Aww. Duns AA salanjuiknyo apo nan harus wak pabuek?memperkuat silaturohmi ummat 
Islam Indonesia melalui organisasoi NGO atau lainnya?
Wass.,
Haasma Depok 


Pada Rabu, 6 Agustus 2014 23:21, Asmardi Arbi <[email protected]> 
menulis:
 


Komentar mamak:

Yang patut diwaspadai adalah pemilihan tempat yaitu dusun Sempu,
      yang merupakan desa terisolir dari keramaian , lokasinya di Malang
      Selatan, ditepi  pantai. Kira2 10 menit naik perahu kita sampai
      disebuah pulau yang bernama pulau Sempu. Pada sekitar tahun
      1970-an daerah itu dijadikan tempat latihan Brigif 18/
      Trisula/Kostrad, dimana mamak menjadi salah satu Staf
      penyelenggara latihan Raiders/Infantri Gaya Baru Plus..Pulau Sempu
      masih dinyatakan sebagai cagar alam dimana disekitarnya banyak
      hidup banteng liar, macan tutul dan burung Merak. Kami menemukan
      dirumah penduduk banyak digantung kepala banteng yang kemudian
      kami bawa kekota Malang untuk diset kembali seperti aslinya kepala
      banteng dengan pasangan mata merah yang kemudian kami jadikan
      maskot Batalyon kami YONIF 401/Linud Banteng Raiders Kostrad,
      dikawasan Srondol Semarang Selatan..

Disamping itu ada mesjid baru dibangun pakai Genset, padahal
      kawasan itu terisolir, penduduk jarang dan miskin ,ada hutan
      lindung. Kira2 10 menit berjalan kaki , terdapat desa yang
      berpenduduk beragama Kristen dan memelihara babi. Malam hari kami
      sering terganggu oleh anak2 babi yang bermain dibawah tempat tidur
      kami yang terbuat dari bambu. Kemudian pada umumnya peserta bai'at
      datang dari kota memakai mobil dan motor. Silahkan dianalisa
      sendiri, siapa yang mengorganisir dan membiayai kegiatan tsb.

.Wassalam,
AA

On 05/08/2014 09:23, Akmal Nasery Basral wrote:

Bagaimana dengan perkembangan di bawah ini Mak Asmardi? 
>
>
>
>
>SENIN, 21 JULI 2014 | 06:25 WIB
>Pendukung Pemimpin Milisi ISIS Dibaiat di Malang
>Pria yang diduga sebagai pemimpin militan ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi terlihat 
>menggunakan arloji mewah saat memimpin khotbah salat Jumat di sebuah masjid di 
>Mosul, Irak, 5 Juli 2014. Peristiwa ini diketahui dari rekaman video yang 
>dipublikasikan ke internet. Dailymail.co.uk
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>TEMPO.CO, Malang - Dekarasi Ansharul Khilafah Jawa Timur diselenggarakan 
>dengan sederhana di sebuah masjid di Dusun Sempu, Desa Gading Kulon, Kecamatan 
>Dau, Kota Malang. Hadir sekitar 500 anggota jemaah yang berasal dari berbagai 
>daerah di Jawa Timur. Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga terlihat 
>menghadiri deklarasi dan sosialisasi Ansharul Khilafah Jawa Timur. 
>
>"Saya tak bisa mendeteksi dari mana. Bisa saja umat NU, Muhammadiyah, JAT juga 
>hadir di sini," kata juru bicara Ansharul Khilafah Jawa Timur, Muhammad Romly, 
>Ahad, 20 Juli 2014. Mereka menyebarkan undangan melalui media sosial dan media 
>online. Selain itu, Romly mengaku tak mengenal satu per satu anggota jemaah 
>yang hadir. Jika tersedia tempat yang lapang, Romly optimistis bisa 
>menghadirkan 2.000 anggota jemaah. (Baca: Deklarasi Ansharul Khilafah 
>DukungISIS Dibubarkan)
>
>Kegiatan tersebut, ujar dia, merupakan spontanitas dari hasil pertemuan dengan 
>jemaah majelis taklim. Romly dipercaya sebagai juru bicara, sehingga kegiatan 
>deklarasi Ansharul Khilafah diselenggarakan di Malang. Dukungan dan desakan 
>deklarasi datang dari berbagai kelompok masyarakat. Jadi, dia mewujudkan 
>penyelenggaraan deklarasi secara sederhana di sebuah masjid di tengah ladang 
>tebu. Lokasi itu terpencil, jauh dari permukiman warga.
>
>Gedung masjid tampak baru selesai dibangun, cat tembok terlihat baru. Bahkan 
>masjid belum teraliri listrik. Sebuah mesin genset menjadi sumber listrik dua 
>buah lampu neon yang menjadi penerangan tertempel di tembok masjid. Sebuah 
>poster besar bertulis Sosialisasi dan Deklarasi Ansharul Khilafah terpampang 
>di depan ruang imam masjid. (Baca: ISISBersumpah Hancurkan Kabah Jika Kuasai 
>Mekah )
>
>Para anggota jemaah duduk bersila, menyimak penjelasan para ustad yang 
>diundang dalam deklarasi tersebut. Ustad M. Fachry dan Ustad Syafuddin Umar 
>menjelaskan tentang Daulah Khilafah Islamiyah. Namun penjelasan tersebut tanpa 
>pengeras suara, sehingga jemaah yang berada di bagian belakang harus menyimak 
>dengan seksama.
>
>Dalam penjelasan yang disorot melalui layar proyektor LCD, mereka menjelaskan 
>jika di Irak telah tegak khilafah islamiyah. Mengakhiri deklarasi, para 
>anggota jaemaah diminta berdiri untuk dibaiat untuk menyatakan setia kepada 
>amir Daulah Khilafah Islamiyah, Syaikh Abu Bakr al-Baghdadi. Secara serempak, 
>mereka mengucapkan kalimat sumpah setia dalam bahasa arab dan bahasa Indonesia.
>
>Pekik takbir bergema bersama-sama seusai upacara pembaiatan. Seusai deklarasi 
>dan pembaiatan, Romly menyangkal jika kelompoknya berkaitan dengan Negara 
>Islam Irak dan Suriah (Islamic State of Iraq and Syria/ISIS). Menurut dia, 
>ISIS terbagi dalam berbagai faksi dan telah dibubarkan. Selanjutnya, muncul 
>Daulah Khilafah dengan khalifah Syaikh Abu Bakr al-Baghdadi. (Baca: Ini 
>Penampilan Pertama Pemimpin ISIS di Publik)
>
>Dia meyakini Daulah Khilafah akan membangun atau meningkatkan peradaban Islam. 
>Serta menghilangkan stigma barat terhadap Islam yang diidentikkan dengan 
>kekerasan dan kemiskinan. Mereka mengaku hanya memberikan dukungan moral dan 
>doa untuk mujahidin. "Tak ada sumbangan dana, untuk hidup saja susah," tutur 
>Romly.
>
>Romly juga menyangkal memberikan pelatihan militer dan mengirim pasukan ke 
>daerah konflik seperti ke Suriah dan Irak. Namun, jika ada yang berangkat ke 
>medan pertempuran, mereka hanya mengaku-ngaku. Dia mengakui jika ada yang pro 
>dan kontra. Namun dia tengah memberikan penjelasan dengan cara yang damai. 
>(Baca: Lini Masa ISIS di Irak)
>
>Seusai deklarasi, mereka membagikan majalah Al Mustaqbal dan stiker menyerupai 
>bendera ISIS. Mereka langsung membubarkan diri, mengendarai sepeda motor dan 
>menumpang mobil untuk kembali ke rumah masing-masing.
>
>EKO WIDIANTO
> 
>
>
>
>
>
>
>
>Pada 2 Agustus 2014 05.27, Asmardi Arbi <[email protected]> menulis:
>
>
>>Modus imperium Yahudi untuk menguasai dunia Islam yang
                memiliki  SDA , SDM dan  posisi Geopolitis  Strategis
                belum berubah , yakni dengan cara melepas kader
                binaannya ( CIA ) untuk melemahkan kekuatan Islam dari
                dalam sementara  menyatakan  CALON lawannya sebagai
                teroris agar  bisa diterima logika dunia. Contohnya
                sudah banyak, mulai dari Sadam Husen yang mau menyerang
                Iran, Osama bin Laden di Afghan,  Abu Sayyaf di Filipina
                Selatan dan sekarang Abu Bakar al-Baghdadi..
>>
>>Wassalam,
>>AA 
>>
>>
>>
>>On 03/08/2014 09:02, Akmal Nasery Basral wrote:
>>
>>MakNgah n.a.h, 
>>>ado nan manyabuik ISIS = Islamic State in Iraq and Syria. Ado pulo nan 
>>>manulih ISIS = Islamic State of Iraq and al-Syam. Kaduonya merujuk pada 
>>>kelompok bersenjata pimpinan Abu Bakr al-Bagdadi yang menyatakan mereka 
>>>telah mendirikan Kekhalifahan Islam. Dalam video yang baru beredar, ada 
>>>seorang anggota dengan nama "Abu Muhammad al Indonesi" yang menyerukan agar 
>>>umat Islam ikut bergabung dengan ISIS. Di beberapa TV nasional, tayangan ini 
>>>sedang sering diputar.
>>>
>>>
>>>Al-Bagdadi inilah yang disebut Edward Snowden -- eks anggota CIA dan NSA 
>>>yang membocorkan banyak rahasia pemerintah AS sehingga menjadi public enemy 
>>>#1 di mata pemerintahan Obama -- sebagai kader didikan dinas intelijen AS, 
>>>Inggris dan Israel.
>>>
>>>
>>>Allahu a'lam.
>>>
>>>
>>>Wassalam,
>>>
>>>
>>>ANB 
>>>
>>>
>>>
>>>Pada 3 Agustus 2014 03.18, Sjamsir Sjarif <[email protected]> menulis:
>>>
>>>Istilah "ISIS" lah cando aia matah sajo di kelompok postiang ko. Tapi adokoh 
>>>anggota Lapau nan salabiahnyo nan tahu apo kapanjangan aratinyo ISIS ko?
>>>>-- Makngah
>>>>
>>>>
>>>>--
>>>>.
>>>>
>>
>>
>>-- 
>>.
>>* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet,
                dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber:
                ~dari Palanta R@ntauNet~ 
>>* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>>===========================================================
>>UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>>* DILARANG:
>>1. Email besar dari 200KB;
>>2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur
                pribadi; 
>>3. Email One Liner.
>>* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
>>mengirimkan biodata!
>>* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>>* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm
                melakukan reply
>>* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply
                email lama & mengganti subjeknya.
>>===========================================================
>>Berhenti, bergabung kembali, mengubah
                konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
>>--- 
>>
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup. 
>>
>>Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email
              dari grup ini, kirim email ke 
[email protected].
>>
>>Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>>
>
-- 
>.
>* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di
      tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
>* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>===========================================================
>UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>* DILARANG:
>1. Email besar dari 200KB;
>2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
>3. Email One Liner.
>* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
>mengirimkan biodata!
>* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama
      & mengganti subjeknya.
>===========================================================
>Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting
      keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
>--- 
>Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di
      Google Grup.
>Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup
      ini, kirim email ke [email protected].
>Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke