Assalamu'alaykum Boeya Masoed Abidin !
salamo di palanta RN ko lah banyak pulo carito tantang PRRI ko, umuno dari carito nan disampaikan, iyo masyakarakat awak manarimo kaadaan nanatun, sarupo jo nan Boeya sampaikan, kalau banyak bantuan nan dibarikan dek masyarakat. Sabagai urang mudo, ambo iyo indak pulo manyasa kalau ado PRRI tu doh, malah sabaliakno bisa dikatokan bangga pulo. baa dek baitu ?? indak lain indak bukan iyo karano mndangakan carito nan heroik dari ;para pelaku PRRI nantun, baa baliau bajuang, baa baliau dalam rimbo, baa bantuan nan datang dari masyarakat mungkin nan agak babeda carito tu kalau datangno dari upeh nan datang dan atau upeh nan di atua dari jawa, nan mamandang PRRI sabagai pemberontakan sagalo surek nan bahubuangan jo PRR nan masuak ka RN ko iyo ambo simpan bana, untuang kok lai baguno di ari kini jo isuak wasssalamu'alaykum Bandaro Labiah Pada tanggal 09/06/08, Masoed Abidin <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > > Asslamu'alaikum Warahmatullahi wa barakatuh' > > Pak Abraham dan dunsanak kasadonyo, > > PRRI suatu pergolakan di daerah Sumatera Tengah (meliputi Sumbar, Riau dan > Jambi), kemudian diikuti beberapa daerah lainnya di Nusantara, sehingga > menjadi perjuangan semesta. > > Pergolakan itu bukan ciptaan asing, apalagi CIA sebagai diungkapkan oleh > beberapa penulis sejarah yang kurang memahami sejarahnya dari sisi idealis. > Nancy Tunner dan Kahin amat bijak bercerita ini. > > Hebatnya, rakyat di kampung-kampung dan pelosok nagari menerimanya, dengan > resiko memberikan bantuan makan, pakaian, sandang, dan tempat diam, di atas > segalanya itu perlindungan. > > Mereka telah berikan apa yang dapat mereka sumbangkan, dan resikonya tidak > kecil, bahkan rumah mereka banyak yang dibumi hanguskan, dibarakar dengan > bom napalm dari pesawat, yang ketika itu tidak dipunyai oleh orang PRRI. > Alasannya penumpasan pemberontakan. > > Secara ideal pergolakan itu berjalan terus, akhirnya pemerintah RI setelah > 3 tahun (sama lamanya dengan masa Jepang berkuasa di Indonesia), mengakui > sendiri dengan mengeluarkan *abolisi* dan *amnesti, *artinya pemulihan > kembali hak-hak mereka yang di rampas, dengan istilah Bung Karno dan > Jenderal Nasution ketika itu "*tidak ada yanag kalah dan tidak ada yang > menang, yang menang hanya ibu pertiwi*". Satu kalimat yang lebih kepada > titik berat pengakuaan idealis. > > Pelakunya sekarang sudah banyak yang tiada. > Karena satu kepentingan, sejarah banyak dibelokan. > Perlu ditulis kembali, ditanya kembali, cerita dari bawah, dari rakyat > biasa, bagaimana perasaan mereka, bagaimana isi lubuk hati mereka, bagaimana > penderitaan mereka, dan bagaimana-bagaimana yang lainnya......., > sehingga hal-hal akan terungkap banyak dan bahkan lebih banyak, yang secara > sosial budaya terjadi pemesraan antara pusat dan daerah, berkembangnya > sumando manyumando antara daerah ini dengan tanah seberang. > > Adakah pergolakan itu semata menampilkan kerusuhan dan kerugian saja?? > Tidak sama sekali. Membaca sejarah tidak hanya yang tertulis dengan tanggal > dan bukti autentik, tulisan atau akta, tetapi sejarah juga apa yang belum > diungkap karena masih terbenam di dalam sanubari. > > Sebuah karya besar bila dapat mengungkap hati nurani orang banyak, untuk > menata dan meraih "back to future". > > Terimakasih, > Wassalam, > HMA > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
