Buya HMA nan ambo anjuang tinggi,
Wa'alaikum salam wr. wb. Sabanak padek katarangan buya tu. Rasonyo lah jaleh di nan mudo2 kito di RN ko pakaro pusako tinggi ko. mak Sati (L. 71+0+25) Tabiang ----- Original Message ----- From: "Mas'oed Abidin" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Friday, March 28, 2008 11:14 AM Subject: [EMAIL PROTECTED] Mungkinkah Harta Pusaka Tinggi didudukkan sebagai harta waqaf .....???? Ananda Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim, yang di berkati Allah, semoga Ananda sehat selalu, Amin. Assalamu'alaikum Warahmatullahi wa barakatuh, Pendapat buya, tidaklah dapat di serupakan harta pusaka tinggi itu yang di dalam adat kita di Minangkabau, sebagai muthlak harta waqaf, yang diamanahkan kepada perempuan sebagai nadzirnya. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet. - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting. - Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi. - Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku. =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
