Assalamu'alaikum Ww

Ambo taringek ka salah satu keluh kesah 'REKAN SEPERJALANAN' di KRL
Jabotabek di website komunitas KRL Mania ... www.krlmania.com yang beberapa
hari ini down.... menanggapi Mak Itam dan teman-temannya di ranah yang di
danai sekian  rupiah yang hanya menghabiskan dana tersebut namun hanya
mengangkut penumpang dalam sebulan ekuivalen dengan HANYA satu Gerbong
KRL Lintas Bogor-Beos ataupun Bekasi-Beos dalan satu rit perjalanan....

Mungkint tidak Inline dengan pandapek SEBAGIAN BESAR adidunsanak di
RN......, tetapi sebagai salah satu pengguna KRL yang dimana si Z sebagai
salah satu 'urang awak' yang ada di gerbong ITU... bukan di Mak Itam atau si
Binuang etc....
bukan salah satu orang yang tidak sanggup bangga untuk cuma melihat foto
lokomotif di lembah anai yang hanya menarik satu-dua gerbong kosong yang
jadi objek latihan fotografi,
bukan salah satu yang bukan anak dari angku sep... ataupun kondektur kereta
api zaman dahulu...seakan jasa angku sep atau kondektur kereta api jadul
tersebut tidak pernah sepadan dengan nikmat gaji dan fasilitas yang diterima
bukan salah seorang anak dari lingkungan seputaran stasiun
kereta, lingkungan sekitar rel yang dilewati dari Sawahlunto ke Padang.....

si Z cuma kebetulan kerja di salah satu perusahaan otomotif dari suatu
nagari yang kadang dituduh ' malakukan galeh ' dengan berpendapak lain
dari INLINE.... namun melupakan bahwa suatu nagari itu telah MENGHIBAHKAN 72
SET KERETA API kepada PT KAI jauh dari sekedar rencana multiplier effect
yang masih angan-angan dibanding fungsi dari 72 Set KRL yang saat ini telah
dipakai puluhan ribu orang untuk beraktifitas ekonomi...

Nah kini di zaman pra 9 April ini , saya ingin bertanya beberapa orang yang
mungkin nyaris pernah tiap hari mendengan sempoyan 35 antara Gerbatama UI
sampai Pondok Cina.... seperti Bung IJP, Kanda Andrinof, Kanda Miftah Sabri,

ataupun anak kereta dan mantan anak kereta seperti Ronald P Putra dll ...
apo pandangan anda tentang Kereta Api di Sumbar ..

Ekonomis atau Egois ?

Wassalam

Z Chaniago


Pada tanggal 30/01/09, Romi elang Fernando <[email protected]> menulis:
>
>   Di Saat Krisis global yang makin mengikis perekonomian indonesia, dan
> kemajuan teknologi semakin maju sedangkan masyarakat Sumatera Barat di
> sibukkan dengan hiruk pikuk kedatangan "Mak Itam" Lokomotif kereta yang
> telah lama mengabdi di Sumatera Barat.dan dirindukan oleh masyarakat
> Sumatera Barat. Kereta Api Uap alias Mak Itam akan mulai beroperasi pada
> bulan januari ini dengan rute padang-Sawahlunto. Menikmati perjalanan Wisata
> bersama Mak Itam di Sawahlunto, sudah barang tentu sangat menyenangkan.
> Karena selain merasakan keunikan suasana di atas Kendaraan bersejarah itu,
> wisatawan sekaligus dapat menikmati keindahan alam daerah tersebut.
>
> Dengan penambahan lokomotof kereta ini benarkah memberikan tambahan harapan
> bagi perekonomian masyarakat atau malah memperbanyak subsidi yang harus
> dibayarkan pemerintahan di Sumatera Barat?
>
>
>
>
>
>
>
> >
>


-- 
Z Chaniago - Palai Rinuak

Alam Minangkabau semakin memukau oleh kemilau Danau Maninjau - Menjadikan
Adat menjadi rasional .

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke