Bagaimana dengan perkembangan di bawah ini Mak Asmardi?
SENIN, 21 JULI 2014 | 06:25 WIB Pendukung Pemimpin Milisi ISIS Dibaiat di Malang [image: Pendukung Pemimpin Milisi ISIS Dibaiat di Malang] Pria yang diduga sebagai pemimpin militan ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi terlihat menggunakan arloji mewah saat memimpin khotbah salat Jumat di sebuah masjid di Mosul, Irak, 5 Juli 2014. Peristiwa ini diketahui dari rekaman video yang dipublikasikan ke internet. Dailymail.co.uk *TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Malang *- Dekarasi Ansharul Khilafah Jawa Timur diselenggarakan dengan sederhana di sebuah masjid di Dusun Sempu, Desa Gading Kulon, Kecamatan Dau, Kota Malang. Hadir sekitar 500 anggota jemaah yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga terlihat menghadiri deklarasi dan sosialisasi Ansharul Khilafah Jawa Timur. "Saya tak bisa mendeteksi dari mana. Bisa saja umat NU, Muhammadiyah, JAT juga hadir di sini," kata juru bicara Ansharul Khilafah Jawa Timur, Muhammad Romly, Ahad, 20 Juli 2014. Mereka menyebarkan undangan melalui media sosial dan media* online*. Selain itu, Romly mengaku tak mengenal satu per satu anggota jemaah yang hadir. Jika tersedia tempat yang lapang, Romly optimistis bisa menghadirkan 2.000 anggota jemaah. (Baca: Deklarasi Ansharul Khilafah DukungISIS Dibubarkan <http://www.tempo.co/read/news/2014/07/20/078594481/Deklarasi-Ansharul-Khilafah-Dukung-ISIS-Dibubarkan> ) Kegiatan tersebut, ujar dia, merupakan spontanitas dari hasil pertemuan dengan jemaah majelis taklim. Romly dipercaya sebagai juru bicara, sehingga kegiatan deklarasi Ansharul Khilafah diselenggarakan di Malang. Dukungan dan desakan deklarasi datang dari berbagai kelompok masyarakat. Jadi, dia mewujudkan penyelenggaraan deklarasi secara sederhana di sebuah masjid di tengah ladang tebu. Lokasi itu terpencil, jauh dari permukiman warga. Gedung masjid tampak baru selesai dibangun, cat tembok terlihat baru. Bahkan masjid belum teraliri listrik. Sebuah mesin genset menjadi sumber listrik dua buah lampu neon yang menjadi penerangan tertempel di tembok masjid. Sebuah poster besar bertulis Sosialisasi dan Deklarasi Ansharul Khilafah terpampang di depan ruang imam masjid. (Baca: ISISBersumpah Hancurkan Kabah Jika Kuasai Mekah <http://www.tempo.co/read/news/2014/07/04/115590287/ISIS-Bersumpah-Hancurkan-Kabah-Jika-Kuasai-Mekah--> ) Para anggota jemaah duduk bersila, menyimak penjelasan para ustad yang diundang dalam deklarasi tersebut. Ustad M. Fachry dan Ustad Syafuddin Umar menjelaskan tentang Daulah Khilafah Islamiyah. Namun penjelasan tersebut tanpa pengeras suara, sehingga jemaah yang berada di bagian belakang harus menyimak dengan seksama. Dalam penjelasan yang disorot melalui layar proyektor LCD, mereka menjelaskan jika di Irak telah tegak* khilafah islamiyah*. Mengakhiri deklarasi, para anggota jaemaah diminta berdiri untuk dibaiat untuk menyatakan setia kepada amir Daulah Khilafah Islamiyah, Syaikh Abu Bakr al-Baghdadi. Secara serempak, mereka mengucapkan kalimat sumpah setia dalam bahasa arab dan bahasa Indonesia. Pekik takbir bergema bersama-sama seusai upacara pembaiatan. Seusai deklarasi dan pembaiatan, Romly menyangkal jika kelompoknya berkaitan dengan Negara Islam Irak dan Suriah (Islamic State of Iraq and Syria/ISIS). Menurut dia, ISIS terbagi dalam berbagai faksi dan telah dibubarkan. Selanjutnya, muncul Daulah Khilafah dengan khalifah Syaikh Abu Bakr al-Baghdadi. (Baca: Ini Penampilan Pertama Pemimpin ISIS di Publik <http://www.tempo.co/read/news/2014/07/06/115590806/Ini-Penampilan-Pertama-Pemimpin-ISIS-di-Publik-> ) Dia meyakini Daulah Khilafah akan membangun atau meningkatkan peradaban Islam. Serta menghilangkan stigma barat terhadap Islam yang diidentikkan dengan kekerasan dan kemiskinan. Mereka mengaku hanya memberikan dukungan moral dan doa untuk mujahidin. "Tak ada sumbangan dana, untuk hidup saja susah," tutur Romly. Romly juga menyangkal memberikan pelatihan militer dan mengirim pasukan ke daerah konflik seperti ke Suriah dan Irak. Namun, jika ada yang berangkat ke medan pertempuran, mereka hanya mengaku-ngaku. Dia mengakui jika ada yang pro dan kontra. Namun dia tengah memberikan penjelasan dengan cara yang damai. (Baca: Lini Masa ISIS di Irak <http://www.tempo.co/read/news/2014/07/02/115589673/Lini-Masa-ISIS-di-Irak-> ) Seusai deklarasi, mereka membagikan majalah *Al Mustaqbal* dan stiker menyerupai bendera ISIS. Mereka langsung membubarkan diri, mengendarai sepeda motor dan menumpang mobil untuk kembali ke rumah masing-masing. *EKO WIDIANTO* Pada 2 Agustus 2014 05.27, Asmardi Arbi <[email protected]> menulis: > > Modus imperium Yahudi untuk menguasai dunia Islam yang memiliki SDA , SDM > dan posisi Geopolitis Strategis belum berubah , yakni dengan cara melepas > kader binaannya ( CIA ) untuk melemahkan kekuatan Islam dari dalam > sementara menyatakan CALON lawannya sebagai teroris agar bisa diterima > logika dunia. Contohnya sudah banyak, mulai dari Sadam Husen yang mau > menyerang Iran, Osama bin Laden di Afghan, Abu Sayyaf di Filipina Selatan > dan sekarang Abu Bakar al-Baghdadi.. > > Wassalam, > AA > > > > On 03/08/2014 09:02, Akmal Nasery Basral wrote: > > MakNgah n.a.h, > ado nan manyabuik ISIS = Islamic State in Iraq and Syria. Ado pulo nan > manulih ISIS = Islamic State of Iraq and al-Syam. Kaduonya merujuk pada > kelompok bersenjata pimpinan Abu Bakr al-Bagdadi yang menyatakan mereka > telah mendirikan Kekhalifahan Islam. Dalam video yang baru beredar, ada > seorang anggota dengan nama "Abu Muhammad al Indonesi" yang menyerukan agar > umat Islam ikut bergabung dengan ISIS. Di beberapa TV nasional, tayangan > ini sedang sering diputar. > > Al-Bagdadi inilah yang disebut Edward Snowden -- eks anggota CIA dan NSA > yang membocorkan banyak rahasia pemerintah AS sehingga menjadi public enemy > #1 di mata pemerintahan Obama -- sebagai kader didikan dinas intelijen AS, > Inggris dan Israel. > > Allahu a'lam. > > Wassalam, > > ANB > > > Pada 3 Agustus 2014 03.18, Sjamsir Sjarif <[email protected]> > menulis: > >> Istilah "ISIS" lah cando aia matah sajo di kelompok postiang ko. Tapi >> adokoh anggota Lapau nan salabiahnyo nan tahu apo kapanjangan aratinyo ISIS >> ko? >> -- Makngah >> >> -- >> . >> > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
