Sayyaf di Filipina > >> Selatan > >> dan sekarang Abu Bakar al-Baghdadi.. > >> > >> Wassalam, > >> AA > >> > >> > >> > >> On 03/08/2014 09:02, Akmal Nasery Basral wrote: > >> > >> MakNgah n.a.h, > >> ado nan manyabuik ISIS = Islamic State in Iraq and Syria. Ado pulo nan > >> manulih ISIS = Islamic State of Iraq and al-Syam. Kaduonya merujuk pada > >> kelompok bersenjata pimpinan Abu Bakr al-Bagdadi yang menyatakan mereka > >> telah mendirikan Kekhalifahan Islam. Dalam video yang baru beredar, ada > >> seorang anggota dengan nama "Abu Muhammad al Indonesi" yang menyerukan > >> agar > >> umat Islam ikut bergabung dengan ISIS. Di beberapa TV nasional, tayangan > >> ini sedang sering diputar. > >> > >> Al-Bagdadi inilah yang disebut Edward Snowden -- eks anggota CIA dan > NSA > >> yang membocorkan banyak rahasia pemerintah AS sehingga menjadi public > >> enemy > >> #1 di mata pemerintahan Obama -- sebagai kader didikan dinas intelijen > >> AS, > >> Inggris dan Israel. > >> > >> Allahu a'lam. > >> > >> Wassalam, > >> > >> ANB > >> > >> > >> Pada 3 Agustus 2014 03.18, Sjamsir Sjarif <[email protected]> > >> menulis: > >> > >>> Istilah "ISIS" lah cando aia matah sajo di kelompok postiang ko. Tapi > >>> adokoh anggota Lapau nan salabiahnyo nan tahu apo kapanjangan aratinyo > >>> ISIS > >>> ko? > >>> -- Makngah > >>> > >>> -- > >>> . > >>> > >> > >> > >> -- > >> . > >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat > >> lain > >> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > >> =========================================================== > >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > >> * DILARANG: > >> 1. Email besar dari 200KB; > >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > >> 3. Email One Liner. > >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > >> mengirimkan biodata! > >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > >> mengganti subjeknya. > >> =========================================================== > >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan > di: > >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ > >> --- > >> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > >> Grup. > >> > >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > >> kirim email ke [email protected]. > >> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > >> > > > > -- > > . > > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat > lain > > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > > =========================================================== > > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > > * DILARANG: > > 1. Email besar dari 200KB; > > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > > 3. Email One Liner. > > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > > mengirimkan biodata! > > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > > mengganti subjeknya. > > =========================================================== > > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > > --- > > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > > Google Grup. > > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim > > email ke [email protected]. > > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Google Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
