Pak Saaf.

Kalau begitu,  harusnya (dengan logika dangkal saya) segala issues yang
tidak berkaitan dengan sistem kekerabatan harusnya ga ada masalah lagi. 

Jadi harusnya orang2 awam seperti saya bisa dengan jelas melihat "ini adat
minangkabau" atau "ini bukan" .

Tapi rasanya kok belum2 juga ya .

 

Riri

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Dr.Saafroedin BAHAR
Sent: Tuesday, April 21, 2009 11:45 AM
To: [email protected]
Subject: [...@ntau-net] Re: ABS-SBK di Gorontalo

 

Riri dan para sanak sa palanta,

Kebetulan, salah seorang mahasiswa saya pada Program Pascasarjana UGM tahun
2007 yang lalu berasal dari Gorontalo, dan membenarkan bahwa masyarakat di
sana berpegang pada ABS SBK, seperti juga di Bengkulu, Riau, dan Brunai.

Hanya bagusnya, mereka tak menghadapi komplikasi seperti di Sumatera Barat,
karena baik masyarakatnya maupun agama islam mengajarkan sistem kekerabatan
patrilineal. Berbeda dengan kita di Sumatera Barat yang menganut sistem
kekerabatan matrilineal.

Dengan kata lain, masalah ABS SBK di Sumatera Barat bukan pada Rukun Iman
dan atau Rukun Islam, tetapi pada sistem kekerabatan, dan seiring dengan
itu, pada hukum waris. Dan -- susahnya -- jika sudah bicara mengenai dua hal
ini, maka berhentilah semua wacana, kita akan berbicara berputar-putar tak
habis-habisnya seperti dapat dibuka kembali pada arsip Rantau Net ini.
 

Wassalam,
Saafroedin Bahar

(L, masuk 72 th, Jakarta; Tanjuang, Soetan Madjolelo; Lagan, Kampuang Dalam,
Pariaman.)

"Basuku ka Ibu; banasab ka Bapak; basako ka Mamak" 

Alternate e-mail addresses: 

[email protected];

[email protected]

[email protected]

 

 

 

 

  _____  

From: Riri Chaidir <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, April 21, 2009 10:59:48 AM
Subject: [...@ntau-net] Re: ABS-SBK di Gorontalo

Kelihatannya masyarakat Gorontalo Bukan hanya mengenal, tetapi malah lebih
jauh. 

 

Ini juga dicantumkan dalam dokumen2 pemerintahan, ada yang menyebutkan Adat
bahkan menjadi pedoman dalam pelaksanaan pemerintahan.(Profil Daerah
Gorontalo di website Depdagri,
http://www.depdagri.go.id/konten.php?nama=Daerah
<http://www.depdagri.go.id/konten.php?nama=Daerah&op=detail_provinsi&id_prov
=13&dt=nilai&nm_prov=Gorontalo>
&op=detail_provinsi&id_prov=13&dt=nilai&nm_prov=Gorontalo).

 

Nah, saya tidak tahu, apakah di Sumbar sikap masyarakat dan pemerintahnya
sampai kesini atau masih terbatas wacana2 di palanta 

 

 

Riri

Bekasi, L 46

 

 

 

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto: [email protected] ] On
Behalf Of Lies Suryadi
Sent: Tuesday, April 21, 2009 7:57 AM
To: [email protected]
Subject: [...@ntau-net] ABS-SBK di Gorontalo

 

 

 

Dunsanak di lapau sakalian,

Ambo baco di koran, liek di tipi, masyarakat Gorontalo juo mengenal ABS-SBK.
Ha...baa pulo konsep mereka tu? Mungkin lai ado sanak di lapau nan tau.

 

Wassalam.

Suryadi

 









--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke