Maaf ambo pakai bahasa Indonesia,
Kalau membaca roman-roman yang berlatar belakang adat, tak
jarang menimbulkan salah tafsir tentang adat, terkesan
penyebabnya adalah adat, contoh yang paling popular kisah
Siti Nurbaya, hampir dipastikan pembacanya mengambil
kesimpulan bahwa penyebabnya adalah adat, dan lupa bahwa
nasib tragis Siti Nurbaya adalah akibat kekalahan dalam
persaingan bisnis dari orang tuanya, semata-mata problem
ekonomi bukan persoalan adat.
Sekarang ini pernikahan berlatar belakang kepentingan
bisnis sering terjadi tanpa menimbulkan tragedi 'Siti
Nurbaya'.
Begitupula dalam roman merantau ke Deli, letak
permasalahannya adalah 'personal character' yakni akhlak
Marihatun, yang menyebabkan rusaknya harmonisasi hubungan
rumah tangga.
Kalau setting cerita dirubah dengan merubah kharakter
Marihatun yang kooperatif, hemat, faham posisi suami,
mungkin akhir cerita akan lain.
Apakah ajaran adat itu yang menyebabkan seseorang melakukan
perbuatan bertentangan dengan ajaran agama, atau hanyalah
disebabkan oleh perilaku personal individu yang menyimpang
yang sebetulnya tidaklah ada adat yang mengajarkan demikian
Kalau sekarang berkembang budaya diluar agama dan adat,
artinya agama dan adat itu yang 'kalah' sehingga tidak
dipakai lagi sebagai alat ukur perilaku, bukan disebabkan
karena pertentangan antara adat dengan agama.
Kalau boleh saya katakan, bahwa novel novel hamka
berhubungan dengan akhlak manusia dalam berinteraksi dengan
sesamanya dalam latar belakang budayanya.
Arnodison
Tuesday, April 14, 2009, 3:15:56 PM, you wrote:
SS> Jadi baa kesimpulannyo Son ?.
SS> Baa urang kilaki Minang ko mustinyo ?.
SS> Nan ma nan ka dituruik ?.
SS> Adaik ? atau Islam ?.
SS> Kalau diambo, adaik ko kok indak disandakan ka Islam, ...nyo lapuak.
SS> Caliak se lah kini ?, baa kurenah rang Minang, ... nan paralu pitih,
SS> Bak kecek Elly kasim jo Tiar Ramon,... iko ragam duya...
SS> nan dek pitih sagalo jadi,
SS> kok tibo di tanah lakuang,... dek aia indak tatimbuni..
SS> Adaik nan ndak lakang dek paneh ndak lapuah dek ujan,
SS> Kini lah lakang dek paneh, lah lapuak dek ujan,...
SS> Ujan tarian streptease jo organ tunggal...
SS> Paneh dek indonesian idol dan segala macamnya...
SS> Bakaja-kaja jadi caleg...
SS> Kanai galodo dek musik seronok...
SS> Nan ma jalan ka ditampuah ?...
SS>
SS> NB: Maaf Da Syamsir (Mak ngah) di santa kuruih, jo sidang palanta kasadonyo,
SS> ... indak mambelokkan carito lamak tantang urang bunian ko doh...
SS> eh.. nan ambo suko pulo tun, curito urang bunian tun. :)
SS>
SS> Wassalam
SS>
SS> St. Sinaro
SS>
SS> --- On Mon, 4/13/09, Arnoldison <[email protected]> wrote:
SS> Merantau ke Deli:
SS> Lelaki Minang dalam Memori
SS> Oleh Nelson Alwi
SS> Sabtu, 5 Juli 2008
SS> DALAM roman-roman yang ditulis Hamka (1908-1981) selalu mengemuka
SS> seluk-beluk "adat" dan "kebiasaan yang diadatkan",
SS> yang pada
SS> prinsipnya dipandang menghambat gerak langkah individu maupun
SS> masyarakat, menuju kemajuan. Seperti dalam Merantau ke Deli (MkD),
SS> yang secara tuntas menyorot seorang lelaki Minang yang ditakdirkan
SS> menganut paham matrilineal (garis keturunan menurut ibu) dengan segala
SS> kosekuensinya.
SS>
--
Best regards,
Arnoldison mailto:[email protected]
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---